WARTAGARUT.COM – Sebanyak 629 lulusan Uniga dari delapan fakultas dan satu program pascasarjana resmi diwisuda Universitas Garut (UNIGA) dalam Sidang Terbuka Senat Wisuda Sarjana dan Magister Angkatan XLIV Gelombang II Tahun Akademik 2025/2026.
Jumlah tersebut kembali memperkuat kontribusi UNIGA dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) Kabupaten Garut.
Prosesi wisuda berlangsung di Kampus Universitas Garut (UNIGA), Jalan Prof. KH. Cecep Syarifuddin (Jl. Raya Samarang No. 52A), Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Sabtu (25/7/2026).
FPIK Cetak Lulusan Terbanyak
Dari total 629 wisudawan, Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan (FPIK) menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan 178 wisudawan, disusul Fakultas Ekonomi (FEKON) sebanyak 159 wisudawan.
Adapun komposisi lulusan lainnya meliputi Program Pascasarjana 58 orang, Fakultas Pertanian 40 orang, FMIPA 19 orang, Fakultas Teknik 25 orang, Fakultas Ilmu Komunikasi dan Informasi (KOMINFO) 72 orang, Fakultas Kewirausahaan (FKWU) 2 orang, serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) sebanyak 76 orang.
Rektor Universitas Garut, Dr. Irfan Nabhani, S.E., M.T., mengatakan bertambahnya lulusan menjadi bagian dari komitmen UNIGA dalam membangun kualitas SDM Garut.
“Universitas Garut telah menginjak usia 28 tahun. Kami berharap terus berkontribusi mencetak lulusan yang kompeten, berintegritas, dan menjadi mitra strategis bagi pemerintah maupun masyarakat dalam memajukan Kabupaten Garut.”katanya.
Menurutnya, keberhasilan UNIGA tidak hanya diukur dari jumlah lulusan, tetapi juga dari kualitas dan daya saing mereka di dunia kerja maupun masyarakat.
UNIGA Siapkan Smart Classroom hingga Laboratorium Agroforestry
Selain meningkatkan mutu lulusan, UNIGA juga terus memperkuat kualitas pendidikan melalui pengembangan infrastruktur dan inovasi pembelajaran.
“Berbagai penguatan kurikulum, digitalisasi layanan akademik, peningkatan kualitas dosen, pengembangan riset dan inovasi, serta perluasan jejaring kemitraan terus kami lakukan agar lulusan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.”ujarnya
UNIGA saat ini mengelola 28 program studi, terdiri atas 1 program pascasarjana dan 8 fakultas. Pada 2024, kampus ini juga membuka Program Doktor Administrasi Publik.
Selama tahun akademik 2025/2026, tiga program studi berhasil meraih Akreditasi Unggul, yakni Magister Administrasi Publik, Teknik Elektro S1, dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) S1.
Sebagai bagian dari transformasi digital, seluruh ruang kuliah juga mulai diarahkan menjadi smart classroom.
“Insya Allah mulai tahun ini atau dalam satu tahun ke depan, seluruh kelas di Universitas Garut akan menjadi smart classroom.”tturnya.
Miliki 6.074 Mahasiswa Aktif dan Perluas Beasiswa
Saat ini UNIGA memiliki 6.074 mahasiswa aktif, dengan 1.535 mahasiswa baru pada tahun akademik 2025/2026.
Untuk memperluas akses pendidikan, UNIGA menyediakan berbagai program beasiswa, mulai dari beasiswa prestasi, tahfidz, yatim, KIP Kuliah, hingga bantuan Pemerintah Kabupaten Garut.
Penerima KIP Kuliah yang masih aktif mencapai 635 mahasiswa atau sekitar 10 persen dari total mahasiswa aktif. Selain itu terdapat 205 penerima bantuan pendidikan Kabupaten Garut dan 117 penerima Program Satu Desa Satu Sarjana.
UNIGA juga tengah mengembangkan lahan sekitar 12 hektare sebagai laboratorium agroforestry, hortikultura, agrowisata, serta laboratorium ketahanan pangan untuk mendukung pembelajaran berbasis praktik.
Di tingkat internasional, UNIGA mulai memperluas kerja sama, salah satunya melalui pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional, sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing lulusan di tingkat global.
Penulis : Soni Tarsoni


















Komentar