WARTAGARUT.COM – Pemerintah Kabupaten Garut bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan dialog terbuka dengan ratusan mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Garut Menggugat di Lapangan Setda Kabupaten Garut, Selasa, 2 2 September 2025.
Aksi damai ini diikuti sekitar 600–700 mahasiswa yang menyampaikan enam tuntutan, mulai dari transparansi anggaran DPRD, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), hingga desakan perbaikan infrastruktur dan tata kelola pemerintahan.
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengapresiasi aksi damai yang dilakukan mahasiswa.
“Kami dari Forkopimda menerima ungkapan dan harapan aksi dari aliansi mahasiswa dan masyarakat. Aspirasi ini akan menjadi catatan penting untuk perbaikan ke depan,” ujar Syakur Amin.
Ia menambahkan, pemerintah berkomitmen menjalankan pembangunan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif.
Enam Kesepakatan Dialog
Pertemuan ini menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis antara Pemkab, DPRD, dan perwakilan mahasiswa, di antaranya:
Transparansi Anggaran DPRD melalui publikasi terbuka di media.
Pertanggungjawaban Reses Anggota Dewan secara tertulis dan terbuka ke publik.
Revisi Tata Tertib DPRD, termasuk penyelesaian aturan kode etik dan tata beracara.
Peningkatan IPM sebagai prioritas pembangunan, termasuk program beasiswa untuk 1.000 mahasiswa.
Percepatan Pengisian Jabatan Kosong di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Perlindungan Hak Demokrasi, dengan jaminan tidak ada tindakan represif terhadap aksi damai di ruang publik.
Mahasiswa Dorong Perbaikan Nyata
Koordinator Lapangan aksi, Adrian Hidayat, menegaskan bahwa aksi ini adalah upaya membangun ruang dialog yang sehat.
“Garut ingin menjadi contoh panggung demonstrasi damai, tanpa provokasi, tanpa kekerasan. Kami berharap eksekutif, legislatif, dan yudikatif tetap terbuka berdialog dengan mahasiswa,” ungkapnya.
Adrian menambahkan bahwa keberhasilan pertemuan ini akan menjadi tolok ukur keseriusan pemerintah dan DPRD dalam mewujudkan perubahan nyata.
Aksi Damai Jadi Inspirasi
Kapolres Garut, AKBP Yudi Bayu Hendarto, mengapresiasi jalannya aksi yang kondusif. Senada dengan itu, Dandim 0611/Garut, Letkol Inf Andrik Fachrizal, menekankan bahwa sinergi pemerintah, aparat, dan mahasiswa sangat penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Garut.***
Penulis : Soni Tarsoni













