Peluncuran GBR di STIKes Karsa Husada Garut: Ini Kata Wakil Bupati Putri Karlina, Bikin Merinding!

- Jurnalis

Jumat, 4 Juli 2025 - 15:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peluncuran GBR di STIKes Karsa Husada Garut Ini Kata Wakil Bupati Putri Karlina, Bikin Merinding!

Peluncuran GBR di STIKes Karsa Husada Garut Ini Kata Wakil Bupati Putri Karlina, Bikin Merinding!

WARTAGARUT.COM – STIKes Karsa Husada Garut resmi meluncurkan program Gerakan Bersih dan Rapih (GBR) pada Jumat, 4 Juli 2025.

Acara peluncuran yang berlangsung di halaman Kampus 2 STIKes ini diresmikan langsung oleh Wakil Bupati Garut, drg. Hj. Luthfianisa Putri Karlina, M.BA.

Dalam sambutannya, Putri Karlina menegaskan bahwa masalah lingkungan di Garut sudah sangat krusial dan tidak bisa dianggap sepele.

Ia menyoroti persoalan banjir dan longsor yang belakangan sering terjadi akibat pengelolaan sampah yang kurang baik.

“Kalau dikasih hujan dua hari saja, Garut langsung banjir. Bahkan kemarin ada lebih dari 40 titik banjir dan beberapa titik longsor sampai ada korban jiwa,” ungkap Teh Putri.

Ia menambahkan bahwa permasalahan utama bukan hanya kurangnya fasilitas, tetapi kurangnya kesadaran masyarakat.

“Percuma tempat sampah ditaruh di tiap titik kalau tutupnya diambil, besinya dibongkar. Investasi terbesar hari ini adalah kesadaran masyarakat untuk peduli lingkungan,” tegasnya di hadapan mahasiswa STIKes.

Baca Juga :  Mengenang Yoyo Dasriyo (Yodaz): Wartawan Legendaris Garut yang Serba Bisa di HPN 2026

Teh Putri juga membagikan kisah pribadinya dalam mengelola sampah rumah tangga. Ia memilah sampah organik dan anorganik, membuat kompos dari sisa makanan, bahkan memanfaatkan maggot sebagai pakan lele di rumahnya.

“Kalau semua orang memulai dari rumah, kerja Dinas Lingkungan Hidup akan jauh lebih ringan. Kita harus mulai dari hal kecil yang berdampak besar,” jelasnya.

Ketua STIKes Karsa Husada Garut, H. Engkus Kusnadi, S.Kep., M.Kes., menyampaikan bahwa GBR adalah bagian dari komitmen institusi untuk mencetak lulusan yang tak hanya unggul secara akademis, tetapi juga sehat fisik dan mental serta peduli lingkungan.

“Kami ingin mahasiswa menjadi role model, tidak hanya pintar, tapi juga sehat dan punya karakter kuat,” ujarnya.

Ia juga mengumumkan perubahan jadwal perkuliahan setiap Jumat. Mahasiswa akan didorong untuk memulai hari dengan kegiatan olahraga dan bersih-bersih lingkungan sebelum masuk kelas setelah salat Jumat.

Baca Juga :  Disdukcapil Garut Luncurkan Inovasi Sepeda Siswa, Penuhi Hak Administrasi Kependudukan bagi Para Siswa

Ketua Pembina Yayasan Dharma Husada Insani Garut, Dr. H. Hadiat, MA., menyebut GBR sebagai bagian dari “golden period kedua” mahasiswa—masa pembentukan karakter sebelum mereka terjun ke masyarakat.

“Kalau kita ingin seperti negara maju, kita harus membangun karakter dan soft skill. Ini ikhtiar penting yang harus dijaga,” katanya.

Sementara itu, Koordinator GBR Karnoto, S.Kep., M.Si., menjelaskan bahwa GBR terdiri dari tiga pilar utama: hidup bersih dan rapih, hidup sehat, dan hidup religius.

Kegiatan ini akan dilakukan secara harian dan periodik dengan sistem manajemen terstruktur dan SOP yang jelas.

“GBR bukan hanya program kampus, tapi akan bersinergi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan siap mendukung program pemerintah daerah,” jelas Karnoto.

Program GBR ini diharapkan mampu menginspirasi perubahan perilaku kolektif, bukan hanya di kampus, tapi juga bagi masyarakat Garut secara luas.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Satu-satunya Program Doktor Administrasi Publik di Priangan Timur Ada di Universitas Garut
Uniga Wisuda 1.160 Lulusan, Rekor Terbesar dan Perkuat Arah Kampus Unggul 2040
Ziarah Hari Jadi Garut ke-213, Bupati Garut Kenang Dedikasi Bupati ke-22 Drs. H. Dede Satibi
Mapag Hurip hingga Ziarah Bupati Terdahulu, Refleksi Sejarah di Hari Jadi Garut ke-213
Saatnya Pengelolaan Desa Yang Partisipatif, Akuntabel dan Berwawasan Lingkungan
7 Agenda Utama Warnai Hari Jadi Garut ke-213 Tahun 2026, Ini Jadwal Lengkapnya
Zakat Fitrah Garut 2026 Resmi Ditetapkan Rp40.500, Ini Keputusan Lengkap BAZNAS
Kemenag Garut Uji Calon Kepala KUA, H. Saepulloh: Pelayanan Umat Harus Lebih Profesional
Berita ini 91 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:56 WIB

Satu-satunya Program Doktor Administrasi Publik di Priangan Timur Ada di Universitas Garut

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:47 WIB

Uniga Wisuda 1.160 Lulusan, Rekor Terbesar dan Perkuat Arah Kampus Unggul 2040

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:19 WIB

Ziarah Hari Jadi Garut ke-213, Bupati Garut Kenang Dedikasi Bupati ke-22 Drs. H. Dede Satibi

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:32 WIB

Mapag Hurip hingga Ziarah Bupati Terdahulu, Refleksi Sejarah di Hari Jadi Garut ke-213

Kamis, 12 Februari 2026 - 06:05 WIB

Saatnya Pengelolaan Desa Yang Partisipatif, Akuntabel dan Berwawasan Lingkungan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!