WARTAGARUT.COM – Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Garut, Hj Diah Kurniasari, menegaskan pentingnya peran guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam menjaga kesehatan mental dan kesejahteraan psikososial siswa.
Hal ini disampaikan, Hj Diah saat menghadiri pelantikan Pengurus ABKIN Cabang Garut periode 2026–2030 di Gedung G IPI Garut, Jalan Pahlawan, Tarogong, Sabtu (14/2/2026).
Dalam momentum pelantikan Asosiasi Bimbingan Konseling Indonesia (ABKIN) Cabang Garut tersebut, Hj. Diah menyebut organisasi profesi guru BK memiliki posisi strategis di tengah tantangan pendidikan yang semakin kompleks.
“ABKIN adalah wadah para pendidik, khususnya guru Bimbingan dan Konseling. Mereka bukan hanya mendampingi siswa secara akademik, tetapi juga memastikan kondisi mental dan sosial anak-anak kita tetap terjaga,” ujar Diah kepada WartaGarut.com.
Menurutnya, tantangan dunia pendidikan saat ini tidak lagi sebatas capaian nilai akademik.
Persoalan perundungan, tekanan belajar, hingga pengaruh media sosial menuntut kehadiran guru BK yang profesional dan responsif.
Ia menilai pelantikan pengurus ABKIN Garut periode 2026–2030 harus menjadi titik awal penguatan kapasitas guru BK di seluruh sekolah di Kabupaten Garut.
“Peran guru BK semakin strategis. Mereka menjadi garda terdepan dalam mendeteksi dini persoalan siswa, membangun komunikasi dengan orangtua, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman,” katanya.
Politisi Partai Nasdem ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pendidik dan orangtua dalam mewujudkan kesejahteraan psikososial siswa.
Ia menyebut keberhasilan pendidikan tidak dapat dibebankan hanya kepada sekolah.
“Kolaborasi adalah kunci. Sekolah dan orangtua harus berjalan seiring. Kalau komunikasi terbangun dengan baik, siswa akan merasa didukung dan lebih percaya diri,” ucapnya.
Sebagai mitra kerja Dinas Pendidikan, Komisi IV DPRD Garut, lanjut Diah, berkomitmen mendukung penguatan organisasi profesi seperti ABKIN.
Dukungan itu mencakup kebijakan maupun pengembangan kapasitas sumber daya manusia.
“Kesejahteraan psikososial siswa adalah investasi jangka panjang bagi masa depan Garut. Kita tidak boleh abai terhadap kesehatan mental generasi muda,” tegasnya.
Ia berharap kepengurusan baru ABKIN Cabang Garut mampu menghadirkan inovasi layanan konseling yang adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus memperkuat solidaritas antar guru BK di daerah.
“Jangan hanya menjadi organisasi formal. Jadikan ABKIN sebagai ruang belajar, ruang berbagi, dan ruang penguatan kompetensi,” kata Istri Bupati Garut ke-26, Rudy Gunawan.
Pelantikan ABKIN Cabang Garut periode 2026–2030 ini diikuti guru BK dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Garut dan dirangkaikan dengan seminar pendidikan yang membahas kesejahteraan psikososial siswa.
Dengan pelantikan tersebut, Diah berharap guru BK di Garut semakin percaya diri menjalankan tugasnya sebagai pendamping, pelindung, sekaligus pembimbing karakter siswa di tengah dinamika sos ial yang terus berubah.***
Penulis : Soni Tarsoni
















