Garut Kekurangan Dokter Spesialis, IDI Diminta Turun Tangan

- Jurnalis

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut Kekurangan Dokter Spesialis, IDI Diminta Turun Tangan

Garut Kekurangan Dokter Spesialis, IDI Diminta Turun Tangan

WARTAGARUT.COM –Bupati Abdusy Syakur Amin resmi melantik Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Garut periode 2025–2028, dalam acara yang dirangkaikan dengan Seminar Ilmiah di Ballroom Fave Hotel, Jalan Cimanuk, Tarogong Kidul, Sabtu (18/10/2025).

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya soliditas dan kolaborasi antara IDI dan Pemerintah Kabupaten Garut dalam menghadapi berbagai tantangan sektor kesehatan.

“Kita sedang menghadapi tantangan relatif berat terkait dengan upaya memperbaiki kondisi kesehatan masyarakat Kabupaten Garut,” ujar Bupati.

Syakur menilai, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mengatasi persoalan mendasar seperti kekurangan dokter spesialis dan peningkatan kualitas layanan medis di daerah. Ia pun optimistis pengurus IDI yang baru mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

“Di Kabupaten Garut ada sekitar 1.200 dokter, dan masih kurang dokter spesialis,” ungkapnya.

Bupati juga menekankan pentingnya penyamaan visi antara tenaga medis dan pemerintah daerah dalam memperluas jangkauan pelayanan kesehatan.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Garut akan terus berupaya menambah jumlah tenaga dokter, terutama dokter spesialis, guna memperkuat pelayanan medis di berbagai fasilitas kesehatan.

Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi IDI Garut untuk menegaskan perannya sebagai organisasi profesi yang tidak hanya menjaga etika kedokteran, tetapi juga aktif memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan kesehatan di daerah.

“Saya berharap kepengurusan yang baru ini mampu menjadi wadah yang produktif dan solutif bagi para dokter, serta memperkuat jejaring kerja sama antara IDI dan pemerintah daerah,” pungkas Bupati.

Dengan kepemimpinan baru, IDI Cabang Garut diharapkan dapat menjadi motor penggerak kolaborasi kesehatan, memperkuat sistem pelayanan, serta menginspirasi peningkatan profesionalisme tenaga medis di Kabupaten Garut.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

BNPB Minta Warga Menjauh dari Pantai Setelah Gempa M 7,7 Filipina
Gempa Bumi M 7,7 Guncang Sulut, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami untuk 5 Provinsi
Rudy Gunawan Apresiasi Bupati Syakur Amin, Garut Raih Juara 1 Pengendalian Inflasi Nasional
Kasubag TU Kemenag Garut: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Kemendagri Tetapkan Garut sebagai Kabupaten Terbaik Pengendalian Inflasi Jawa-Bali
Tiga Lokasi Tambang di Garut Dihentikan Sementara Karena Dugaan Pelanggaran Regulasi
PWI dan IPB Siapkan Beasiswa S2 untuk Wartawan, Buka Akses 10 Program Magister
Dadan Hindayana Dicopot, Nanik S Deyang Ditunjuk Prabowo Jadi Kepala BGN

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 15:05 WIB

BNPB Minta Warga Menjauh dari Pantai Setelah Gempa M 7,7 Filipina

Senin, 8 Juni 2026 - 07:55 WIB

Gempa Bumi M 7,7 Guncang Sulut, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami untuk 5 Provinsi

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:05 WIB

Rudy Gunawan Apresiasi Bupati Syakur Amin, Garut Raih Juara 1 Pengendalian Inflasi Nasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:38 WIB

Kasubag TU Kemenag Garut: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:59 WIB

Kemendagri Tetapkan Garut sebagai Kabupaten Terbaik Pengendalian Inflasi Jawa-Bali

Berita Terbaru

error: Content is protected !!