Wajib Belajar Pra-Sekolah 1 Tahun di Garut Segera Berlaku, Apa Dampaknya?

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bunda PAUD Kabupaten Garut bersama Kepala Dinas Pendidikan memimpin rapat koordinasi lintas OPD untuk memantapkan implementasi program wajib belajar 1 tahun pra-sekolah di Kabupaten Garut.

Bunda PAUD Kabupaten Garut bersama Kepala Dinas Pendidikan memimpin rapat koordinasi lintas OPD untuk memantapkan implementasi program wajib belajar 1 tahun pra-sekolah di Kabupaten Garut.

WARTAGARUT.COM – Program wajib belajar pra-sekolah selama 1 tahun di Kabupaten Garut mulai dimatangkan melalui koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai upaya memastikan seluruh anak memperoleh layanan pendidikan anak usia dini sebelum memasuki Sekolah Dasar (SD).

Program tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas OPD yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Garut di Kantor Disdik Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Jumat (24/7/2026).

Rakor dihadiri Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Garut Tinneke Hermina, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut Asep Wawan Budiman, serta perwakilan Dinas Kesehatan, DPPKBPPPA, dan sejumlah perangkat daerah terkait.

Pendidikan Pra-Sekolah Dinilai Menentukan Masa Depan Anak

Bunda PAUD Kabupaten Garut, Tinneke Hermina, menegaskan usia dini merupakan golden age atau masa emas yang sangat menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Baca Juga :  Ketua PDM Garut Tekankan Dialog dan Amal Saleh dalam Pelantikan Kepala SMP Muhammadiyah

“Wajib belajar 1 tahun pra-sekolah bukan sekadar menambah lama belajar, tetapi memastikan setiap anak memperoleh kesempatan belajar, bermain, tumbuh, dan berkembang sesuai tahap usianya,” ujar Tinneke.

Menurutnya, keberhasilan program membutuhkan regulasi yang kuat, dukungan anggaran, dan sinergi lintas OPD agar implementasinya berjalan optimal dan berkelanjutan.

Ia juga mengajak seluruh perangkat daerah bersama-sama mengawal pelaksanaan program sehingga tidak ada anak yang memasuki SD tanpa memperoleh layanan pendidikan pra-sekolah yang berkualitas.

Grand Design Disiapkan Hingga 2029

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Asep Wawan Budiman, menjelaskan pendidikan anak usia dini menjadi fondasi penting dalam membangun perkembangan fisik, karakter, kemampuan sosial, serta kesiapan anak memasuki pendidikan dasar.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Garut Hari Ini 26 Oktober 2026, Cek Potensi Hujan

“Implementasi wajib belajar 1 tahun pra-sekolah merupakan langkah strategis untuk memastikan setiap anak memperoleh pendidikan yang menyenangkan, aman, ramah anak, inklusif, dan bermutu sebelum memasuki sekolah,” katanya.

Asep menjelaskan Disdik Kabupaten Garut telah menyusun Grand Design Implementasi Wajib Belajar 1 Tahun Pra-Sekolah 2026–2029 berdasarkan hasil profiling Kabupaten Garut Tahun 2026 serta diselaraskan dengan arah kebijakan pembangunan pendidikan anak usia dini.

Dokumen tersebut diharapkan menjadi pedoman seluruh OPD dan pemangku kepentingan dalam memperluas akses sekaligus meningkatkan mutu layanan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Garut.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MAN 1 Garut Siapkan 348 Siswa Hadapi TKA 2026
Readhaton Masagi MTsN 1 Garut Hidupkan Budaya Literasi Siswa
Ketua PDM Garut Tekankan Dialog dan Amal Saleh dalam Pelantikan Kepala SMP Muhammadiyah
Ziarah Perdana Usai Pelantikan, BEST Al Mashduqi IIBS Garut Teladani Jejak Ulama di Momentum Hari Santri
Hari Santri Nasional 202026, Kepala SMK Muhammadiyah Garut Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak
Kado Indah Hari Santri, Santri Murid Al Mashduqi IIBS Garut Ukir Prestasi di Dua Kompetisi Nasional
Hari Santri 2026, Ketua PDM Garut Dorong Santri Jadi Penggerak Perubahan
Hari Santri 2026, Ini Pesan Kepala SMK Muhammadiyah Garut untuk Generasi Muda

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:51 WIB

MAN 1 Garut Siapkan 348 Siswa Hadapi TKA 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Readhaton Masagi MTsN 1 Garut Hidupkan Budaya Literasi Siswa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Ketua PDM Garut Tekankan Dialog dan Amal Saleh dalam Pelantikan Kepala SMP Muhammadiyah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Ziarah Perdana Usai Pelantikan, BEST Al Mashduqi IIBS Garut Teladani Jejak Ulama di Momentum Hari Santri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Hari Santri Nasional 202026, Kepala SMK Muhammadiyah Garut Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak

Berita Terbaru

Plt Kepala MAN 1 Garut berfoto bersama siswi usai melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di ruang komputer MAN 1 Garut, Jalan Jend. Ahmad Yani Koropeak, Suci, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Selasa (27/10/2026).

PENDIDIKAN

MAN 1 Garut Siapkan 348 Siswa Hadapi TKA 2026

Selasa, 27 Okt 2026 - 10:51 WIB

Ilustrasi Persebaya Surabaya menang 3-1 atas Madura United dalam Derbi Suramadu di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (26/10/2026).

Olahraga

Persebaya vs Madura United 3-1, Bajul Ijo Menang Dramatis

Senin, 26 Okt 2026 - 21:23 WIB

Ilustrasi kondisi langit di wilayah Kabupaten Garut.

GARUT TERKINI

Prakiraan Cuaca Garut Hari Ini 26 Oktober 2026, Cek Potensi Hujan

Senin, 26 Okt 2026 - 06:44 WIB