Reses Pertama Dra. H. Eneng Kustini dari PKS, Soroti Masalah Kesehatan dan Kelangkaan Pupuk di Garut

Kamis, 17 Oktober 2024 - 08:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Reses Pertama Dra. H. Eneng Kustini dari PKS, Soroti Masalah Kesehatan dan Kelangkaan Pupuk di Garut

Reses Pertama Dra. H. Eneng Kustini dari PKS, Soroti Masalah Kesehatan dan Kelangkaan Pupuk di Garut

WARTAGARUT.COM – Dra. H. Eneng Kustini Sukarno, anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi PKS, menggelar reses masa sidang pertama tahun 2024 di berbagai desa untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Selama reses ini, H. Eneng Kustini Sukarno menemukan berbagai masalah utama yang mempengaruhi kesejahteraan warga, terutama terkait kesehatan, infrastruktur, dan kelangkaan pupuk subsidi.

Salah satu isu paling mendesak yang muncul selama reses adalah rendahnya kepemilikan kartu BPJS di Desa Dayeuhmanggung dan Karyamekar, yang baru mencapai 60 persen, jauh di bawah target Kabupaten Garut.

H. Eneng Kustini Sukarno mengkritik ketidaktepatan sasaran penggunaan BPJS, di mana justru warga yang mampu yang memiliki kartu BPJS, sedangkan mereka yang benar-benar membutuhkan masih banyak yang belum mendapatkan akses.

Baca Juga :  Uang Tunai Bakal Hilang? Ini Fakta di Balik Transaksi Digital

“Ini masalah serius. Bagaimana kita bisa bicara tentang kesejahteraan jika layanan kesehatan yang seharusnya gratis untuk warga miskin, malah lebih banyak digunakan oleh mereka yang mampu?” ujar Eneng pada Selasa 15 Oktober 2024.

Tidak hanya itu, keluhan terkait layanan rumah sakit juga menjadi sorotan, khususnya mengenai sikap petugas medis yang dinilai kurang baik, memperburuk kondisi pasien.

Eneng berharap ada peningkatan dalam pelayanan rumah sakit agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang lebih manusiawi dan memadai.

Selain masalah kesehatan, Eneng juga menyoroti kelangkaan pupuk subsidi yang terjadi di daerah Cilawu.

Sebagai wilayah dengan mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani, kelangkaan pupuk ini sangat mengkhawatirkan.

Eneng menegaskan bahwa jika masalah ini tidak segera ditangani, akan berdampak serius pada ketahanan pangan dan berpotensi meningkatkan kemiskinan di Garut.

Baca Juga :  Garudayaksa FC vs Persib Bandung: Peralta Bawa Maung Bandung Unggul 1-0

“Kita harus pastikan pupuk subsidi tersedia tepat waktu, terutama bagi para petani kecil. Kelangkaan ini tidak bisa dibiarkan karena dapat mengancam kehidupan para petani dan ketahanan pangan kita,” tambahnya.

Isu lain yang turut disampaikan masyarakat adalah masalah transparansi dalam penyaluran bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), serta kebutuhan alat peraga pendidikan di sekolah swasta dan BPJS untuk guru.

Warga juga menyampaikan aspirasi mengenai perlunya bantuan pendidikan bagi anak-anak yang putus kuliah agar mereka bisa menyelesaikan pendidikan tinggi.

Eneng berkomitmen untuk membawa semua aspirasi ini kepada pihak terkait, dengan harapan pemerintah segera menindaklanjuti dan mencari solusi yang terbaik demi kesejahteraan masyarakat Garut.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wisuda Tahfidz Qur’an MAN 5 Garut, Kemenag Tekankan Literasi dan Akhlak
Sertifikat Tahfidz Kemenag Harus Lewati Ujian Resmi, Ini Penjelasannya
Kemenag Garut Ajak Tokoh Agama Rawat Keberagaman dan Budaya Lokal
PESONA Perikanan, Upaya Dinas Perikanan dan Peternakan Garut dalam Penguatan Nilai Tambah untuk Kesejahteraan Bersama
Peserta PBI PBPU Garut Turun pada 2026, Anggaran JKN Naik
Kemenag Garut Petakan Calon Kepala KUA, Perceraian Jadi Tantangan
Kepala Kemenag Garut Dorong Guru Melek Digital Lewat AKGTK 2026
OMI Jawa Barat 2026 Digelar, Kemenag Garut Bidik Tiket ke Tingkat Nasional

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:56 WIB

Wisuda Tahfidz Qur’an MAN 5 Garut, Kemenag Tekankan Literasi dan Akhlak

Selasa, 20 Oktober 2026 - 05:57 WIB

Sertifikat Tahfidz Kemenag Harus Lewati Ujian Resmi, Ini Penjelasannya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:16 WIB

Kemenag Garut Ajak Tokoh Agama Rawat Keberagaman dan Budaya Lokal

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:35 WIB

PESONA Perikanan, Upaya Dinas Perikanan dan Peternakan Garut dalam Penguatan Nilai Tambah untuk Kesejahteraan Bersama

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Peserta PBI PBPU Garut Turun pada 2026, Anggaran JKN Naik

Berita Terbaru

Plt Kepala MAN 1 Garut berfoto bersama siswi usai melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di ruang komputer MAN 1 Garut, Jalan Jend. Ahmad Yani Koropeak, Suci, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Selasa (27/10/2026).

PENDIDIKAN

MAN 1 Garut Siapkan 348 Siswa Hadapi TKA 2026

Selasa, 27 Okt 2026 - 10:51 WIB

Ilustrasi Persebaya Surabaya menang 3-1 atas Madura United dalam Derbi Suramadu di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (26/10/2026).

Olahraga

Persebaya vs Madura United 3-1, Bajul Ijo Menang Dramatis

Senin, 26 Okt 2026 - 21:23 WIB

Ilustrasi kondisi langit di wilayah Kabupaten Garut.

GARUT TERKINI

Prakiraan Cuaca Garut Hari Ini 26 Oktober 2026, Cek Potensi Hujan

Senin, 26 Okt 2026 - 06:44 WIB