WARTAGARUT.COM – Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Gunung Djati Bandung resmi menjalin kerja sama dengan Yayasan Al-Musaddadiyah Garut untuk memperkuat pelaksanaan pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia berbasis nilai keislaman dan kebudayaan.
Kolaborasi strategis tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. H. Dedi Supriadi, S.Ag., M.Hum., dan Ketua Yayasan Al-Musaddadiyah Garut, Dr. Nahdi Hadiyanto, M.Si.
Kerja sama ini menjadi langkah penting dalam memperluas kontribusi dunia akademik terhadap masyarakat sekaligus memperkuat peran lembaga pendidikan dalam menjawab tantangan pengembangan generasi muda di era modern.
Fokus pada Pendidikan, Literasi, dan Penguatan Nilai Keislaman
Melalui kerja sama tersebut, kedua lembaga sepakat mengembangkan berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan, penguatan literasi, pengembangan kebudayaan, serta pembinaan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Bandung, Dr. Dedi Supriadi, menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak hanya bertugas menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, kerja sama dengan Yayasan Al-Musaddadiyah Garut membuka peluang besar bagi dosen dan mahasiswa untuk mengimplementasikan keilmuan melalui berbagai program pengabdian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Ilmu pengetahuan harus mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Karena itu kami ingin menghadirkan program-program yang tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga menyentuh aspek sosial, budaya, literasi, dan penguatan nilai keislaman,” ujarnya.
Al-Musaddadiyah Garut Sambut Positif Kolaborasi
Ketua Yayasan Al-Musaddadiyah Garut, Dr. Nahdi Hadiyanto, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kemitraan dengan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas program pendidikan, sosial, dan keagamaan yang selama ini dijalankan Yayasan Al-Musaddadiyah Garut.
Ia berharap kolaborasi yang telah disepakati tidak berhenti pada penandatanganan dokumen semata, melainkan diwujudkan melalui berbagai kegiatan konkret yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
“Kerja sama ini merupakan peluang besar untuk menghadirkan program yang berdampak langsung bagi peserta didik, mahasiswa, tenaga pendidik, maupun masyarakat umum,” katanya, usai MoU di Kantor Yayasan Al Musaddadiyah Garut, Rabu, (3/6/2026).
Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pendidikan
Dalam implementasinya, kedua lembaga akan melaksanakan berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan literasi keagamaan, pengembangan kebudayaan, serta pemberdayaan masyarakat berbasis pendidikan.
Program-program tersebut juga diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat dalam menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan sosial dan pendidikan.
Selain mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, kerja sama ini juga memberikan kesempatan bagi Yayasan Al-Musaddadiyah Garut untuk memperoleh dukungan akademik, pendampingan program, serta penguatan kapasitas kelembagaan.
Sinergi Akademik untuk Generasi Unggul
Baik UIN Sunan Gunung Djati Bandung maupun Yayasan Al-Musaddadiyah Garut memiliki visi yang sama dalam menciptakan masyarakat yang cerdas, berdaya saing, berbudaya, dan berkarakter.
Melalui sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan masyarakat, kedua pihak optimistis dapat melahirkan program-program inovatif yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi pembangunan sumber daya manusia.
Kolaborasi ini juga diharapkan menjadi model kemitraan yang mampu memperkuat hubungan antara dunia akademik dan masyarakat dalam membangun generasi yang berlandaskan nilai keislaman, kemanusiaan, dan kebangsaan.***
Penulis : Soni Tarsoni

















