Pemerintah Kabupaten Garut Tekankan Pembentukan Karakter Siswa Sejak Dini: Moral dan Mental Jadi Prioritas

- Jurnalis

Jumat, 16 Mei 2025 - 07:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Pemerintah Kabupaten Garut Tekankan Pembentukan Karakter Siswa Sejak Dini: Moral dan Mental Jadi Prioritas

 Pemerintah Kabupaten Garut Tekankan Pembentukan Karakter Siswa Sejak Dini: Moral dan Mental Jadi Prioritas

WARTAGARUT.COM – Pemerintah Kabupaten Garut melalui Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Bambang Hafidz, M.Si, menegaskan pentingnya pembentukan moral dan mental siswa sebagai fondasi utama pendidikan. 

Hal ini disampaikannya saat membuka Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut di Aula Kantor MUI, Komplek Islamic Center, Kamis (15/05/2025).

FGD tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan pendidikan dan agama, dengan tujuan merumuskan langkah konkret dalam membina karakter siswa SMP/MTS serta SMA/SMK/MA di Kabupaten Garut.

“Berbicara pembinaan moral dan mental siswa tentu ini menjadi tanggung jawab kita semua. Pemerintah punya amanat konstitusi untuk memastikan kesejahteraan masyarakat, termasuk dalam bidang pendidikan moral, agama, dan akademik,” ujar Bambang Hafidz dalam sambutannya.

Ia menekankan bahwa membangun karakter tidak bisa instan, melainkan harus dimulai dari fondasi yang kuat sejak dini. “Kalau fondasinya kuat, bangunan karakternya pun akan kokoh,” tambahnya.

Dalam pemaparannya, Bambang juga mencontohkan model pembinaan karakter dari negara-negara maju seperti Singapura dan Jepang. 

“Singapura menggunakan pendekatan aturan yang tegas, sementara Jepang membentuk karakter sejak dini melalui budaya. Kita harus menentukan pendekatan mana yang cocok untuk kita,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya pembelajaran Al-Qur’an dalam proses pendidikan karakter. “Pembinaan Al-Qur’an di sekolah memang belum maksimal. Maka peran madrasah dan lingkungan keluarga sangat penting untuk menyeimbangkannya,” ucapnya.

Lebih lanjut, Bambang mengingatkan akan ancaman perilaku negatif yang dihadapi siswa saat ini, termasuk penyimpangan orientasi seksual yang dipengaruhi oleh banyak faktor.

“Faktor eksternal dan internal sama-sama berpengaruh. Tapi fondasi agama adalah yang paling penting. Meskipun ada juga kasus di pesantren, itu menunjukkan bahwa pencegahan harus menyeluruh dan tidak bisa diserahkan pada satu institusi saja,” pungkasnya.

Kegiatan FGD ini diharapkan menjadi momentum untuk menyatukan langkah semua pihak dalam menciptakan generasi muda Garut yang tangguh secara moral, mental, dan spiritual.

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

22.022 Domba dan Kambing Diprediksi Dipotong Saat Idul Adha di Garut
PMK Terkendali, Warga Garut Tak Perlu Khawatir Beli Hewan Kurban
Ketersediaan Hewan Kurban di Garut Dipastikan Aman Jelang Idul Adha 2026
Bimtek Juru Sembelih Halal Digelar Sebelum Idul Adha 1447 H di Garut
Diskannak Garut Siapkan 100 Petugas Pemeriksa Hewan Kurban untuk Idul Adha 1447 H
BMKG Peringatkan Cuaca Panas dan Hujan Lebat Masih Mengancam hingga Pertengahan Mei 2026
Kemenag Garut Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf Melalui Aplikasi SIWAK
Bupati Garut Instruksikan Pencairan Bansos dan Hibah Dipercepat untuk Dongkrak Ekonomi

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:26 WIB

22.022 Domba dan Kambing Diprediksi Dipotong Saat Idul Adha di Garut

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:22 WIB

PMK Terkendali, Warga Garut Tak Perlu Khawatir Beli Hewan Kurban

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:15 WIB

Ketersediaan Hewan Kurban di Garut Dipastikan Aman Jelang Idul Adha 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:01 WIB

Bimtek Juru Sembelih Halal Digelar Sebelum Idul Adha 1447 H di Garut

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:44 WIB

BMKG Peringatkan Cuaca Panas dan Hujan Lebat Masih Mengancam hingga Pertengahan Mei 2026

Berita Terbaru

error: Content is protected !!