WARTAGARUT.COM – Gerhana matahari total akan menjadi salah satu fenomena astronomi paling dinantikan pada 2027.
Kota Makkah, Arab Saudi, diperkirakan mengalami kegelapan total selama lebih dari lima menit ketika Bulan menutupi seluruh permukaan Matahari.
Fenomena gerhana matahari total tersebut dijadwalkan berlangsung pada 2 Agustus 2027.
Berdasarkan informasi yang dikutip dari Arabia Weather, Selasa (14/7/2026), Makkah akan berada di jalur totalitas sehingga dapat menyaksikan puncak gerhana secara penuh.
Gerhana Matahari Total 2027 di Makkah
Gerhana Matahari Total terjadi ketika Bulan berada tepat di antara Matahari dan Bumi sehingga seluruh piringan Matahari tertutup sempurna dari sudut pandang pengamat di wilayah tertentu.
Pada fenomena yang akan terjadi di Makkah, fase gerhana dimulai sekitar pukul 12.01 waktu setempat dan berakhir pada 14.53 waktu setempat.
Sementara itu, fase totalitas atau saat Matahari tertutup sepenuhnya diperkirakan berlangsung mulai pukul 13.24 hingga 13.29 waktu setempat, dengan durasi lebih dari lima menit.
Momen tersebut menjadikan Makkah sebagai salah satu lokasi terbaik untuk menyaksikan Gerhana Matahari Total 2027.
Fenomena ini diperkirakan akan mengubah kondisi langit siang menjadi gelap dalam waktu singkat sebelum cahaya Matahari kembali muncul secara bertahap.
Sejumlah Kota Arab Saudi Ikut Menikmati Gerhana
Tidak hanya Makkah, beberapa kota lain di wilayah barat dan barat daya Arab Saudi juga berada dalam jalur pengamatan Gerhana Matahari Total.
Wilayah tersebut meliputi:
Jeddah
Taif
Abha
Jazan
Al-Baha
Masyarakat di kota-kota tersebut diperkirakan dapat menikmati fase totalitas maupun fase gerhana dengan tingkat penutupan Matahari yang sangat tinggi.
Sementara itu, wilayah Arab Saudi bagian timur tidak berada pada jalur totalitas.
Meski demikian, kawasan tersebut tetap akan mengalami Gerhana Matahari Sebagian dengan tingkat penutupan Matahari mencapai lebih dari 60 persen.
Kondisi tersebut membuat sebagian besar wilayah Arab Saudi tetap dapat mengamati fenomena langka ini, meski durasi dan tingkat kegelapannya berbeda dibandingkan wilayah yang berada di jalur totalitas.
Fenomena Langka yang Dinanti Pengamat Langit
Gerhana Matahari Total merupakan salah satu fenomena astronomi yang selalu menarik perhatian masyarakat maupun komunitas pengamat langit di berbagai negara.
Saat fase totalitas terjadi, langit siang berubah menyerupai senja selama beberapa menit.
Perubahan cahaya tersebut menjadi daya tarik utama karena hanya dapat disaksikan dari wilayah yang berada tepat di jalur bayangan Bulan.
Dengan durasi totalitas lebih dari lima menit, Gerhana Matahari Total pada 2 Agustus 2027 diperkirakan menjadi salah satu fenomena astronomi paling spektakuler yang dapat diamati di kawasan Timur Tengah.
Bagi masyarakat maupun wisatawan yang berada di Makkah dan sejumlah kota di Arab Saudi saat itu, fenomena ini menjadi kesempatan langka untuk menyaksikan Matahari tertutup sempurna oleh Bulan secara langsung.***
Penulis : Soni Tarsoni


















Komentar