WARTAGARUT.COM – Institut Kesehatan Karsa Husada Garut (IKKHG) terus memperkuat kualitas pendidikan tenaga kesehatan. Program Studi D3 Kebidanan menggelar Kuliah Pakar bertema Metode SICRING (Spiritual Coherence Healing) untuk Praktik Kebidanan sebagai upaya membekali mahasiswa dengan pendekatan pelayanan kesehatan yang holistik.
Kegiatan yang berlangsung pada 7 Juli 2026 tersebut menghadirkan narasumber Dr. Siti Sugih Hartiningsih, S.Si., M.Kes., yang memberikan pemaparan mengenai penerapan Metode SICRING (Spiritual Coherence Healing) dalam praktik kebidanan.
Rektor Institut Kesehatan Karsa Husada Garut (IKKHG), Dr. Iwan Wahyudi, S.Kep., Ners., M.Kep., mengatakan kegiatan akademik seperti kuliah pakar menjadi bagian dari komitmen institusi dalam meningkatkan mutu pendidikan dan memperluas wawasan mahasiswa agar siap menghadapi perkembangan dunia kesehatan.
“Kuliah pakar ini merupakan salah satu bentuk komitmen institusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan sehingga mahasiswa memiliki kompetensi yang semakin komprehensif sesuai perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan pelayanan kesehatan.”
Metode SICRING untuk Praktik Kebidanan
Dalam paparannya, Dr. Siti Sugih Hartiningsih menjelaskan bahwa Metode SICRING (Spiritual Coherence Healing) merupakan pendekatan yang mengintegrasikan aspek fisik, emosional, dan spiritual dalam proses pelayanan kesehatan.
Pendekatan tersebut bertujuan menciptakan keselarasan dalam proses penyembuhan sehingga pelayanan kebidanan tidak hanya berfokus pada kondisi fisik pasien, tetapi juga memperhatikan kebutuhan psikologis dan spiritual.
“Metode SICRING mengedepankan keselarasan antara aspek fisik, emosional, dan spiritual sehingga dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan secara menyeluruh.”
Melalui materi tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai pentingnya pelayanan yang tidak hanya mengutamakan keterampilan klinis, tetapi juga membangun hubungan yang lebih humanis dengan pasien.
Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa
Kuliah pakar ini diselenggarakan untuk memperluas wawasan mahasiswa D3 Kebidanan mengenai pentingnya integrasi aspek spiritual dalam praktik kebidanan, khususnya saat memberikan asuhan kepada ibu dan bayi.
Dengan memahami konsep pelayanan holistik, mahasiswa diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih komprehensif sesuai kebutuhan pasien.
Rektor IKKHG menegaskan bahwa penguatan kompetensi akademik akan terus menjadi perhatian institusi, baik melalui kegiatan kuliah pakar, seminar ilmiah, maupun kolaborasi dengan para pakar di berbagai bidang kesehatan.
“Kami ingin lulusan Institut Kesehatan Karsa Husada Garut tidak hanya unggul dalam kompetensi klinis, tetapi juga memiliki sikap profesional, beretika, dan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang humanis.”
Perkuat Mutu Pendidikan Kesehatan
Pelaksanaan kuliah pakar menjadi salah satu strategi Institut Kesehatan Karsa Husada Garut dalam menciptakan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan ilmu kesehatan.
Selain memperkaya wawasan akademik, kegiatan tersebut juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengenal berbagai pendekatan terbaru yang dapat diterapkan dalam praktik kebidanan.
Melalui penguatan kompetensi klinis yang dipadukan dengan pemahaman aspek spiritual dan kemanusiaan, IKKHG berharap dapat menghasilkan tenaga kesehatan yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat.
Penulis : Soni Tarsoni


















Komentar