WARTAGARUT.COM – FIFA Power Rankings Piala Dunia 2026 mencatat enam pemain yang mengalami lonjakan performa paling signifikan setelah pertandingan kedua fase grup.
Nama Matheus Cunha dari Brasil, Jonathan David dari Kanada, hingga Chris Richards dari Amerika Serikat menjadi pemain yang mencuri perhatian karena kontribusi besar mereka di turnamen.
Peringkat berbasis data FIFA ini menilai performa pemain melalui tiga kategori utama, yakni ofensif, kreativitas, dan defensif.
Hasil analisis menunjukkan sejumlah pemain mengalami peningkatan tajam setelah memberikan pengaruh besar dalam pertandingan.
Matheus Cunha Bersinar Bersama Brasil
Matheus Cunha menjadi salah satu pemain dengan peningkatan terbesar di sektor serangan.
Penyerang Brasil tersebut melonjak 174 posisi hingga menempati peringkat ke-11 kategori ofensif setelah tampil luar biasa menghadapi Haiti.
Cunha mencetak dua gol dalam kemenangan Brasil 3-0 atas Haiti dan menjadi pemain penting dalam skema serangan tim asuhan Carlo Ancelotti.
Ketajamannya terlihat dari kemampuan memanfaatkan peluang.
Dua gol tanpa penalti yang ia cetak menunjukkan efektivitas tinggi dalam penyelesaian akhir.
Performa tersebut membuat Cunha semakin mendapat sorotan dalam perjalanan Brasil di Piala Dunia 2026.
Jonathan David Jadi Ancaman Baru Kanada
Selain Cunha, Jonathan David juga mencatat peningkatan besar.
Penyerang Kanada itu naik 176 posisi dan masuk 10 besar kategori ofensif FIFA Power Rankings.
David tampil spektakuler saat Kanada menang 6-0 atas Qatar dengan mencetak hat-trick.
Tidak hanya mencetak gol, ia juga mencatat delapan percobaan tembakan dari permainan terbuka dan enam tembakan tepat sasaran.
Kontribusinya membuat David menjadi salah satu pemain menyerang paling produktif di fase grup.
Lucas Paqueta Naik di Kategori Kreativitas
Dari sektor kreativitas, Lucas Paqueta menjadi salah satu pemain dengan peningkatan terbesar.
Gelandang Brasil tersebut melonjak 211 posisi ke peringkat ke-41 kategori kreativitas setelah tampil impresif melawan Haiti.
Paqueta berperan penting dalam menghubungkan lini tengah dan depan Brasil.
Ia mencatat satu assist, delapan midfield line-breaks, serta tiga defensive-unit line-breaks yang membantu Brasil menciptakan banyak peluang.
Vladimir Coufal Jadi Kejutan Ceko
Nama lain yang mencuri perhatian adalah Vladimir Coufal.
Bek Ceko tersebut naik 93 posisi ke peringkat ke-32 kategori kreativitas setelah tampil apik saat menghadapi Afrika Selatan.
Meski tidak mencatat assist, Coufal memberikan ancaman lewat umpan silang dan progresi bola.
Ia menjadi pemain dengan ancaman kreativitas tertinggi melalui crossing dalam pertandingan tersebut.
Neil El Aynaoui dan Chris Richards Kokoh di Pertahanan
Di sektor defensif, Neil El Aynaoui menjadi salah satu pemain yang mengalami peningkatan besar.
Gelandang bertahan Maroko itu naik 211 posisi ke peringkat ke-11 setelah membantu timnya menang 1-0 atas Skotlandia.
El Aynaoui mencatat delapan perebutan kembali bola, empat blok, dan tujuh tekel di area pertahanan.
Sementara itu, Chris Richards dari Amerika Serikat naik 165 posisi ke peringkat kelima kategori defensif.
Richards tampil solid saat Amerika Serikat menang 2-0 atas Australia.
Bek tengah tersebut mencatat 10 perebutan kembali bola dan menjadi salah satu kunci keberhasilan Amerika Serikat menjaga clean sheet.
FIFA Power Rankings Jadi Gambaran Performa Pemain
FIFA Power Rankings memberikan gambaran perkembangan pemain berdasarkan kontribusi nyata selama Piala Dunia 2026.
Dengan analisis berbasis data, daftar ini menunjukkan bahwa bukan hanya pencetak gol yang berpengaruh, tetapi juga pemain yang berperan besar dalam membangun serangan maupun menjaga pertahanan.***
Penulis : Soni Tarsoni


















Komentar