WARTAGARUT.COM – Tujuh atlet pencak silat Al Mashduqi International Islamic Boarding School (IIBS) Garut berhasil menorehkan prestasi pada ajang Garut Open Silat Series (G.O.S.S) 2026 yang berlangsung pada 2–3 Oktober 2026.
Para santri murid berhasil meraih prestasi pada kategori tanding dan jurus tunggal di kelompok usia pra remaja dan remaja pemula.
Prestasi tersebut diraih oleh santri murid dari jenjang SMP hingga MA di lingkungan Al Mashduqi IIBS Garut.
Di antara para peraih prestasi tersebut terdapat santri murid MA yang tergabung dalam Cluster Al Azhar, yakni program pendidikan yang dipersiapkan bagi santri murid untuk melanjutkan studi ke Universitas Al-Azhar Cairo, Mesir, maupun perguruan tinggi di kawasan Timur Tengah lainnya.
Pada kategori Jurus Tunggal Tangan Kosong Remaja Pemula Putri, Nida Syahidah, Grade 4 IIBS, berhasil meraih Juara 2.
Sementara itu, pada kategori tanding, Rezqi Al-Fitra Qintara, Grade 2 IIBS, berhasil meraih Juara 1 pada Tanding Kelas H Putra Pra Remaja Pemula.
Prestasi berikutnya diraih Faeyza Nabhan Radinka, Grade 1 IIBS, yang memperoleh Juara 2 pada Tanding Kelas H Putra Pra Remaja Pemula.
Pada Tanding Kelas I Putra Pra Remaja Pemula, Dzaki Gadaffi Al-Faras, Grade 2 IIBS, juga berhasil meraih Juara 2.
Dari kelompok remaja pemula, Muhammad Ghailan, Grade 4 IIBS, berhasil meraih Juara 1 pada Tanding Kelas B Putri Remaja Pemula.
Prestasi lainnya diraih Raihan Azhar Alfi Ramadhan, Grade 4 IIBS, yang memperoleh Juara 2 pada Tanding Kelas E Putri Remaja Pemula.
Sementara itu, M. Jafar Sidiq, Grade 2 IIBS, berhasil meraih Juara 1 pada Tanding Kelas E Putra Pra Remaja Pemula.
Dengan capaian tersebut, tujuh atlet Al Mashduqi IIBS Garut berhasil mengoleksi tiga medali emas dan empat medali perak pada berbagai kategori yang dipertandingkan dalam G.O.S.S 2026.
Koordinator Ekstrakurikuler Al Mashduqi, Mr. Mahardika Adjie, menyampaikan apresiasi atas capaian para santri murid dalam kejuaraan tersebut.
Menurutnya, prestasi yang diraih tidak terlepas dari proses latihan, dukungan pelatih, serta support dari orang tua yang terus mendampingi para santri murid dalam mengembangkan kemampuan mereka.
“Kami mengapresiasi perjuangan para santri murid, pelatih, dan tentunya orang tua yang terus memberikan support. Prestasi ini bukan hanya tentang hasil pertandingan, tetapi juga tentang proses latihan, kedisiplinan, dan keberanian santri murid untuk mengembangkan potensinya,” ujar Mr. Mahardika.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler di Al Mashduqi memang diarahkan untuk memberikan ruang bagi santri murid dalam mengembangkan minat, bakat, keterampilan, dan prestasi.
Melalui ekstrakurikuler, santri murid mendapatkan kesempatan untuk berlatih secara terarah, mengikuti kompetisi, serta mengembangkan keterampilan sesuai dengan bidang yang diminatinya.
Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu santri murid menemukan dan mengoptimalkan potensi masing-masing.***
Penulis : Soni Tarsoni
Editor : Soni Tarsoni

















Komentar