Home / Birokrasi

Kamis, 6 Januari 2022 - 15:19 WIB

Bupati Garut Buka FKPPA RPKD 2023

Bupati Garut, Rudy Gunawan membuka resmi Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Garut Tahun 2023 yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Santika, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (6/1/2022).
(Foto: Tim Diskominfo Garut)

Bupati Garut, Rudy Gunawan membuka resmi Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Garut Tahun 2023 yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Santika, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (6/1/2022). (Foto: Tim Diskominfo Garut)

GARUT, Tarogong–Bupati Garut, Rudy Gunawan membuka acara Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Garut Tahun 2023 yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Santika, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (6/1/2022).

Bupati Garut dalam sambutannya menuturkan, Kabupaten Garut telah mengalami masa sulit pada tahun 2020-2021 lalu, akan tetapi meskipun mengalami masa sulit Kabupaten Garut tetap bisa menjalankan pembangunan. Maka dari itu, dengan adanya konsultasi publik ini bertujuan untuk menampung masukan terkait pembangunan yang akan dilaksanakan pada tahun 2022.

“Tentunya, bapak dan ibu rancangan awal ini adalah untuk menghimpun masukan, saran dan pendapat terhadap pembangunan Kabupaten Garut ditahun ke-4. Anggaran 2023 adalah tahun ke-4 RPJMD Nomor 5 2021 sebagai pengganti dari RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Perda (Peraturan Daerah) No 1 Tahun 2019,” katanya.

Baca juga   Garut Level 1, WFO berlaku 75 Persen

Meskipun sebelumnya ada penurunan anggaran, imbuh Rudy, Kabupaten Garut masih bisa melaksanakan pembangunan salah satunya yaitu pembangunan GOR yang akan rampung pada tahun 2022.

“Agregat dari pelaksanaan pembangunan 2020-2021, meskipun ada penurunan lebih dari pada 350 miliar pendapatan dari data transfer dari dana bagian provinsi dan juga dari PAD (Pendapatan Asli Daerah),” lanjutnya.

Rudy berharap, melalui kegitan ini pemerintah daerah dapat menerima saran yang konstruktif sehingga pelaksanaan pemerintahan pada tahun 2023 bisa berjalan dengan baik.

“Oleh sebab itu, saya berharap konsultasi publik ini akan berjalan dengan baik, saran dan masukan terutama dari anggota DPRD alur pokok-pokok pikiran DPRD hasil reses ke masing-masing Dapil menjadi bagian karena penyusunan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) di laksanakan oleh 52 orang intinya,” katanya.

Baca juga   Wabup Garut Lakukan Peletakan Batu Pertama Gedung Islamic Center Cisurupan

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Garut, Agus Ismail, mengatakan, forum ini bertujuan untuk menampung seluruh masukan dari masyarakat melalui berbagai stakeholder terhadap apa yang akan dilakukan di tahun 2023.

“Ya output nya adalah ya tadi saran pendapat tadi, berupa atau mungkin ada masukan mengenai program, mengenai kegiatan, mungkin lokus seperti apapun juga itu kita tampung, kita akan verifikasi dengan berbagai pendekatan yang lain,” kata Agus.

Ia berharap, setelah terselenggaranya kegiatan ini, pemerintah daerah bisa mengetahui apa saja yang harus dibangun dan apa saja yang harus dilakukan sesuai dengan anggaran yang dimiliki oleh pemerintah daerah.

Share :

Baca Juga

Birokrasi

Garut Level 1, WFO berlaku 75 Persen

Birokrasi

Pemkab Garut, Anggarkan 1,6 M untuk Bangun Jembatan Wareng di Pakenjeng

Birokrasi

Budaya Arsitektur Khas Garut Diharapkan Tidak Tergilas Perkembangan Zaman

Birokrasi

Pemkab Garut Segera Terbitkan Perkada THR

Birokrasi

Bupati Garut : Jalur Kereta Api Bandung – Garut Akan Segera Beroperasi 

Birokrasi

Provinsi Jabar Perbaiki 2.400 Rutilahu di Garut

Birokrasi

Pemkab Garut usulkan KA Rute Garut – Pasar Senen dinamai KA Cikuray Express

Birokrasi

OSS-RBA Beri Kemudahan Dalam Izin Usaha