Perkembangan Industri Musik di Indonesia: Tantangan dan Peluang di Era Digitalisasi

Sabtu, 11 Maret 2023 - 10:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Personil Grup musik Papaboy

Personil Grup musik Papaboy

WARTA GARUT – Indonesia merupakan negara yang kaya akan budaya dan seni, termasuk di dalamnya industri musik yang semakin berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Beragam jenis musik seperti  Dangdut, Pop, Rock, Jazz, dan genre musik lainnya memiliki penggemar yang besar di Indonesia, baik dari kalangan muda maupun tua.

Dewan Pembina Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Artis Penyanyi Pencipta lagu, dan Pemusik Republik Indonesia atau DPC PAPPRI Kabupaten Garut H Yudhistira Handikadireja menuturkan, Sejak beberapa tahun terakhir, Industri musik di Indonesia mengalami beberapa perkembangan yang signifikan. Hal ini, kata dia ditandai dengan  mulai bergesernya industri musik dari konvensional ke Digital.

“Kini industri musik Indonesia sudah berkembang dan menggeliat secara digital dengan hadirnya platform Digital seperti, streaming spy, iTunes, Spotify, Joox, Tiktok dan lainnya. l memperkuat YouTube yang sudah ada sebelumnya,”tuturnya melalui pesan singkat kepada Warta Garut, Sabtu (12/3/2023).

Ia menilai, Banyak hal yang mempengaruhi perkembangan industri musik di Indonesia antara lain, Mudahnya akses untuk memproduksi musik, Kemudahan dalam mendistribusikan dan melakukan promosi lagu karya cipta, serta perlindungan hukum dan keberpihakan pemerintah yang lebih jelas terhadap insan musik.

Baca Juga :  Muhammadiyah Garut Dorong Pontren Jadi Pusat Dakwah dan Perkaderan

“Peran Teknologi  sangat berpengaruh dan penting sekali karena sekarang semua menuju ke era digitalisasi di semua sektor, termasuk musik sekarang berbasis teknologi informasi, sehingga karya musik kita, tidak hanya bisa dinikmati di lokal saja tetapi secara global, ini yg sangat luar biasa,” menurutnya.

Namun, seperti industri lainnya, Industri musik di Indonesia juga menghadapi tantangan,  menurut dia, Salah satu tantangan terbesar adalah perkembangan teknologi yang sangat cepat. Ketersediaan musik dalam bentuk digital memudahkan masyarakat untuk mengunduh musik secara gratis dan mengurangi pendapatan dari penjualan album.

“Saya berharap dapat terus berkembang lebih baik lagi royalti untuk artis, Pencipta lagu dapat lebih terjamin dengan adanya sistem’ lock content ID,”ujarnya.

Kata personil grup musik Papaboy menerangkan, Digitalisasi musik di negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura mungkin sudah lebih dulu berkembang dengan sistem dan regulasinya.Tetapi keunggulan Indonesia, yakni memiliki kualitas musik dan pangsa pasar yang sangat besar.

Baca Juga :  Peduli Korban Kebakaran, H. Aceng Malki Salurkan Bantuan di Cigedug

“Makanya  semua Agregator musik kelas dunia berlomba-lomba untuk mengambil pangsa pasar Indonesia,”katanya.

Menurut Kepala Al Malik Travel Umroh dan Haji Khusus, Cabang Garut, Dalam mempromosikan musik, strategi pemasaran sangat penting dalam industri musik. Selain promosi melalui media sosial dan televisi, konser musik menjadi salah satu cara terbaik untuk mempromosikan karya musik dan menjangkau lebih banyak penonton.

“Kita juga melakukan beberapa upaya untuk melakukan kegiatan promosi offline atau (Roadshow),”ujanya.

Ia menyebutkan, Untuk mendukung perkembangan industri musik di Indonesia, Pemerintah juga memberikan dukungan melalui PP Nomor 100 /Th 2021, Tentang sistem pelindungan Hak atas kekayaan intelektual.

“ Insya Allah dalam rangka hari Musik Nasional Pappri DPC Garut bekerjasama dengan Kemenkumham  akan mengadakan kegiatan terkait sosialisasi HAKI, optimasi pengumpulan royalti oleh LMK (termasuk PAPPRI) untuk memastikan hak-hak para pencipta lagu pun dapat tertunaikan dengan baik,”ujarnya

“Selamat Hari Musik Nasional, semoga musik Indonesia semakin maju dan semakin baik untuk para pencipta, penyanyi maupun penikmat musik dimanapun berada,”katanya penuh semangat

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IHSG Hari Ini Ditutup Turun 0,10%, Sempat Anjlok 2,6% Lalu Rebound
Harga Domba Garut Bisa Tembus Rp400 Juta, Ini Dorongan Bupati
Sewa Gedung Telkom untuk BGN Disebut di Atas Harga Pasar, Ini Penjelasannya
Panen Kentang dan Telur di Bandung, GP Ansor Jabar Siapkan Program hingga Garut
Wisata Garut Makin Ramai, Pajak Perhotelan Tumbuh 47,17 Persen
Milad 1 Tahun PT Surya Garut Abadi, Muhammadiyah Garut Dorong Bisnis Berkelanjutan
Morgan Stanley Borong Saham GOTO Rp87,3 Miliar, Kepemilikan Tembus 5 Persen 
PT Surya Garut Abadi Genap Setahun, Perkuat Kemandirian Ekonomi Muhammadiyah Garut

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 21:50 WIB

IHSG Hari Ini Ditutup Turun 0,10%, Sempat Anjlok 2,6% Lalu Rebound

Sabtu, 12 September 2026 - 21:05 WIB

Harga Domba Garut Bisa Tembus Rp400 Juta, Ini Dorongan Bupati

Rabu, 9 September 2026 - 21:51 WIB

Sewa Gedung Telkom untuk BGN Disebut di Atas Harga Pasar, Ini Penjelasannya

Rabu, 9 September 2026 - 18:37 WIB

Panen Kentang dan Telur di Bandung, GP Ansor Jabar Siapkan Program hingga Garut

Jumat, 4 September 2026 - 12:58 WIB

Wisata Garut Makin Ramai, Pajak Perhotelan Tumbuh 47,17 Persen

Berita Terbaru

Reisya Agustina Fauziah Juara 2 OMI 2026

Prestasi Pelajar dan Mahasiswa

Raih Juara 2 OMI 2026 Garut, Reisya Agustina Fauziah dari MAN 2 Garut Lolos Provinsi

Selasa, 15 Sep 2026 - 07:19 WIB

MAN 1 Garut meraih dua prestasi dalam EXTRANAS 2026 melalui kategori Stand Expo Tematik dan Video Profil Keterampilan.

Prestasi Pelajar dan Mahasiswa

MAN 1 Garut Raih 2 Prestasi di EXTRANAS 2026, Sabet Juara Stand Expo dan Video Profil

Selasa, 15 Sep 2026 - 07:03 WIB