WARTAGARUT.COM – Veda Ega Pratama kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu talenta muda terbaik Indonesia di ajang balap dunia.
Memulai balapan dari posisi ke-13, pembalap Honda Team Asia itu sukses finis di peringkat kedelapan pada Moto3 Italia 2026 di Sirkuit Mugello, Minggu (31/5/2026).
Hasil tersebut menjadi pencapaian penting bagi Veda Ega di tengah persaingan ketat Moto3 musim ini. Tidak hanya berhasil menembus delapan besar, pembalap asal Indonesia itu juga mampu mempertahankan posisinya di kelompok elite klasemen dunia Moto3 2026.
Penampilan impresif di Mugello semakin memperkuat status Veda sebagai salah satu pembalap muda yang patut diperhitungkan dalam persaingan papan atas kejuaraan dunia Moto3.
Veda Ega Tunjukkan Mental Kuat di Mugello
Balapan di Sirkuit Mugello tidak berjalan mudah bagi Veda Ega Pratama. Start dari posisi ke-13 membuatnya harus bekerja keras sejak lap awal untuk menembus rombongan depan.
Namun pembalap Honda Team Asia tersebut tampil tenang dan konsisten sepanjang balapan.
Di tengah pertarungan ketat yang melibatkan banyak pembalap, Veda mampu memanfaatkan setiap peluang untuk memperbaiki posisi. Secara perlahan ia naik dari barisan tengah hingga akhirnya mengakhiri balapan di posisi kedelapan.
Pencapaian ini mengulang performa impresif yang sebelumnya juga ditunjukkan Veda saat GP Catalunya, ketika berhasil finis di posisi delapan meski memulai lomba dari urutan ke-21.
Konsistensi tersebut menjadi bukti bahwa Veda semakin matang dalam mengelola balapan di level dunia.
Brian Uriarte Juara, Veda Tetap Jadi Sorotan
Moto3 Italia 2026 akhirnya dimenangkan oleh Brian Uriarte dari Red Bull KTM Ajo.
Pembalap Spanyol itu meraih kemenangan pertamanya musim ini setelah mengalahkan rekan setimnya, Alvaro Carpe, yang finis kedua.
Sementara posisi ketiga ditempati Hakim Danish dari MT Helmets-MSi.
Meski gagal naik podium, penampilan Veda Ega tetap menjadi perhatian karena mampu mencatat kemajuan signifikan dibanding posisi start.
Di antara para pembalap papan atas Moto3, Veda menjadi salah satu rider yang menunjukkan peningkatan posisi paling efektif selama balapan berlangsung.
Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Bertahan di Zona Elite
Hasil finis kedelapan di Mugello membuat Veda Ega terus menjaga posisinya di papan atas klasemen pembalap Moto3 2026.
Saat ini Veda mengoleksi 66 poin dan menempati peringkat kelima dunia.
Posisi tersebut menempatkan pembalap Indonesia itu di antara nama-nama besar Moto3 musim ini.
Top 10 Klasemen Moto3 2026 Usai GP Italia
- Maximo Quiles – 145 poin
- Adrian Fernandez – 93 poin
- Alvaro Carpe – 89 poin
- Brian Uriarte – 67 poin
- Veda Ega Pratama – 66 poin
- Marco Morelli – 61 poin
- Valentin Perrone – 56 poin
- David Almansa – 52 poin
- Guido Pini – 47 poin
- David Munoz – 47 poin
Meski belum naik ke posisi empat besar, Veda kini hanya terpaut satu poin dari Brian Uriarte yang berada tepat di atasnya.
Jarak tersebut membuat peluang menembus empat besar klasemen dunia sangat terbuka pada seri berikutnya.
Honda Team Asia Mulai Mendapatkan Hasil
Penampilan Veda Ega juga menjadi kabar positif bagi Honda Team Asia.
Di tengah dominasi beberapa tim KTM pada musim ini, Veda mampu menjaga eksistensi Honda dalam persaingan papan atas.
Saat ini Honda Team Asia berada di posisi keenam klasemen tim Moto3 dengan raihan 66 poin, seluruhnya berasal dari kontribusi Veda Ega.
Konsistensi tersebut menunjukkan bahwa pembalap muda Indonesia itu menjadi tulang punggung tim sepanjang musim 2026.
Keberhasilan mengumpulkan poin secara rutin juga membuat peluang Honda Team Asia untuk naik ke posisi lebih tinggi masih terbuka lebar.
Peluang Besar Masuk Empat Besar Dunia
Salah satu dampak terbesar dari hasil GP Italia adalah semakin terbukanya peluang Veda Ega untuk menembus empat besar klasemen dunia Moto3.
Selisih satu poin dengan Brian Uriarte membuat persaingan menuju posisi empat besar diperkirakan akan berlangsung sengit pada seri-seri mendatang.
Jika mampu mempertahankan konsistensi finis di zona poin besar, Veda memiliki peluang realistis untuk mencatatkan sejarah sebagai salah satu pembalap Indonesia dengan pencapaian terbaik di kejuaraan dunia balap motor.
Performa yang terus meningkat dari seri ke seri menjadi modal penting menuju target tersebut.
GP Hungaria Jadi Kesempatan Berikutnya
Setelah Mugello, para pembalap Moto3 langsung bersiap menghadapi GP Hungaria 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 5-7 Juni di Sirkuit Balaton Park.
Seri tersebut menjadi peluang besar bagi Veda Ega untuk melanjutkan tren positifnya.
Dengan selisih yang sangat tipis dari posisi empat besar dunia, satu hasil kuat di Hungaria dapat mengubah peta persaingan klasemen secara signifikan.
Veda juga memiliki kepercayaan diri tinggi setelah kembali membuktikan kemampuannya menembus barisan depan meski tidak memulai balapan dari posisi ideal.
Veda Ega Semakin Dekat dengan Panggung Besar Moto3
Moto3 Italia 2026 kembali memperlihatkan perkembangan pesat yang ditunjukkan Veda Ega Pratama sepanjang musim.
Start dari posisi ke-13 dan finis kedelapan menjadi bukti bahwa pembalap Indonesia tersebut mampu bersaing dengan para talenta terbaik dunia.
Lebih penting lagi, hasil ini membuat Veda tetap bertahan di kelompok elite klasemen Moto3 2026 dengan menempati posisi kelima dunia.
Dengan hanya terpaut satu poin dari peringkat keempat, peluang untuk mencetak sejarah baru bagi balap motor Indonesia kini semakin terbuka.
Jika mampu menjaga konsistensi seperti di Mugello, bukan tidak mungkin Veda Ega segera menembus empat besar klasemen dunia Moto3 musim ini.***
Penulis : Soni Tarsoni

















