WARTAGARUT.COM – Membiasakan siswa membaca tidak cukup hanya dengan menyediakan buku.
Perlu kegiatan yang menarik, konsisten, dan memberi ruang bagi peserta didik untuk menunjukkan kreativitasnya.
Pendekatan inilah yang dijalankan Perpustakaan Harun Ar-Rasyid MTsN 1 Garut melalui program Readhaton Masagi.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (23/10/2026) tersebut menjadi bagian dari GELIS MASAGI atau Gerakan Literasi Siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Garut.
Program ini dilaksanakan secara rutin setiap bulan pada minggu ketiga, dengan memadukan aktivitas membaca, mengulas bacaan, hingga penampilan bakat literasi siswa.
Readhaton Masagi dirancang untuk menjadikan membaca sebagai kebiasaan yang menyenangkan, sekaligus melatih peserta didik memahami bacaan, menyampaikan gagasan, dan mengembangkan kepercayaan diri.
Readhaton Masagi, dari Membaca Senyap hingga Storytelling
Rangkaian kegiatan diawali dengan membaca senyap secara klasikal selama lima menit.
Pada sesi ini, siswa membiasakan diri membaca dengan tenang dan berkonsentrasi sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan review bacaan.
Siswa diberi kesempatan menyampaikan ulasan singkat mengenai buku atau bahan bacaan yang telah dibaca.
Melalui kegiatan tersebut, peserta didik tidak hanya berlatih memahami isi bacaan, tetapi juga belajar mengungkapkan pendapat dan menyampaikan gagasan secara lisan.
Suasana semakin interaktif melalui beragam penampilan talenta literasi, seperti Reading Competition, Storytelling, dan mendongeng.
Aktivitas ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan berbahasa, kreativitas, serta keberanian tampil di depan orang lain.
Kuis spontan turut melengkapi kegiatan. Selain menciptakan suasana yang menyenangkan, sesi ini menjadi bagian dari upaya membangun antusiasme siswa agar lebih aktif mengikuti program literasi.
Perpaduan berbagai aktivitas tersebut membuat Readhaton Masagi tidak hanya berorientasi pada kebiasaan membaca, tetapi juga pada kemampuan siswa mengolah informasi, berkomunikasi, dan mengekspresikan pemikiran.
Kepala Perpustakaan Apresiasi Kolaborasi Warga Madrasah
Kepala Perpustakaan Harun Ar-Rasyid MTsN 1 Garut, Hj. Rina Rosmayana, S.Pd., M.Pd., menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan Readhaton Masagi.
Apresiasi tersebut ditujukan kepada tim perpustakaan, tim Readhaton, para guru, tenaga kependidikan, serta peserta didik yang berpartisipasi aktif dalam kegiatan.
Menurut Rina, keberlangsungan program literasi membutuhkan kerja sama dan komitmen seluruh warga madrasah, bukan hanya peran perpustakaan.
Ia berharap Readhaton Masagi terus berkembang menjadi kegiatan yang menginspirasi siswa untuk mencintai buku, lebih sering mengunjungi perpustakaan, dan terlibat dalam berbagai aktivitas literasi.
Dukungan bersama ini menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan madrasah yang mendorong kebiasaan membaca dan memberi kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan potensinya.
Kepala MTsN 1 Garut Dorong GELIS MASAGI Terus Berkembang
Kepala MTsN 1 Garut, Dr. H. Pepen Supendi, S.Ag., M.M.Pd., turut memberikan apresiasi kepada seluruh tim yang terlibat dalam pelaksanaan Readhaton Masagi.
Ia mengapresiasi dedikasi tim dalam merealisasikan program tersebut sebagai bagian dari kegiatan madrasah sekaligus memperluas gerakan GELIS MASAGI.
Apresiasi pimpinan madrasah diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh tim untuk terus berinovasi dan menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi peserta didik, khususnya dalam membangun kebiasaan membaca.
Dengan dukungan pimpinan, guru, tenaga kependidikan, dan siswa, program literasi diharapkan semakin berkembang serta menjadi bagian dari budaya belajar sehari-hari di lingkungan madrasah.
GELIS MASAGI Ajak Siswa Membaca Bersama
Sebagai gerakan literasi madrasah, GELIS MASAGI mendorong siswa agar tidak berhenti pada aktivitas membaca secara individu.
Peserta didik juga diajak berbagi inspirasi, berdiskusi tentang bacaan, dan mengajak teman untuk membangun kebiasaan serupa.
Perpustakaan Harun Ar-Rasyid mengajak seluruh siswa MTsN 1 Garut untuk memulai langkah sederhana: berkunjung ke perpustakaan, memilih buku, membaca, kemudian berbagi pengalaman dengan teman.
Ajakan tersebut dirangkum dalam slogan GELIS MASAGI:
“Ajak Dua Teman, Baca Bersama, Temukan Inspirasi, Tumbuh Bersama GELIS MASAGI!”
Melalui pelaksanaan rutin setiap bulan pada minggu ketiga, Readhaton Masagi diharapkan menjadi salah satu program unggulan yang memperkuat budaya literasi di MTsN 1 Garut.
Gerakan ini membawa pesan bahwa literasi bukan hanya tentang membaca buku, tetapi juga membangun kemampuan berpikir kritis, berkarya secara kreatif, dan berani menyampaikan gagasan.
Salam Literasi! Salam GELIS MASAGI! Literasi untuk Kesejahteraan.***
Penulis : Soni Tarsoni
Editor : Soni Tarsoni

















Komentar