PLN UP3 Garut Siap Dukung Investasi, Gangguan Layang-layang Disorot

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin bersama Manager PLN UP3 Garut M. Akbar Hurianda membahas pelayanan listrik dan dukungan kebutuhan energi bagi investasi di Kabupaten Garut, Rabu (30/9/2026

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin bersama Manager PLN UP3 Garut M. Akbar Hurianda membahas pelayanan listrik dan dukungan kebutuhan energi bagi investasi di Kabupaten Garut, Rabu (30/9/2026

WARTAGARUT.COM – Ketersediaan listrik yang andal menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kabupaten Garut dalam mendukung masuknya investasi.

Karena itu, Pemkab Garut dan PLN UP3 Garut membahas penguatan pelayanan listrik sekaligus pencegahan gangguan jaringan akibat aktivitas menerbangkan layang-layang.

Pembahasan tersebut berlangsung dalam audiensi Bupati Garut Abdusy Syakur Amin bersama Manager PLN UP3 Garut M. Akbar Hurianda di Ruang Pamengkang, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Rabu (30/9/2026).

Bagi pemerintah daerah, kebutuhan energi menjadi bagian penting dalam kesiapan Garut menerima investasi.

Bupati Abdusy Syakur mengatakan ketersediaan listrik yang memadai diperlukan agar aktivitas investasi dapat didukung dengan infrastruktur energi yang sesuai.

“Sehingga ke depan, Garut akan menjadi daerah yang siap mendukung adanya investasi di Kabupaten Garut,” kata Abdusy Syakur.

Manager PLN UP3 Garut M. Akbar Hurianda menyatakan PLN siap mendukung kebutuhan listrik bagi investor di Kabupaten Garut.

Menurutnya, dukungan tersebut membutuhkan koordinasi yang lebih intensif antara PLN, pemerintah daerah dan masyarakat.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Garut Besok Minggu 27 September 2026, Hujan Berpotensi Turun

“PLN Garut siap untuk mendukung investasi yang ada di Kabupaten Garut, dan tentu itu perlu adanya kolaborasi yang makin intens dengan Pemerintah Kabupaten Garut dan masyarakat,” ujar Akbar.

Gangguan Listrik Akibat Layang-layang Jadi Perhatian

Selain kebutuhan listrik untuk investasi, persoalan gangguan jaringan juga menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut.

PLN meminta dukungan pemerintah daerah dan masyarakat untuk mencegah aktivitas menerbangkan layang-layang di sekitar jaringan listrik.

Menurut Akbar, aktivitas tersebut menjadi salah satu penyebab gangguan listrik di Garut.

“Mudah-mudahan kami bisa di-support. Terima kasih juga Pak Bupati, terkait dengan layang-layang itu kami juga memohon dukungan, support, serta bantuan dari masyarakat,” ucapnya.

Persoalan keselamatan jaringan listrik sebelumnya juga menjadi perhatian PLN UP3 Garut.

Pada September 2026, PLN melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai risiko aktivitas di sekitar jaringan listrik, termasuk bermain layang-layang.

PLN mengimbau masyarakat memilih lokasi bermain yang jauh dari jaringan listrik karena layang-layang, terutama yang menggunakan material penghantar listrik, dapat menimbulkan risiko keselamatan dan gangguan jaringan.

Baca Juga :  Korea Selatan vs Ekuador 3-0, Debut Robert Moreno Langsung Berbuah Kemenangan

Listrik Andal Jadi Bagian dari Dukungan Investasi

Pembahasan mengenai listrik untuk investasi bukan hanya berkaitan dengan ketersediaan pasokan, tetapi juga keandalan pelayanan.

Kebutuhan tersebut semakin relevan dengan berkembangnya aktivitas industri di Kabupaten Garut.

Sehari sebelum audiensi, PLN UP3 Garut diberitakan mendukung ekspansi industri sepatu PT Ultimate Noble Indonesia melalui perubahan daya pelanggan dari 5.190 kVA menjadi 7.500 kVA.

Dalam konteks tersebut, kolaborasi antara pemerintah daerah dan PLN menjadi bagian dari upaya memastikan kebutuhan energi dapat mengikuti perkembangan aktivitas ekonomi.

Di sisi lain, masyarakat juga memiliki peran dalam menjaga keandalan jaringan dengan menghindari aktivitas yang berpotensi mengganggu jaringan listrik.

Bagi Pemkab Garut dan PLN UP3 Garut, dua persoalan tersebut—kebutuhan listrik bagi investasi dan pencegahan gangguan jaringan—sama-sama berkaitan dengan kualitas pelayanan kelistrikan di daerah.***

Penulis : Soni Tarsoni

Editor : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cek BSU 2026: 13,3 Juta Pekerja Dapat Rp900 Ribu
260 Becak Listrik Prabowo Dibagikan Gratis untuk Pengemudi Senior di Garut
Pajak Motor dan Mobil Bisa Dicek Online, Begini Caranya
Ulang Tahun ke-28 Google, Mengapa Dirayakan Setiap 27 September?
Prakiraan Cuaca Garut Besok Minggu 27 September 2026, Hujan Berpotensi Turun
Avengers Endgame Encore Tayang di Bioskop, Ini Bedanya dengan Versi 2019
Demo Hari Ini, 50 Ribu Buruh Bergerak di Jakarta: Cek Lokasi dan Jalur Alternatif
PWI Konsolidasikan 38 Portal Daerah, Siap Diluncurkan Serentak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:49 WIB

PLN UP3 Garut Siap Dukung Investasi, Gangguan Layang-layang Disorot

Kamis, 1 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Cek BSU 2026: 13,3 Juta Pekerja Dapat Rp900 Ribu

Rabu, 30 September 2026 - 20:41 WIB

260 Becak Listrik Prabowo Dibagikan Gratis untuk Pengemudi Senior di Garut

Senin, 28 September 2026 - 18:37 WIB

Pajak Motor dan Mobil Bisa Dicek Online, Begini Caranya

Minggu, 27 September 2026 - 10:39 WIB

Ulang Tahun ke-28 Google, Mengapa Dirayakan Setiap 27 September?

Berita Terbaru

Timnas Argentina menghadapi Bolivia dalam laga persahabatan internasional, dengan Argentina unggul 2-0 saat jeda babak pertama .(Ilustrasi Warta Garut)

Olahraga

Argentina vs Bolivia 2-0, Ini Statistik Babak Pertamanya

Kamis, 1 Okt 2026 - 08:13 WIB

Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Jakarta, Kamis (1/10/2026). (Ilustrasi Warta Garut)

PEMERINTAHAN

Hari Kesaktian Pancasila 2026: Tema, Sejarah dan Maknanya

Kamis, 1 Okt 2026 - 07:33 WIB

 Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026 yang disiapkan pemerintah untuk sekitar 13,3 juta pekerja pada kuartal IV 2026 (ilustrasi Warta Garut)

GARUT TERKINI

Cek BSU 2026: 13,3 Juta Pekerja Dapat Rp900 Ribu

Kamis, 1 Okt 2026 - 06:45 WIB