WARTAGARUT.COM – Mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan STIKes Karsa Husada Garut, Cecep Ilham, berhasil meraih Juara 1 Lomba Video Edukasi Tingkat Nasional, setelah menyisihkan puluhan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, dalam ajang kompetisi yang digelar belum lama ini.
Prestasi tersebut mendapat apresiasi langsung dari Ketua STIKes Karsa Husada Garut, Dr. Iwan Wahyudi, S.Kep., Ners., M.Kep., beserta seluruh pimpinan dan sivitas akademika. Keberhasilan Cecep dinilai sebagai bukti nyata kualitas pembinaan akademik dan karakter mahasiswa di lingkungan kampus kesehatan tersebut.

Ketua STIKes Karsa Husada Garut, Dr. Iwan Wahyudi, menyampaikan rasa bangga atas capaian mahasiswanya di tingkat nasional.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa STIKes Karsa Husada Garut mampu bersaing secara sehat di tingkat nasional. Ini adalah hasil dari kerja keras, kedisiplinan, dan komitmen dalam belajar,” ujar Iwan Wahyudi.
Ia menambahkan, pihak kampus terus mendorong mahasiswa untuk aktif dalam kegiatan akademik maupun nonakademik sebagai bagian dari penguatan kompetensi profesional.
“Kami selalu mendukung mahasiswa untuk mengembangkan potensi, termasuk melalui lomba kreatif yang mengedepankan nilai edukatif dan inovatif,” katanya.
Video edukasi yang diproduksi Cecep Ilham mengangkat tema pentingnya literasi kesehatan dan perilaku hidup bersih serta sehat di tengah masyarakat. Melalui pendekatan visual yang komunikatif, video tersebut dinilai mampu menyampaikan pesan kesehatan secara efektif dan mudah dipahami.
Cecep Ilham mengaku tidak menyangka karyanya dapat meraih posisi tertinggi dalam kompetisi berskala nasional tersebut.
“Awalnya saya hanya ingin menyampaikan pesan kesehatan dengan cara yang sederhana dan mudah diterima masyarakat. Alhamdulillah, ternyata mendapat apresiasi yang luar biasa,” tutur Cecep.
Ia mengungkapkan, proses pembuatan video dilakukan dengan persiapan matang, mulai dari riset materi, penulisan naskah, hingga proses pengambilan gambar dan penyuntingan.
“Saya banyak belajar tentang pentingnya konsistensi dan manajemen waktu selama proses produksi,” ujarnya.
Menurutnya, dukungan dari dosen pembimbing dan pihak kampus menjadi faktor penting dalam keberhasilan tersebut.
“Saya berterima kasih kepada para dosen dan pimpinan kampus yang selalu memberikan motivasi dan fasilitas,” katanya.
Pihak kampus berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya dan berprestasi di berbagai bidang.
Dr. Iwan Wahyudi menegaskan, STIKes Karsa Husada Garut berkomitmen menciptakan lingkungan akademik yang mendorong kreativitas, inovasi, dan daya saing mahasiswa.
“Kami ingin lulusan STIKes tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menjadi agen edukasi kesehatan di tengah masyarakat,” ucapnya.
Dengan pencapaian tersebut, STIKes Karsa Husada Garut semakin memperkuat reputasinya sebagai institusi pendidikan kesehatan yang berorientasi pada kualitas, karakter, dan kontribusi sosial.
Prestasi Cecep Ilham diharapkan menjadi pemicu lahirnya generasi mahasiswa yang adaptif, kreatif, serta siap berkontribusi dalam pembangunan sektor kesehatan nasional.***
Penulis : Soni Tarsoni

















Komentar