H Enjang Tedi Anggota DPRD Jawa Barat Sosialisasikan Perda Pesantren, Apa Saja Isi Substansinya?

Rabu, 5 April 2023 - 04:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Jawa Barat, Daerah Pemilihan Jabar 14 Kabupaten Garut, H. Enjang Tedi M.Sos saat melakukan sosialisasi Penyebarluasan Peraturan Daerah atau Perda Provinsi Jawa Barat Nomor 1 Tahun 2021 tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren, di Aula Staida Muhammadiyah Garut, Selasa (4/4/2023)

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Jawa Barat, Daerah Pemilihan Jabar 14 Kabupaten Garut, H. Enjang Tedi M.Sos saat melakukan sosialisasi Penyebarluasan Peraturan Daerah atau Perda Provinsi Jawa Barat Nomor 1 Tahun 2021 tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren, di Aula Staida Muhammadiyah Garut, Selasa (4/4/2023)

WARTA GARUT – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Enjang Tedi M.Sos, melakukan kegiatan sosialisasi terkait Penyebarluasan Peraturan Daerah atau Perda Provinsi Jawa Barat Nomor 1 Tahun 2021 tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Arqam (STAIDA) Muhammadiyah Garut, Jalan Bratayudha Nomor 39 Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa (4/4/2023).

H Enjang Tedi mengungkapkan, Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2021 tentang fasilitasi penyelenggaraan pesantren, merupakan turunan dari Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. Peraturan ini menegaskan bahwa kontribusi pesantren sangat penting dalam mewujudkan Islam yang rahmatan lil alamin, membangun insan yang beriman, berkarakter cinta tanah air, dan berkemajuan.

“Pesantren juga secara historis kan berperan penting dalam proses kemerdekaan bangsa Indonesia,”ungkapnya.

Ia menerangkan, Perda ini memiliki lima substansi utama. yakni Pertama, Pembinaan pesantren dengan fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kemudian yang kedua peningkatan kualitas penyelenggaraan yang ketiga peningkatan kualitas manajerial Pesantren.

Baca Juga :  DMI Garut Siapkan Warung Barokah Masjid dan Program Ekonomi Jemaah

“Jadi pesantren dikelola dan tingkatkan kapasitas SDM nya, penyelenggaranya, dan manajemennya,”kata Anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Jawa Barat, Daerah Pemilihan Jabar 14 Kabupaten Garut.

Kemudian kedua, kata H Enjang, Pemberdayaan Pesantren. Melalui pemberdayaan ekonomi pesantren dan masyarakat di sekitarnya serta peningkatan peran pesantren dalam pembangunan daerah. 

“Jadi Pemberdayaan ekonomi dan ekosistem pesantrennya meningkatkan kemandirian ekonomi Pesantren, tidak hanya warga pesantrennya tapi masyarakat disekitarnya dilibatkan. diberikan pelatihan di link-kan dengan dunia usaha kemitraan dan lain-lain. Jadi kalau ada program one Pesantren one product itu sesungguhnya turunan dari sini (Perda No 1 Tahun 2021),”ujarnya.

Ia melanjutkan, Ketiga, Rekognisi terhadap eksistensi dan peran pesantren dalam pembangunan. Keempat, afirmasi terhadap pesantren sebagai subjek dan objek pembangunan. dan Kelima, fasilitasi pemenuhan kebutuhan kualitas sarana prasarana pesantren oleh pemerintah daerah.

Baca Juga :  Ketua PDM Garut: Kejurda Tapak Suci Jadi Pembuka 20 Agenda Milad Muhammadiyah ke-114

“Perda ini secara substansi memang sangat penting bagi pesantren, karena melalui perda ini, Pesantren dapat memperoleh fasilitasi dan pengakuan yang lebih jelas dan nyata dari pemerintah daerah,” kata H. Enjang Tedi M.Sos saat memberikan pengantar pada kegiatan sosialisasi.

Menurut H Enjang Tedi, Perda ini sangat penting untuk mendorong pesantren sebagai lembaga pendidikan yang berkualitas dan dapat berperan aktif dalam pembangunan daerah. 

“Pemerintah daerah dapat memberikan dukungan yang lebih besar bagi pesantren untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, manajerial, dan sarana prasarana,”ujarnya.

Pihaknya berharap, dengan adanya pemberdayaan ekonomi pesantren dan masyarakat sekitarnya, dapat meningkatkan kemandirian ekonomi pesantren dan mengurangi angka kemiskinan di sekitar pesantren.

“Visi Jabar Juara Lahir Batin dan visi Garut Maju Taqwa dan Sejahtera dapat diwujudkan dengan melibatkan pesantren sebagai mitra strategis dalam proses pembangunan,”tutupnya.

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

14 Murid SMK Muhammadiyah Garut Ikuti Kejurda Tapak Suci 2026
Ketua PDM Garut: Kejurda Tapak Suci Jadi Pembuka 20 Agenda Milad Muhammadiyah ke-114
Murid MTsN 1 Garut Fakhri Nawwaf Al-Mumtaz Raih Juara 2 di Kejuaraan Universery Cimba Tasikmalaya 2026
DMI Garut Siapkan Warung Barokah Masjid dan Program Ekonomi Jemaah
RUPS Tahunan Bukan Sekadar Formalitas, Notaris Agustine Merdekawati Ajak Developer Garut Perkuat Tata Kelola Perseroan
Perpustakaan MTsN 1 Garut Jadi Ruang Belajar Kesehatan Psikologis Remaja
Plt Kepala MAN 1 Garut Ajak Pemuda Perkuat Patriotisme dan Empati
Ketua PDM Garut Tekankan Pendidikan Holistik Muhammadiyah untuk Perkuat Mutu Sekolah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:48 WIB

14 Murid SMK Muhammadiyah Garut Ikuti Kejurda Tapak Suci 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Ketua PDM Garut: Kejurda Tapak Suci Jadi Pembuka 20 Agenda Milad Muhammadiyah ke-114

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Murid MTsN 1 Garut Fakhri Nawwaf Al-Mumtaz Raih Juara 2 di Kejuaraan Universery Cimba Tasikmalaya 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:19 WIB

DMI Garut Siapkan Warung Barokah Masjid dan Program Ekonomi Jemaah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:46 WIB

Perpustakaan MTsN 1 Garut Jadi Ruang Belajar Kesehatan Psikologis Remaja

Berita Terbaru

Anggota Tapak Suci Unit 4 SMK Muhammadiyah Garut dalam kegiatan pembinaan bela diri dan karakter pelajar.

PENDIDIKAN

14 Murid SMK Muhammadiyah Garut Ikuti Kejurda Tapak Suci 2026

Jumat, 30 Okt 2026 - 20:48 WIB