WARTAGARUT.COM – Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 tingkat Kabupaten Garut resmi dibuka pada Selasa, 9 Desember 2025, dengan melibatkan 1.253 peserta dari 42 kecamatan, sebuah capaian terbesar sepanjang penyelenggaraan HAB.
Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Kemenag Garut, MAN 1 Garut, MAN 2 Garut, serta GOR Sudirman itu menghadirkan kompetisi olahraga, seni, kreasi islami hingga agenda upacara puncak dan jalan santai.
Ketua Panitia yang juga Kasi Bimas Islam Kemenag Garut, H. Muhtarom, M.Ag, menegaskan bahwa tahun ini HAB dirancang lebih inklusif melalui sistem berbasis kecamatan, dengan Kepala KUA sebagai penanggung jawab kontingen dari setiap wilayah.
Menurutnya, perubahan sistem tersebut membuat seluruh keluarga besar Kemenag merasa memiliki dan terlibat langsung.
“Tahun ini adalah HAB yang luar biasa karena pesertanya mencapai lebih dari 1.253 orang. Sistem berbasis kecamatan membuat seluruh keluarga Kemenag ikut terlibat dan merayakan hari lahirnya Kemenag dengan meriah,” kata Muhtarom.
Ia menjelaskan, pola baru ini membuat jumlah peserta melonjak hingga tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
H. Muhtarom menegaskan bahwa HAB bukan sekadar seremoni, melainkan momentum bersyukur, memperkuat kebersamaan, dan membangun sportivitas.
“HAB adalah milik kita semua. Jangan dianggap seremoni. Ini adalah kelahiran keluarga besar Kemenag. Kita harus bangga, meriah, dan mengekspresikan kebersamaan,” ujarnya.
H. Muhtarom mengungkapkan bahwa Kegiatan HAB ke-80 menghadirkan berbagai kompetisi lintas kecamatan, antara lain: Futsal (tim), Bola voli putra–putri, Bulu tangkis ganda (Pa & Pi), Tenis meja tunggal (Pa/Pi), Catur (Pa/Pi).
Selain itu, kata ia, juga ada lomba Pop Singer Religi Membawakan lagu-lagu religi dari Gigi, Krisdayanti, ST12, dan penyanyi lainnya dan Pentas Kreasi Seni Islami antar kecamatan. Gelaran awal berlangsung pada 9–10 Desember 2025, dilanjutkan 3–4 Januari 2026.
“Puncak upacara HAB digelar pada 3 Januari 2026 di Kantor Kemenag Garut, dilanjutkan pagelaran seni daerah dan kreasi islami dari seluruh kecamatan. tanggal 4 Januari 2026, seluruh peserta mengikuti jalan santai akbar yang dibuka untuk keluarga besar Kemenag,”ujarnya.
Dalam penyelenggaraan kali ini, Kemenag Garut juga melibatkan pelaku UMKM untuk menampilkan produk lokal selama kegiatan berlangsung. Muhtarom menyebut, pelibatan UMKM bertujuan menumbuhkan ekonomi masyarakat sekaligus memberi ruang bagi pelaku usaha kecil.
“Alhamdulillah, peran UMKM sangat baik. Mereka hadir, kita beri ruang, dan kegiatan HAB bisa sekaligus menggerakkan ekonomi lokal,” ucapnya.
Ia juga mengapresiasi peran Forkopimcam yang melepas kontingen dari masing-masing kecamatan sebagai bentuk dukungan moral dan kebersamaan dalam menyukseskan HAB.
Selain HAB tingkat kabupaten, H. Muhtarom menyampaikan bahwa HAB Provinsi Jawa Barat akan digelar 19 Januari 2026 di Tasikmalaya, disusul Istighotsah Akbar pada hari yang sama di Kabupaten Ciamis. Garut akan mengirimkan perwakilan resmi untuk mengikuti kedua agenda tersebut.
“Tentu tidak semua bisa hadir di Tasik atau Ciamis. Namun Garut akan mengirim keterwakilan sebagai bentuk partisipasi dan penghormatan terhadap rangkaian HAB Provinsi,” katanya.
Muhtarom menutup pesannya dengan ajakan membangun sportivitas, memperkuat persaudaraan, dan menjaga kerukunan.
“Bangun sportivitas, jaga persaudaraan. Kita tetap bersaudara, tetap rukun. HAB adalah milik kita semua,” tegasnya.***
Penulis : Soni Tarsoni










