WARTAGARUT.COM – Pengurus Cabang Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kabupaten Garut menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) untuk periode 2026–2030 di RM Saung Cikenceuh, Sabtu (4/4/2026), yang menetapkan Yusuf Ansori sebagai Ketua PJSI Garut yang baru.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan KONI Kabupaten Garut dari bidang organisasi, Deden Richidin, serta utusan Pengprov PJSI Jawa Barat bidang organisasi, bersama sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam forum Muscab tersebut, Yusuf Ansori terpilih untuk memimpin PJSI Garut periode 2026–2030, menggantikan Dedi Satriandhi yang telah menjabat selama dua periode, yakni 2018–2022 dan 2022–2026.
Ketua PJSI Garut demisioner, Dedi Satriandhi, menyampaikan harapannya agar kepengurusan baru dapat melanjutkan bahkan meningkatkan capaian prestasi yang telah diraih sebelumnya.
“Harapan kami ke depan, PJSI Garut bisa lebih fokus pada pengembangan olahraga judo, khususnya dalam mencetak atlet berprestasi,”ujarnya.
Ia menambahkan, selain mempertahankan capaian medali, kepengurusan baru juga diharapkan mampu memperluas pembinaan atlet sebagai fondasi keberlanjutan prestasi judo di Garut.
“Semoga dengan ketua baru dan pengurus baru, bisa meraih dua target sekaligus, yaitu prestasi dan pembinaan atlet,” katanya.
Muscab ini menjadi momentum penting dalam regenerasi kepemimpinan organisasi olahraga judo di Kabupaten Garut, sekaligus penegasan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas atlet dan prestasi di berbagai ajang kompetisi.
Dengan kepemimpinan baru, PJSI Garut diharapkan mampu memperkuat sistem pembinaan yang berkelanjutan serta meningkatkan daya saing atlet di tingkat regional maupun nasional.
“Ke depan, kami berharap judo Garut semakin berkembang dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi,” pungkasnya.***
Penulis : Soni Tarsoni

















