Warga Binaan Lapas Garut Panen Perdana 400 Kg Padi

- Jurnalis

Senin, 22 September 2025 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Binaan Lapas Garut Panen Perdana 400 Kg Padi

Warga Binaan Lapas Garut Panen Perdana 400 Kg Padi

WARTAGARUT – Harapan baru tumbuh dari balik jeruji besi. Tiga warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Garut berhasil memanen padi dari lahan seluas 600 meter persegi.

Program pertanian ini bukan hanya menghasilkan pangan, tapi juga menanamkan kemandirian dan keterampilan baru bagi para WBP.

Panen perdana ini menghasilkan sekitar 400 kilogram padi. Kegiatan dipimpin oleh Kasubsi Bimbingan Kerja dan Pengelolaan Hasil Kerja (Bimker & PHK), Egis Fantasi, dengan peran utama para WBP yang sudah terlibat sejak proses pengolahan tanah, penanaman, hingga perawatan.

Menariknya, sebagian besar WBP yang ikut serta justru baru pertama kali bersentuhan dengan sawah.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Isi Jabatan, Ini Pesan Tegas Bupati Garut Saat Melantik PNS

Melalui program pembinaan kemandirian, mereka tidak hanya bekerja, tetapi juga memperoleh keahlian baru di bidang pertanian yang bisa bermanfaat setelah bebas.

Salah satu WBP mengaku bangga setelah berhasil ikut menanam dan memanen padi.

“Dulu saya tidak pernah menyentuh sawah, sekarang bisa belajar menanam hingga panen. Rasanya bangga punya keterampilan baru yang nyata,” ujarnya.

Kepala Lapas Garut, Rusdedy, menegaskan bahwa program pertanian ini tidak semata-mata soal produksi pangan.

“Ini tentang pembinaan karakter dan mental. Kami ingin WBP belajar arti kerja keras, disiplin, dan tanggung jawab, sehingga siap kembali ke masyarakat dengan bekal positif,” jelasnya.

Baca Juga :  Apresiasi Nyata, SMK Muhammadiyah Garut Gratiskan SPP untuk Siswa Peringkat Terbaik

Panen padi ini menjadi bukti bahwa dengan pembinaan yang tepat, WBP dapat tetap produktif dan berkontribusi, baik selama menjalani masa hukuman maupun setelah kembali ke masyarakat.

Selain itu, program ini juga sejalan dengan upaya akselerasi ketahanan pangan nasional.

Sawah di Lapas Garut kini menjadi simbol harapan dan kesempatan kedua bagi warga binaan, bahwa kehidupan yang lebih baik bisa ditanam, dirawat, dan dipanen.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Polres Garut dan PLN ULTG Patroli Jalur SUTET, Ini Bahaya Layang-layang bagi Warga
Jaksa Masuk Sekolah hingga Jaga Desa, Ini Upaya Pencegahan Kejari Garut
Borong 8 Penghargaan, Kinerja Kejari Garut Diakui Nasional
PNBP Kejari Garut Tembus Rp2 Miliar, Lampaui Target 283 Persen
Laporan Akhir Tahun, Kejari Garut Selamatkan Rp51 Miliar Lebih Sepanjang 2025
Natal Bersama di Garut, FKUB Tegaskan Komitmen Keruku
Warga Pameungpeuk Digegerkan Temuan Pria Meninggal di Pinggir Jalan
Libur Nataru, PDAM Tirta Intan Garut Pastikan Pasokan Air Aman
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Januari 2026 - 18:53 WIB

Polres Garut dan PLN ULTG Patroli Jalur SUTET, Ini Bahaya Layang-layang bagi Warga

Rabu, 31 Desember 2025 - 14:33 WIB

Jaksa Masuk Sekolah hingga Jaga Desa, Ini Upaya Pencegahan Kejari Garut

Rabu, 31 Desember 2025 - 14:29 WIB

Borong 8 Penghargaan, Kinerja Kejari Garut Diakui Nasional

Rabu, 31 Desember 2025 - 14:22 WIB

PNBP Kejari Garut Tembus Rp2 Miliar, Lampaui Target 283 Persen

Rabu, 31 Desember 2025 - 14:04 WIB

Laporan Akhir Tahun, Kejari Garut Selamatkan Rp51 Miliar Lebih Sepanjang 2025

Berita Terbaru

error: Content is protected !!