ITB Terapkan Teknologi Bioflok dan PLTS untuk Dongkrak Budidaya Nila Garut

Jumat, 28 November 2025 - 16:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

ITB Terapkan Teknologi Bioflok dan PLTS untuk Dongkrak Budidaya Nila Garut

ITB Terapkan Teknologi Bioflok dan PLTS untuk Dongkrak Budidaya Nila Garut

WARTAGARUT.COM – Institut Teknologi Bandung (ITB) melaksanakan program pengabdian masyarakat di Tarogong, Garut, pada April–November 2025 dengan fokus pada penerapan teknologi pakan suplemen dan energi terbarukan untuk meningkatkan efisiensi budidaya nila hitam menggunakan sistem bioflok.

Program ini dipimpin Dr. Eng. Nugraha dari Fakultas Teknologi Industri (FTI) ITB bekerja sama dengan Kopontren Bina Hasanah Al-Musaddadiyah.

Dr. Eng. Nugraha mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi tantangan pelaku budidaya ikan air tawar di Garut, terutama tingginya biaya pakan dan beban listrik dalam operasional bioflok.

Melalui inovasi pakan suplemen berbasis prebiotik–probiotik dan pemasangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 1 kWp,

“Kami dari ITB menawarkan solusi untuk menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan kualitas ikan,”ungkapnya  melauli rilis pada Jumat, 28 november 2025.

Ia menerangkan bahwa Eisiensi energi dicapai melalui PLTS yang dipasang untuk memenuhi kebutuhan listrik aerasi, pencahayaan, serta CCTV.

Baca Juga :  Mahasiswa S-2 Matematika IPI Garut Dorong Pembelajaran Berbasis AI

“PLTS yang kami pasang disesuaikan dengan daya listrik operasional kolam bioflok. Total kapasitasnya 1 kWp,” jelas Dr. Eng. Nugraha.

Pihaknya menegaskan komitmen ITB untuk terus menjangkau masyarakat melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan.

“Kami berharap kolaborasi dengan Kopontren Bina Hasanah dapat berlanjut meskipun pendampingan resmi telah selesai,” ujarnya.

Tim pengabdian masyarakat Dr. Eng. Muhammad Iqbal FTI ITB meninjau budidaya nila hitam bioflok yang menggunakan pakan suplemen di Komplek Al Musaddadiyah Tarogong Garut
Tim pengabdian masyarakat, Dr. Eng. Muhammad Iqbal (FTI ITB) meninjau budidaya nila hitam bioflok yang menggunakan pakan suplemen di Komplek Al-Musaddadiyah, Tarogong, Garut.

Dr. Eng. Muhammad Iqbal dari tim pengabdian masyarakat ITB, menambahkan bahwa penggunaan pakan suplemen pada riset sebelumnya terbukti meningkatkan survival rate (SR) dan menurunkan feed conversion ratio (FCR) secara signifikan.

“Dengan demikian, pelaku budidaya bioflok punya potensi meraih keuntungan lebih besar,” ujarnya.

Ia menegaskan, Hasil uji laboratorium menunjukkan ikan nila hitam bioflok yang diberi pakan suplemen memiliki kadar energi, protein, Omega-3, dan Omega-6 lebih tinggi dibandingkan ikan dari kolam tanah maupun Keramba Jaring Apung (KJA).

Baca Juga :  Generasi Muda Garut Diingatkan Waspadai Propaganda Ekstrem di Media Sosial

“Kualitas gizi ikan nila hitam bioflok mulai dari energi, protein, hingga Omega 3 dan Omega 6 terbukti lebih tinggi dibandingkan ikan dari kolam tanah maupun KJA.,” ujar Dr. Eng. Muhammad Iqbal.

Ketua Kopontren Bina Hasanah, Hj. Atik Mardiati, merasakan langsung manfaat penghematan tersebut.

“Penggunaan pakan suplemen dan bantuan PLTS ini tepat sasaran. Mudah-mudahan bisa menjadi percontohan untuk budidaya air tawar di daerah lain,” tuturnya.

Lomba masak dengan menu utama nila hitam dalam peringatan 50 Tahun Yayasan Al Musaddadiyah didukung Puteri Bahari Inteligensia Jawa Barat 2025 sebagai dewan juri
Lomba masak dengan menu utama nila hitam dalam peringatan 50 Tahun Yayasan Al- Musaddadiyah, didukung Puteri Bahari Inteligensia Jawa Barat 2025 sebagai dewan juri.

Sebagai bagian dari perayaan 50 tahun Yayasan Al-Musaddadiyah Garut, Kopontren Bina Hasanah juga menggelar lomba memasak berbahan utama ikan nila hitam bioflok.

Kegiatan tersebut didukung Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Garut serta Puteri Bahari Inteligensia Jawa Barat 2025.

“Lomba ini bentuk edukasi tentang pentingnya makanan bergizi untuk mencegah stunting sekaligus upaya pemberdayaan ekonomi,” ujar Hj. Atik Mardiati.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KH Dadang Priatna Pimpin Yayasan Pesantren Cipari, Ini 3 Prioritasnya
SMK Muhammadiyah Garut Perkuat Ideologi Guru dan Staf lewat Pengajian Pembinaan
Generasi Muda Garut Diingatkan Waspadai Propaganda Ekstrem di Media Sosial
UNIGA Lepas 1.342 Mahasiswa KKN 2026, Bawa Misi Pemberdayaan Masyarakat
SMK Muhammadiyah Garut Raih Penghargaan Sekolah Adiwiyata
Pangdam III Siliwangi, Deputi I BNPT dan Direktur PT. Antam, Tbk. hadiri Inauguration Ceremony 2026 Santri Murid Baru Al Mashduqi IIBS Garut
Aulia Sukma, Murid MAN 1 Garut, Raih Juara 2 Taekwondo West Java Open 2026
IPM SMK Muhammadiyah Garut Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Lomba Kreatif

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:14 WIB

KH Dadang Priatna Pimpin Yayasan Pesantren Cipari, Ini 3 Prioritasnya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:41 WIB

SMK Muhammadiyah Garut Perkuat Ideologi Guru dan Staf lewat Pengajian Pembinaan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:03 WIB

Generasi Muda Garut Diingatkan Waspadai Propaganda Ekstrem di Media Sosial

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:32 WIB

UNIGA Lepas 1.342 Mahasiswa KKN 2026, Bawa Misi Pemberdayaan Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:39 WIB

SMK Muhammadiyah Garut Raih Penghargaan Sekolah Adiwiyata

Berita Terbaru

Lionel Messi menjadi pemain paling menonjol dalam kemenangan telak Inter Miami atas CF Montréal.

SEPUTAR OLAHRAGA

Inter Miami Hancurkan Montréal 7-1, Lionel Messi Cetak 4 Gol

Minggu, 30 Agu 2026 - 07:47 WIB