Madrasah Al Jihad, Ajarkan Ilmu Agama dan Kewirausahaan

Senin, 30 Mei 2022 - 23:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PERESMIAN.Wakil Bupati Garut dr Helmi Poto bersama usai melakukan peletakan batu pertama Pembangunan Madrasah Al Jihad di Kampung Lemburpanjang, Desa Cimaragas, Kecamatan Pangatikan, Senin (30/5/2022).

PERESMIAN.Wakil Bupati Garut dr Helmi Poto bersama usai melakukan peletakan batu pertama Pembangunan Madrasah Al Jihad di Kampung Lemburpanjang, Desa Cimaragas, Kecamatan Pangatikan, Senin (30/5/2022).

WARTA GARUT – Wakil Bupati Garut dr. Helmi melakukan peletakan batu pertama pada revitalisasi pembangunan Madrasah Al-Jihad. Revitalisasi itu dilakukan, karena bangunan tersebut sudah tidak layak digunakan.

“Madrasah ini sudah 53 tahun sejak dibangun tahun 1969, jadi bangunannya sudah lama dan kondisinya tidak layak pakai,” tuturnya, usai melakukan peletakan batu pertama Pembangunan Madrasah Al Jihad di Kampung Lemburpanjang, Desa Cimaragas, Kecamatan Pangatikan, Senin (30/5/2022).

Rencananya, kata Ia, Revitalisasi Pembangunan Madrasah Al Jihad ini, akan dibangun tiga lantai dan digunakan untuk sarana pendidikan dan pembangunan ekonomi.

Baca Juga :  Universitas Garut dan Klinik Rotinsulu Perkuat Sinergi Pendidikan dan Kesehatan

“Para santri selain mengaji juga dibekali berbagai keterampilan dalam wirausaha,” kata Ketua Dewan Syarikat Islam Cabang Garut.

Pihaknya berharap, melalui pembangunan Madrasah ini, nantinya bisa mencetak genera’s yang berakhlakul karimah dan mandiri dalam usaha.

Sementara Ketua Pelaksana pembangunan Madrasah Al-Jihad, Ustadz Ao Nu’man Facrurodji  menuturkan, Madrasah Al Jihad ini, dibangun area tanah seluas 713 M².

Baca Juga :  Pascasarjana UNIGA Ungkap Alasan KKN-Gradasi 2026 Digelar Selama 4 Bulan

Pihaknya berencana, setelah selesai revitalisasi ini, bangunan tersebut akan digunakan Pesantren Kahuripan.

Ustadz Ao menerangkan, Santri yang bermukim di Pesantren Kahuripan, adalah para pelajar dan pemuda yang membutuhkan kerja

Hal ini karena kata Ia, Pesantren Kahuripan Selain mengajarkan Ilmu agama juga diajarkan keterampilan dalam berwirausaha.

“Siangnya diberikan pelatihan berwirausaha, dan pada malam harinya belajar mengaji,” kata Wakil Ketua Dewan Syarikat Islam Cabang Garut.

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Garut Berpeluang Punya Pabrik Bioethanol, 15 Ribu Hektare Lahan Disiapkan
Paskibra MTsN 1 Garut Borong Prestasi di LKBB Madagaskar 2026 Se-Jawa Barat
Pascasarjana UNIGA Ungkap Alasan KKN-Gradasi 2026 Digelar Selama 4 Bulan
World Cleanup 2026, SMK Muhammadiyah Garut Ajak Warga Sekolah Terus Jaga Lingkungan
JADILAH GURU BERKEMAJUAN
Universitas Garut dan Klinik Rotinsulu Perkuat Sinergi Pendidikan dan Kesehatan
Kepala Kemenag Garut Apresiasi Juara OMI dan PORSENI, Dorong Madrasah Mendunia
Planet Venus dan Bulan Sabit Berdekatan di Langit Indonesia, Ada Fenomena Okultasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 17:23 WIB

Garut Berpeluang Punya Pabrik Bioethanol, 15 Ribu Hektare Lahan Disiapkan

Senin, 21 September 2026 - 12:01 WIB

Paskibra MTsN 1 Garut Borong Prestasi di LKBB Madagaskar 2026 Se-Jawa Barat

Jumat, 18 September 2026 - 17:08 WIB

World Cleanup 2026, SMK Muhammadiyah Garut Ajak Warga Sekolah Terus Jaga Lingkungan

Jumat, 18 September 2026 - 15:30 WIB

JADILAH GURU BERKEMAJUAN

Kamis, 17 September 2026 - 09:28 WIB

Universitas Garut dan Klinik Rotinsulu Perkuat Sinergi Pendidikan dan Kesehatan

Berita Terbaru