WARTAGARUT.COM – Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Garut memberikan dukungan penuh terhadap rencana pembukaan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) di Institut Kesehatan Karsa Husada Garut (IKKHG).
Langkah tersebut dinilai menjadi solusi strategis untuk mengatasi kekurangan tenaga dokter gigi di Kabupaten Garut yang saat ini masih jauh dari kebutuhan ideal.
Wakil Ketua PDGI Cabang Garut, drg. Andy Feriandi Gumilar, didampingi Ketua Humas PDGI Garut, drg. Patria Legawa Anggadinata., Sp. Pros., menyampaikan apresiasi atas rencana pengembangan pendidikan kedokteran gigi di Garut.
Menurut Andy, keberadaan Fakultas Kedokteran Gigi di IKKHG diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia kesehatan baru yang nantinya dapat memperkuat pelayanan kesehatan gigi dan mulut masyarakat Garut.
“Alhamdulillah kami dari PDGI Cabang Garut sangat mengapresiasi rencana pembukaan kedokteran gigi di Institut Karsa Husada Garut. Mudah-mudahan diberikan kelancaran dan bisa terealisasi dengan baik,” ujar drg. Andy Feriandi Gumilar, saat menghadiri acar Tasyakur bi ni’mah YDHIG dan IKKHG di Sarana Olahraga Institut Kesehatan Karsa Husada Garut, Jl. Nusa Indah, Jayaraga, Kec. Tarogong Kidul, 19 Juni 2026.
Ia menjelaskan, PDGI Garut siap memberikan dukungan, terutama dalam penyediaan sumber daya manusia (SDM), termasuk membantu akses tenaga pendidik dari kalangan dokter gigi dan dokter gigi spesialis.
“Insya Allah untuk dukungan, terutama SDM tenaga pendidik, kita sudah mulai memiliki beberapa dokter spesialis yang bisa membantu. PDGI akan membantu mencarikan, menyediakan, serta membuka akses apabila dibutuhkan dalam proses persiapan maupun operasional nanti,” katanya.
Garut Kekurangan Dokter Gigi, Kebutuhan Mencapai Ratusan Tenaga
drg. Andy mengungkapkan kondisi ketersediaan dokter gigi di Kabupaten Garut masih sangat terbatas jika dibandingkan dengan jumlah penduduk yang harus mendapatkan pelayanan kesehatan.
Saat ini jumlah anggota PDGI Cabang Garut tercatat sekitar 73 dokter gigi. Jumlah tersebut sudah termasuk beberapa dokter gigi yang memasuki usia lanjut maupun tidak lagi aktif penuh.
Jika ditambah dokter gigi nonanggota PDGI, jumlah keseluruhan diperkirakan hanya sekitar 80-an orang.
Jumlah tersebut dinilai belum ideal untuk melayani masyarakat Garut yang memiliki jumlah penduduk sekitar 2,7 juta jiwa.
“Kalau berdasarkan hitungan ideal dari Kementerian Kesehatan, satu dokter gigi itu melayani sekitar 500 orang. Artinya Garut membutuhkan sekitar 600 dokter gigi. Kondisi sekarang tentu masih sangat jauh dari kebutuhan tersebut,” jelasnya.
Menurutnya, persoalan kekurangan dokter gigi semakin terasa karena distribusi tenaga kesehatan belum merata.
Sebagian besar dokter gigi masih terkonsentrasi di wilayah perkotaan, sementara daerah selatan Garut masih mengalami keterbatasan akses pelayanan.
“Saya pernah bertugas di Bungbulang selama enam tahun dan menangani empat puskesmas. Memang terlihat kebutuhan dokter gigi di wilayah selatan sangat besar,” ungkapnya.
FKG IKKHG Diharapkan Perluas Akses Kesehatan Gigi Masyarakat
drg. Andy menilai keberadaan Fakultas Kedokteran Gigi IKKHG tidak hanya berperan mencetak dokter gigi baru, tetapi juga membuka peluang peningkatan edukasi kesehatan gigi hingga wilayah pelosok.
Menurutnya, mahasiswa kedokteran gigi nantinya dapat terlibat dalam program pengabdian masyarakat seperti kegiatan edukasi kesehatan gigi dan mulut melalui program lapangan.
“Kalau ada Fakultas Kedokteran Gigi, tentu akan ada program kesehatan gigi masyarakat seperti KKN atau pengabdian masyarakat. Itu bisa berjalan rutin ke daerah-daerah pelosok, minimal memberikan edukasi kesehatan gigi dan mulut kepada masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, persoalan kesehatan gigi di Garut masih membutuhkan perhatian serius. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2023, angka prevalensi karies gigi di Jawa Barat masih tinggi dan Garut menjadi salah satu daerah dengan angka yang perlu mendapat perhatian.
“Dengan adanya Fakultas Kedokteran Gigi, mudah-mudahan menjadi salah satu solusi besar untuk menekan angka masalah kesehatan gigi di Garut,” ujar drg. Andy.
PDGI Garut berharap rencana pembukaan Fakultas Kedokteran Gigi IKKHG dapat berjalan lancar dan menjadi tonggak baru dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan gigi serta pemerataan tenaga dokter gigi di Kabupaten Garut.***
Penulis : Soni Tarsoni


















Komentar