WARTAGARUT.COM – UNIGA terus memperkuat langkah menuju kampus bertaraf internasional. Salah satu buktinya adalah realisasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional sebagai bagian dari pengembangan jejaring global dan peningkatan daya saing lulusan.
Komitmen tersebut disampaikan Rektor Universitas Garut (UNIGA), Dr. Irfan Nabhani, S.E., M.T., dalam Sidang Terbuka Senat Universitas Garut Wisuda Sarjana dan Magister Angkatan XLIV Gelombang II Tahun Akademik 2025/2026 yang berlangsung di Kampus Universitas Garut (UNIGA), Jalan Prof. KH. Cecep Syarifuddin (Jl. Raya Samarang No. 52A), Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Sabtu (25/7/2026).
KKN Go Internasional Jadi Langkah Nyata
Menurut Dr. Irfan Nabhani, penguatan kerja sama internasional menjadi salah satu prioritas pengembangan UNIGA agar mampu menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing lebih luas.
“Sebagai bagian dari perguruan tinggi yang unggul dalam rangka go internasional, kami mulai merintis beberapa kerja sama dengan negara-negara lain. Salah satu yang sudah kami realisasikan adalah KKN internasional.”ujarnya.
Ia menjelaskan, pengembangan jejaring luar negeri tidak hanya bertujuan memperluas pengalaman mahasiswa, tetapi juga membuka peluang kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang UNIGA untuk meningkatkan kualitas institusi sekaligus memperluas pengakuan di tingkat internasional.
Perkuat Kolaborasi Global dan Mutu Pendidikan
Selain memperluas jejaring internasional, UNIGA terus melakukan berbagai pembenahan di bidang akademik dan tata kelola kampus.
“Berbagai upaya penguatan kurikulum, digitalisasi layanan akademik, peningkatan kualitas dosen, pengembangan riset dan inovasi, serta perluasan jejaring kemitraan terus kami lakukan agar lulusan Universitas Garut mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.”
Saat ini UNIGA memiliki 28 program studi, terdiri atas 1 program pascasarjana dan 8 fakultas. Pada 2024, kampus ini juga membuka Program Doktor Administrasi Publik.
Transformasi digital pun terus dipercepat melalui pengembangan smart classroom yang ditargetkan diterapkan di seluruh ruang kuliah.
Rektor menegaskan bahwa pengembangan kerja sama internasional merupakan bagian dari upaya menjadikan UNIGA sebagai perguruan tinggi yang mampu memberikan kontribusi lebih besar bagi pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kualitas lulusan agar siap menghadapi persaingan global.***
Penulis : Soni Tarsoni


















Komentar