WARTAGARUT.COM – Yayasan Dharma Husada Insani Garut (YDHIG) bersama Institut Kesehatan Karsa Husada Garut (IKKHG) menggelar olahraga bersama sekaligus layanan kesehatan gratis bagi masyarakat di Lapangan Kerkop, Jalan Merdeka, Garut, Jumat (4/9/2026).
Kegiatan tersebut mempertemukan civitas academica IKKHG dengan masyarakat dalam suasana olahraga dan kebersamaan.
Warga yang datang beraktivitas di Lapangan Kerkop juga mendapat kesempatan memperoleh pemeriksaan dan layanan kesehatan secara gratis.
Mahasiswa, dosen, pegawai, dan masyarakat berbaur dalam kegiatan tersebut.
Kehadiran civitas academica di ruang publik itu menjadi bagian dari upaya mendekatkan institusi pendidikan kesehatan dengan masyarakat.
Kesehatan Tak Hanya Dipelajari di Kampus
Ketua Pembina YDHIG, Dr. H. Hadiat, M.A., mengapresiasi kegiatan yang mempertemukan lingkungan kampus dengan masyarakat tersebut.
Menurut Dr. Hadiat, ilmu kesehatan yang dipelajari di institusi pendidikan seharusnya tidak berhenti di ruang kelas, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kegiatan yang memberikan manfaat kepada masyarakat.
“Kita ingin kesehatan tidak hanya menjadi ilmu yang dipelajari di kampus, tetapi menjadi nilai yang benar-benar hadir dan dirasakan oleh masyarakat.”katanya
Ia menilai keterlibatan mahasiswa dalam pelayanan kepada masyarakat dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran sekaligus pengabdian.
“Ketika mahasiswa belajar tentang kesehatan, kemudian mereka turun langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat, di situlah ilmu menemukan maknanya.”ujarnya
Dr. Hadiat juga mengajak keluarga besar IKKHG menjadikan olahraga sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu sakit untuk mulai memperhatikan kesehatan, tetapi membangun kebiasaan seperti berolahraga, menjaga pola hidup dan rutin memperhatikan kondisi kesehatan.
Menurutnya, kondisi tubuh yang sehat dapat menjadi modal untuk menjalankan aktivitas, baik dalam bekerja, belajar maupun memberikan pelayanan kepada orang lain.
Kampus Dekat dengan Masyarakat
Rektor Institut Kesehatan Karsa Husada Garut (IKKHG), Dr. Iwan Wahyudi, S.Kep., Ners., M.Kep, menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia mengatakan kegiatan bersama masyarakat menjadi ruang bagi civitas academica untuk berinteraksi secara langsung dengan lingkungan di luar kampus.
Menurutnya, mahasiswa tidak hanya memperoleh pembelajaran melalui kegiatan akademik di ruang kelas, tetapi juga dapat memahami kehidupan serta kebutuhan masyarakat melalui keterlibatan langsung.
Layanan kesehatan gratis dalam kegiatan itu juga menjadi salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Keterlibatan mahasiswa dalam pelayanan kesehatan dinilai memberikan pengalaman mengenai pentingnya aspek kepedulian dan empati dalam menjalankan profesi kesehatan.
“Kami ingin mahasiswa memahami bahwa di balik setiap pasien ada manusia yang membutuhkan perhatian. Karena itu, kemampuan profesional harus berjalan bersama dengan kepedulian.”ungkapnya.
Kegiatan di Lapangan Kerkop juga mempertemukan mahasiswa, dosen, pegawai dan warga dalam ruang yang sama.
Mereka mengikuti aktivitas olahraga sekaligus berinteraksi dalam suasana kebersamaan.
Sehat Bersama, Berbagi dengan Sesama
Kegiatan YDHIG dan IKKHG tersebut membawa pesan bahwa menjaga kesehatan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Berolahraga, menjaga pola makan, memperhatikan kondisi kesehatan dan saling mengingatkan untuk menjalani pola hidup sehat menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas hidup.
Bagi Dr. Hadiat, kegiatan tersebut juga menunjukkan bahwa kesehatan dapat menjadi sarana untuk berbagi manfaat kepada orang lain.
Ia mengajak keluarga besar IKKHG mempertahankan kebiasaan berolahraga dan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Mari kita jadikan olahraga sebagai budaya. Sehat bersama, bekerja bersama, belajar bersama, dan memberikan manfaat bersama.”pungkasnya
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi institusi pendidikan kesehatan untuk membangun kedekatan dengan masyarakat melalui aktivitas yang bersifat langsung dan terbuka.
Dari Lapangan Kerkop, pesan yang dibawa sederhana: menjaga kesehatan merupakan bagian dari kepedulian terhadap diri sendiri, sementara membantu orang lain menjaga kesehatan menjadi bentuk kepedulian kepada sesama.***
Penulis : Soni Warta Garut
Editor : Soni Tarsoni

















Komentar