WARTAGARUT.COM – Institut Kesehatan Karsa Husada Garut (IKKHG) memperkuat pembentukan karakter mahasiswa melalui Pendidikan Bela Negara (PBN) bekerja sama dengan Bakorda Lemdiklat Kementerian Pertahanan Republik Indonesia Kabupaten Garut, Selasa (28/7/2026).
Program tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan disiplin, tetapi juga menanamkan nasionalisme, kepemimpinan, dan tanggung jawab kepada mahasiswa sebagai calon tenaga kesehatan yang akan mengabdi kepada masyarakat.
Rektor Institut Kesehatan Karsa Husada Garut, Dr. Iwan Wahyudi, S.Kep., Ners., M.Kep., menegaskan bahwa penguatan karakter menjadi bagian penting dari pendidikan tinggi kesehatan di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
Melalui Pendidikan Bela Negara, mahasiswa diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu menunjukkan integritas, etika profesi, semangat kebangsaan, serta kesiapan menghadapi berbagai situasi di lapangan.
“Mahasiswa kesehatan tidak cukup hanya unggul secara akademik, tetapi juga harus memiliki karakter, disiplin, dan semangat pengabdian.”katanya
Bekal Karakter bagi Calon Tenaga Kesehatan
Di dunia kesehatan, kemampuan teknis saja dinilai belum cukup. Tenaga kesehatan juga dituntut memiliki kedisiplinan, kemampuan bekerja sama, kepedulian sosial, dan tanggung jawab terhadap masyarakat.
“Pendidikan Bela Negara menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk menghadapi tantangan profesi di masa depan.”ujarnya.
Karena itu, IKKHG menghadirkan Pendidikan Bela Negara sebagai bagian dari upaya membentuk lulusan yang unggul, religius, profesional, dan memiliki wawasan kebangsaan.
Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk pembinaan karakter yang mendukung kesiapan mahasiswa memasuki dunia kerja maupun pengabdian kepada masyarakat.
Kerja Sama Berkelanjutan dengan Kemenhan RI
Selain pelaksanaan Pendidikan Bela Negara, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara IKKHG dan Bakorda Lemdiklat Kementerian Pertahanan RI Kabupaten Garut.
Kerja sama ini bertujuan memperkuat sinergi dalam penyelenggaraan Program Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN) serta Pendidikan Bela Negara secara berkelanjutan.
Melalui kolaborasi tersebut, kampus berharap pembinaan karakter mahasiswa dapat berlangsung secara konsisten dan menjadi bagian dari pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan.
Bagi mahasiswa, program ini memberikan pengalaman pembelajaran di luar ruang kelas yang memperkuat nilai disiplin, kepemimpinan, kerja sama, dan kecintaan terhadap tanah air.
Orang tua pun memperoleh keyakinan bahwa pendidikan di perguruan tinggi tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga membentuk karakter dan profesionalisme lulusan.
Penulis : Soni Tarsoni


















Komentar