WARTAGARUT.COM – Santri MA Unggulan Al Mashduqi Boarding School Garut berhasil meraih dua penghargaan nasional dalam ajang National Schools Debating Championship (NSDC) SMENTION (Smart Teen Competition) 2026, dengan mengusung isu kepedulian lingkungan sebagai tema utama debat.
Dalam kompetisi tingkat nasional tersebut, tim debat Al Mashduqi tampil konsisten dan kompetitif. Tim 2 meraih Juara Harapan 1 melalui Muhammad Azka Yumna Al Fath (Grade 5), Rasya Iskandar Fawaz Albari (Grade 4), dan Satria Nashif Arganta (Grade 5).
Sementara itu, Tim 1 menyabet Juara Harapan 2 yang diperkuat oleh Sahna Kanaya Aisah, Natasya Ramadhany Bakhtiar, dan Zunaira Arifa Marwa, seluruhnya siswa Grade 4.
Kepala Sekolah MA Unggulan Al Mashduqi Boarding School Garut, H. Muhamad Ikmal Al Hudawi, Lc., M.Pd., mengapresiasi capaian tersebut sebagai hasil kerja keras, disiplin, dan pembinaan berkelanjutan yang dilakukan pihak sekolah.
“Alhamdulillah, kami bersyukur atas prestasi yang diraih para santri. Ini bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga tentang keberanian menyuarakan kepedulian terhadap lingkungan melalui forum debat nasional,” ujar Muhamad Ikmal melalui pesan singkat kepada WARTAGARUT.COM, Selasa (10/2/2026).
Menurutnya, prestasi ini membuktikan bahwa santri Al Mashduqi mampu bersaing secara intelektual di tingkat nasional tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan karakter pesantren.
Ia menjelaskan, pihak sekolah secara konsisten membina kemampuan berpikir kritis, komunikasi publik, serta kepekaan sosial peserta didik melalui berbagai program akademik dan ekstrakurikuler.
“Kami membekali santri dengan kemampuan riset, argumentasi, dan etika berdiskusi. Harapannya, mereka tidak hanya pintar berbicara, tetapi juga mampu membawa solusi bagi persoalan masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Muhamad Ikmal menilai tema lingkungan yang diangkat para santri dalam debat menjadi bukti bahwa generasi muda pesantren memiliki kepedulian tinggi terhadap isu global, termasuk perubahan iklim dan kelestarian alam.
“Isu lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Santri harus menjadi pelopor dalam menjaga bumi sejak dini,” ucapnya.
Prestasi ini juga menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika MA Unggulan Al Mashduqi yang beralamat di Jalan KH. Mashduqi No. 67, Pananjung, Tarogong Kaler, Garut, Jawa Barat, untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan berbasis karakter, prestasi, dan kepedulian sosial.
Pihak sekolah berharap keberhasilan di NSDC SMENTION 2026 dapat membuka peluang lebih luas bagi santri untuk tampil di ajang nasional maupun internasional, sekaligus memperkuat citra Garut sebagai daerah penghasil generasi unggul.
“Insyaallah, kami akan terus berbenah dan memperkuat sistem pembinaan agar prestasi ini tidak berhenti di sini,” pungkas Muhamad Ikmal.***
Penulis : Soni Tarsoni

















