WARTAGARUT.COM– Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Karsa Husada Garut menerima kunjungan resmi dari Wakil Wali Kota Higashikawa, Hokkaido, Jepang, Fumihiro Sato, di Kampus I Jalan Subyadinata Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, Garut, pada Selasa, 22 April 2025.
Kunjungan ini merupakan langkah awal kerja sama strategis di bidang pendidikan, keperawatan, budaya, dan ketenagakerjaan antara Indonesia dan Jepang, khususnya dengan Kabupaten Garut.
kunjungan ini menjadi simbol kuat kemitraan internasional. Fumihiro Sato menyampaikan, pihaknya membuka peluang besar bagi mahasiswa Indonesia, khususnya lulusan STIKes Karsa Husada, untuk menempuh pendidikan dan berkarir di Jepang, terutama dalam sektor keperawatan.
“Kami sangat berharap siswa-siswa dari Garut, terutama dari STIKes Karsa Husada, bisa meniti karier di bidang kesehatan di Jepang,” ujar Sato dalam sambutannya.
Ia juga memperkenalkan Kota Higashikawa, sebuah kota tenang dan hijau di tengah Pulau Hokkaido dengan populasi sekitar 8.600 jiwa. Kota ini berdekatan dengan Asahikawa, kota terbesar kedua di Hokkaido. Menariknya, Fumihiro menilai suasana Higashikawa memiliki kemiripan dengan Garut, baik dari segi geografis maupun budaya ramah masyarakatnya.
“Kota kami mirip dengan Garut, dikelilingi alam hijau dan suasana damai. Kami ingin hubungan ini berkembang lebih jauh, bukan hanya pendidikan tetapi juga hubungan budaya,” lanjutnya.
Fumihiro juga memaparkan bahwa saat ini terdapat sekitar 40 pelajar asal Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Higashikawa, dengan rincian 27 orang di jurusan keperawatan dan 13 di jurusan Bahasa Jepang.
Dalam pertemuan ini, diskusi juga dilakukan antara perwakilan Higashikawa, STIKes Karsa Husada Garut, dan Yayasan Dharma Husada Insani Garut membahas skema pemberian beasiswa dan pelatihan bahasa Jepang, sebagai bekal bagi calon tenaga kerja di Jepang.
“Kami rencanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Garut, pada bulan Juni mendatang,” ungkap Sato.
Menurutnya, dua sekolah di Higashikawa—yakni Higashikawa Nihongo Gakkou dan sekolah keperawatan Higashikawa Chouritsu—telah terbuka untuk pelajar asing, khususnya dari Indonesia.
Keduanya memiliki jurusan Bahasa Jepang dan Keperawatan yang dirancang sesuai standar nasional Jepang.
Selain itu, kunjungan ini juga membawa delapan delegasi, terdiri dari tiga pejabat pemerintahan Higashikawa, tiga perwakilan sekolah, dan dua jurnalis dari media Jepang.
Kerja sama ini membuka harapan baru bagi generasi muda Garut untuk go internasional melalui jalur pendidikan dan kerja di luar negeri, dengan tetap menjunjung tinggi kualitas dan kompetensi profesional.***
Penulis : Soni Tarsoni













