SDN 3 Sukanegla Pakai Bata Plastik Daur Ulang, Garut Cetak Sekolah Ramah Lingkungan

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

“Bupati Garut Abdusy Syakur Amin melakukan peletakan bata plastik daur ulang pertama pada pembangunan ruang kelas baru SDN 3 Sukanegla di Garut

“Bupati Garut Abdusy Syakur Amin melakukan peletakan bata plastik daur ulang pertama pada pembangunan ruang kelas baru SDN 3 Sukanegla di Garut

WARTAGARUT.COM – Inovasi pembangunan sekolah ramah lingkungan mulai diterapkan di Kabupaten Garut. SDN 3 Sukanegla kini menjadi perhatian setelah pembangunan fasilitas barunya menggunakan bata plastik daur ulang yang berasal dari sampah residu.

Prosesi peletakan bata plastik daur ulang pertama dilakukan langsung oleh Bupati Garut Abdusy Syakur Amin di SDN 3 Sukanegla, Kelurahan Sukanegla, Kecamatan Garut Kota, Kamis (11/6/2026).

Sekolah Ramah Lingkungan

Pembangunan fasilitas baru tersebut mendapat dukungan dari Yayasan Bakti Barito melalui bantuan pembangunan dua Ruang Kelas Baru (RKB) serta fasilitas toilet dengan konsep material ramah lingkungan.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengapresiasi kolaborasi tersebut karena dinilai sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan yang tengah didorong Pemerintah Kabupaten Garut.

“Menurut saya, ini adalah sesuatu yang sesuai dengan apa yang kita inginkan terkait dengan pembangunan di bidang pendidikan,” ujar Syakur.

Baca Juga :  SAGARUT Resmi Diluncurkan, Super App Baru Garut Hadirkan 8 Layanan Publik dalam Satu Aplikasi

Bata Plastik Daur Ulang

Syakur menjelaskan dinding ruang kelas dibangun menggunakan material berbahan dasar sampah plastik yang telah didaur ulang secara modern.

Konsep pembangunan berbasis ekonomi sirkular ini diharapkan tidak hanya memperkuat sektor pendidikan, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah dan kesehatan lingkungan.

“Saya berharap adanya terobosan yang digagas oleh Bakti Barito memiliki dampak signifikan di bidang pendidikan, sekaligus menjadi contoh nyata bagi masyarakat Garut tentang pentingnya pengelolahan sampah serta kesehatan,” tambahnya.

Bupati juga berharap kerja sama serupa dapat diterapkan di berbagai wilayah lain di Kabupaten Garut.

Sampah Jadi Solusi

Sementara itu, Direktur Eksekutif Yayasan Bakti Barito, Fifi Pangestu, menyebut proyek pembangunan sekolah ini membawa misi lingkungan yang kuat.

Menurutnya, material yang selama ini dianggap tidak bernilai kini dapat diolah menjadi fasilitas pendidikan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Baca Juga :  Sejarah Baru! Belanda Cetak Rekor Dua Gol dalam 7 Menit, Hajar Tunisia 3-1 di Piala Dunia 2026

Ia menjelaskan bahwa bangunan baru SDN 3 Sukanegla memanfaatkan material hasil daur ulang sampah plastik residu yang biasanya menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Jenis sampah tersebut selama ini sulit didaur ulang menggunakan metode konvensional.

Infrastruktur Masa Depan

Fifi mengungkapkan hampir seluruh komponen utama bangunan memanfaatkan material daur ulang, mulai dari panel dinding pengganti bata konvensional, plafon bangunan hingga sistem perpipaan air terpadu.

“Kami ingin menunjukkan bahwa sampah residu kini dapat menjadi bagian dari solusi. Langkah ini tidak hanya mengurangi timbulan sampah, tetapi juga menghadirkan infrastruktur serta fasilitas pendidikan yang lebih baik bagi generasi mendatang,” pungkas Fifi Pangestu.

Pembangunan SDN 3 Sukanegla dengan bata plastik daur ulang ini menjadi simbol langkah baru Kabupaten Garut dalam menghadirkan infrastruktur pendidikan yang modern, inovatif, dan peduli terhadap lingkungan.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Garut Next Gen 2026, Pelajar Bisa Urus KTP dan Cari Kampus Sekaligus
100 Paket Sembako Dibagikan, Cara Pedagang Garut Plaza Menebar Harapan di Tengah Tekanan Ekonomi
Lebih dari 120 Warga RW 5 Cibangban Ikut Pawai Obor 1 Muharram 1448 H, Tebarkan Semangat Hijrah dan Persatuan
Gowes dari Garut ke Mekkah, Ada Misi Besar yang Dibawa Asep Akung
Catat! Ini Jadwal KA Cikuray Garut-Pasar Senen dengan Rangkaian Baru
PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 Buka 5.127 Formasi, Begini Cara Buat Akun SSCASN
BNPB Minta Warga Menjauh dari Pantai Setelah Gempa M 7,7 Filipina
Pemkab Garut Terima Hibah Tanah Strategis untuk Pengembangan Puskesmas Pasundan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:26 WIB

Garut Next Gen 2026, Pelajar Bisa Urus KTP dan Cari Kampus Sekaligus

Kamis, 18 Juni 2026 - 05:35 WIB

100 Paket Sembako Dibagikan, Cara Pedagang Garut Plaza Menebar Harapan di Tengah Tekanan Ekonomi

Selasa, 16 Juni 2026 - 06:30 WIB

Lebih dari 120 Warga RW 5 Cibangban Ikut Pawai Obor 1 Muharram 1448 H, Tebarkan Semangat Hijrah dan Persatuan

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:46 WIB

Gowes dari Garut ke Mekkah, Ada Misi Besar yang Dibawa Asep Akung

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:59 WIB

Catat! Ini Jadwal KA Cikuray Garut-Pasar Senen dengan Rangkaian Baru

Berita Terbaru

Bapenda Garut Genjot Intensifikasi Pajak Daerah Demi Dongkrak PAD

KEBIJAKAN PUBLIK

Bapenda Garut Genjot Intensifikasi Pajak Daerah Demi Dongkrak PAD

Kamis, 2 Jul 2026 - 17:46 WIB

UCAPAN DAN TWIBBON

Ucapan HUT Bhayangkara ke 80

Rabu, 1 Jul 2026 - 06:33 WIB

UCAPAN DAN TWIBBON

Ucapan HUT Bhayangkara ke 80

Rabu, 1 Jul 2026 - 06:30 WIB

error: Content is protected !!