WARTAGARUT.COM – Kejuaraan Daerah (Kejurda) Bola Voli U-18 antar klub se-Jawa Barat resmi dibuka di GOR Cikuray, Komplek SOR RAA Adiwijaya, Jalan Proklamasi, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (13/4/2026).
Ajang yang memperebutkan Piala Bupati Garut ini menjadi momentum penting bagi pembinaan atlet muda, sekaligus memperkuat posisi Garut sebagai salah satu pusat pengembangan olahraga bola voli di Jawa Barat.
Pembukaan kejuaraan dihadiri langsung oleh Bupati Garut sekaligus Ketua PBVSI Kabupaten Garut, Abdusy Syakur Amin, Sekretaris Komisi IV DPRD Garut Hj Diah Kurniasari, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Garut Asep Mulyana, unsur Forkopimda, serta jajaran pengurus PBVSI dan klub peserta dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Ketua Harian PBVSI Kabupaten Garut sekaligus Ketua Pelaksana Kegiatan dan Ketua Yayasan Al Musaddadiyah Garut, Dr. H. Nahdi Hadiyanto, SE, M.Si menyampaikan bahwa Kejurda Voli U-18 bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga bagian dari proses pembinaan karakter generasi muda.
Menurutnya, kejuaraan ini menjadi langkah strategis untuk mencetak atlet-atlet muda yang tangguh, disiplin, dan memiliki daya saing tinggi, baik di tingkat regional maupun nasional.
“Garut sebagai tuan rumah memiliki kehormatan besar untuk menyambut para atlet muda terbaik dari seluruh penjuru Jawa Barat. Ini adalah kesempatan emas untuk menunjukkan potensi daerah sekaligus mempererat persaudaraan antar klub,” ujar Nahdi.
Ia menegaskan bahwa sportivitas, kerja sama tim, serta semangat juang harus menjadi nilai utama yang ditanamkan selama pertandingan berlangsung.
Dengan semangat tersebut, kata Ia, para atlet muda diharapkan tidak hanya unggul dalam kemampuan teknis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat.
Dr. Nahdi juga berharap kejuaraan ini mampu melahirkan bibit-bibit unggul yang kelak dapat mengharumkan nama Garut dan Jawa Barat di tingkat yang lebih tinggi.
“Dukungan pemerintah daerah, organisasi olahraga, lembaga pendidikan, dan seluruh pihak terkait menjadi kunci untuk membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan,” katanya.
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyambut positif pelaksanaan Kejurda Voli U-18 di Kabupaten Garut.
Menurutnya, ajang seperti ini sangat penting dalam upaya pembinaan atlet usia dini dan regenerasi pemain bola voli di daerah.
Selain menjadi sarana kompetisi, kegiatan ini juga dinilai dapat memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi daerah, terutama bagi pelaku UMKM, transportasi, dan sektor penginapan di sekitar lokasi kegiatan.
Kehadiran ratusan atlet, pelatih, ofisial, dan pendukung dari berbagai daerah di Jawa Barat menjadikan kejuaraan ini sebagai salah satu event olahraga terbesar yang digelar di Garut pada tahun 2026.
Dengan atmosfer kompetisi yang sehat dan penuh semangat, Kejurda Voli U-18 antar klub se-Jawa Barat di Garut diharapkan menjadi panggung lahirnya atlet-atlet masa depan yang siap membawa nama daerah ke level nasional hingga internasional.
“Ini bukan hanya tentang menang dan kalah, tetapi bagaimana para atlet muda belajar disiplin, kerja keras, dan membangun mimpi yang lebih besar,” pungkasnya.
Penulis : Soni Tarsoni

















