Hari Santri Nasional 202026, Kepala SMK Muhammadiyah Garut Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Murid SMK Muhammadiyah Garut mengikuti upacara Hari Santri Nasional tingkat Kabupaten Garut, Kamis, 22 Oktober 2026.

Murid SMK Muhammadiyah Garut mengikuti upacara Hari Santri Nasional tingkat Kabupaten Garut, Kamis, 22 Oktober 2026.

WARTAGARUT.COM – Murid SMK Muhammadiyah Garut turut mengikuti upacara peringatan Hari Santri Nasional 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Garut di Lapangan Otista, Kecamatan Garut Kota, Kamis (22/10/2026).

Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan semangat kebangsaan, menghargai sejarah perjuangan ulama dan santri, serta memperkuat karakter generasi muda.

Kepala SMK Muhammadiyah Garut, Yan Yan Hermawan, S.Pd.I., memandang peringatan Hari Santri sebagai momentum penting untuk mengingat kembali peran santri dalam perjalanan bangsa sekaligus mendorong generasi muda mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.

“Bagi kami, Hari Santri bukan sekadar peringatan tahunan. Momentum ini menjadi pengingat bagi para murid untuk meneruskan semangat perjuangan para ulama dan santri melalui pendidikan, penguatan akhlak, serta kontribusi nyata bagi masyarakat,” tutur Yan Yan Hermawan, kepada Warta Garut, Kamis, (22/10/2026).

Hari Santri Mengenang Perjuangan Ulama dan Santri

Upacara peringatan Hari Santri Nasional tingkat Kabupaten Garut berlangsung di Lapangan Otista.

Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, memimpin upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar.

Dalam amanat tersebut, Hari Santri ditegaskan sebagai momentum untuk mengenang perjuangan para ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Salah satu peristiwa penting yang melatarbelakangi peringatan ini adalah Resolusi Jihad yang dimaklumatkan oleh K.H. Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945.

Baca Juga :  Kado Indah Hari Santri, Santri Murid Al Mashduqi IIBS Garut Ukir Prestasi di Dua Kompetisi Nasional

Seruan tersebut membangkitkan semangat perjuangan umat Islam dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Nurdin Yana menyampaikan bahwa tantangan santri saat ini berbeda dengan masa perjuangan kemerdekaan.

Generasi sekarang dituntut mengambil peran melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan penguatan akhlak mulia.

“Tantangan zaman memang berubah, tetapi semangat pengabdian kepada negeri tercinta ini bagi seorang santri tidak boleh padam,” ujar Nurdin Yana dalam amanat yang dibacakannya.

Kepala SMK Muhammadiyah Garut Tekankan Ilmu dan Karakter

Bagi lembaga pendidikan, peringatan Hari Santri menjadi kesempatan untuk menanamkan nilai sejarah, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kecintaan terhadap Tanah Air kepada peserta didik.

Keikutsertaan murid SMK Muhammadiyah Garut dalam upacara tersebut juga menjadi bagian dari pembelajaran di luar kelas.

Melalui kegiatan seperti ini, murid diharapkan dapat memahami bahwa semangat perjuangan dapat diwujudkan melalui kesungguhan belajar, pengembangan keterampilan, dan perilaku yang mencerminkan akhlak mulia.

Yan Yan Hermawan menekankan pentingnya pendidikan yang tidak hanya membekali murid dengan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga membentuk karakter.

“Generasi muda perlu mempersiapkan diri dengan ilmu pengetahuan, keterampilan, kedisiplinan, dan akhlak yang baik. Dengan bekal tersebut, mereka dapat menghadapi perkembangan zaman sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

SMK Muhammadiyah Garut sendiri mengusung semangat pendidikan “Religius, Berkarakter, Berprestasi”.

Baca Juga :  Dinas Pendidikan Garut Lirik Karya Inovatif Mahasiswa Dalam Gelar Karya PPG IPI Garut

Nilai tersebut relevan dengan pesan Hari Santri yang mendorong generasi muda agar mampu mengembangkan kemampuan tanpa meninggalkan prinsip keagamaan dan tanggung jawab sosial.

Santri Berperan dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045

Peringatan Hari Santri Nasional 2026 mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”.

Tema tersebut menyoroti pentingnya peran santri dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul untuk menyongsong 100 tahun kemerdekaan Indonesia pada 2045.

Dalam amanat Menteri Agama yang dibacakan Nurdin Yana, santri didorong untuk berkontribusi dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, ilmu pengetahuan, kewirausahaan, hingga kepemimpinan.

Santri juga diharapkan menjadi penjaga kerukunan, penggerak kemandirian ekonomi, dan pihak yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.

Bagi murid sekolah kejuruan, semangat tersebut dapat diwujudkan melalui penguasaan kompetensi, pengembangan kreativitas, kedisiplinan, dan kesiapan memasuki dunia kerja maupun membangun usaha.

“Harapan kami, para murid dapat tumbuh menjadi generasi yang religius, mandiri, berprestasi, dan memiliki kepedulian terhadap sesama. Semangat Hari Santri hendaknya tidak berhenti pada upacara, tetapi diwujudkan dalam kegiatan belajar dan perilaku sehari-hari,” kata Yan Yan Hermawan.

Melalui momentum Hari Santri, keikutsertaan murid SMK Muhammadiyah Garut dalam upacara di Lapangan Otista diharapkan memperkuat pemahaman tentang sejarah perjuangan bangsa sekaligus menumbuhkan semangat untuk berkontribusi bagi masa depan Indonesia.***

Penulis : Soni Tarsoni

Editor : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kado Indah Hari Santri, Santri Murid Al Mashduqi IIBS Garut Ukir Prestasi di Dua Kompetisi Nasional
Hari Santri 2026, Ketua PDM Garut Dorong Santri Jadi Penggerak Perubahan
Hari Santri 2026, Ini Pesan Kepala SMK Muhammadiyah Garut untuk Generasi Muda
Duta Baca GELIS MASAGI MTsN 1 Garut Dorong Budaya Literasi Siswa
Pengajian Aisyiyah Garut, Dr Agus Rahmat Nugraha Bahas Pendusta Ayat Allah
Qisti dan Marsela Harumkan MAN 1 Garut Lewat Lomba Syarhil Qur’an
Dinas Pendidikan Garut Lirik Karya Inovatif Mahasiswa Dalam Gelar Karya PPG IPI Garut
Gelar Karya PPG IPI Garut Hadirkan Inovasi untuk Masalah Pembelajaran

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Hari Santri Nasional 202026, Kepala SMK Muhammadiyah Garut Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Kado Indah Hari Santri, Santri Murid Al Mashduqi IIBS Garut Ukir Prestasi di Dua Kompetisi Nasional

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Hari Santri 2026, Ketua PDM Garut Dorong Santri Jadi Penggerak Perubahan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:58 WIB

Hari Santri 2026, Ini Pesan Kepala SMK Muhammadiyah Garut untuk Generasi Muda

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Duta Baca GELIS MASAGI MTsN 1 Garut Dorong Budaya Literasi Siswa

Berita Terbaru