WARTAGARUT.COM – Ketua DPC PKB Kabupaten Garut, Unjang Asari, mengungkapkan agenda besar partainya dalam waktu dekat akan melakukan restrukturisasi kepengurusan di 42 DPAC (Dewan Pengurus Anak Cabang) se-Kabupaten Garut secara serentak.
Langkah strategis ini bertujuan menciptakan kaderisasi yang lebih segar dan produktif. Fokus utamanya, kata Unjang, adalah melibatkan generasi muda usia maksimal 35 tahun untuk duduk sebagai Ketua Tanfidz di tingkat kecamatan.
“PKB sekarang mengarah ke fase produktif. Kami ingin kader muda tak hanya melek politik, tapi juga mampu mengelola partai secara sistematis,” ujar Unjang dalam pernyataannya kapada Warta Garut pada Sabtu, 26 Juli 2025.
Ia menjelakna bahwa Restrukturisasi ini mencakup seleksi calon pengurus dari 442 desa di Garut. Para calon akan melewati proses asesmen ketat melalui tim asesor internal, dengan memperhatikan kapasitas, integritas, serta kemampuan manajerial politik.
Unjang menekankan bahwa ini bukan sekadar regenerasi, melainkan investasi politik jangka panjang.
“Mereka ini nantinya akan menjadi penggerak partai, corong rakyat di wilayah masing-masing, dan garda terdepan PKB dalam mengawal kebijakan yang berpihak kepada umat,” tegasnya.
Langkah ini juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2027 dan penguatan struktur internal hingga tingkat desa dan kelurahan.
PKB Garut ingin memastikan bahwa partai benar-benar dikelola secara profesional, kolaboratif, dan representatif oleh kader-kader muda yang aktif dan inovatif.***
Penulis : Soni Tarsoni










