2 Juta Mulut di Garut Butuh Layanan Gigi, Rudy Gunawan Dorong FKG IKKHG Jadi Solusi

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

2 Juta Mulut di Garut Butuh Layanan Gigi, Rudy Gunawan Dorong FKG IKKHG Jadi Solusi

2 Juta Mulut di Garut Butuh Layanan Gigi, Rudy Gunawan Dorong FKG IKKHG Jadi Solusi

WARTAGARUT.COM – Bupati Garut ke-26 yang kini menjabat Komite Etik Bidang Hukum Yayasan Dharma Husada Insani Garut (YDHIG) sekaligus Direktur RS Medina, H. Rudy Gunawan, mendorong pengembangan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) di Institut Kesehatan Karsa Husada Garut (IKKHG) sebagai langkah strategis memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah pelosok Kabupaten Garut.

Menurut Rudy Gunawan, keberadaan sarana pendidikan kesehatan di Garut memiliki dampak besar terhadap ketersediaan tenaga medis, terutama dokter gigi dan dokter umum yang masih dibutuhkan di sejumlah wilayah terpencil, seperti kawasan Garut bagian selatan.

“Saya melihat bahwa Garut ini memerlukan sarana pendidikan yang bisa memberikan dampak terhadap penguatan pelayanan kesehatan. Karena ini pendidikan vokasi, pendidikan vokasi itu pendidikan yang bisa langsung diaplikasikan kepada masyarakat,” ujar Rudy Gunawan, saat menghadiri Tasyakur bi ni’mah, ‎ di Sarana Olahraga Institut Kesehatan Karsa Husada Garut, Jl. Nusa Indah, Jayaraga, Kec. Tarogong Kidul, 19 Juni 2026.

Ia menilai, hadirnya Fakultas Kedokteran Gigi IKKHG bukan hanya berbicara mengenai pendidikan, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang untuk mencetak tenaga kesehatan yang nantinya dapat mengisi kebutuhan pelayanan di daerah.

FKG IKKHG Dinilai Bisa Jawab Kekurangan Dokter Gigi di Pelosok Garut

Rudy Gunawan mengungkapkan, salah satu persoalan yang masih dihadapi Kabupaten Garut adalah distribusi tenaga kesehatan yang belum merata.

Baca Juga :  Baru Sepekan Usai Borong Medali, Hiro Aldebaran Kusuma dari Al Mashduqi IPS Garut Kembali Naik Podium di GBK

Beberapa wilayah selatan Garut masih membutuhkan tambahan dokter, termasuk dokter gigi yang dapat memberikan pelayanan secara berkelanjutan.

Menurutnya, dokter yang berasal dari daerah tertentu memiliki peluang lebih besar untuk bertahan dan mengabdi di wilayah asalnya karena memiliki ikatan sosial dan kedekatan dengan masyarakat setempat.

“Tenaga dokter gigi maupun dokter umum di puskesmas-puskesmas terpencil di selatan itu kurang. Kalau dokter giginya orang Peundeuy, orang Pameungpeuk, orang Cikelet, orang Cisompet, kemungkinan dia juga akan lebih betah kalau memang berkomitmen menjaga pelayanan di puskesmasnya,” katanya.

Ia menegaskan, hal tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Yayasan Karsa Husada terus didorong untuk mengembangkan pendidikan kedokteran gigi di Garut.

“Makanya dengan Fakultas Kedokteran Gigi ini menjadi bagian yang saya dorong melalui Yayasan Karsa Husada,” ungkapnya.

IKKHG Dinilai Berkembang Jadi Aset Pendidikan Kesehatan Garut

Selain pengembangan Fakultas Kedokteran Gigi, Rudy juga menilai perkembangan Institut Kesehatan Karsa Husada Garut menunjukkan kemajuan yang signifikan.

Menurutnya, berbagai pembangunan fasilitas pendukung menjadikan IKKHG bukan hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga aset daerah yang dapat memperkuat sektor kesehatan dan sumber daya manusia Garut.

“Karsa Husada ini berkembang pesat karena berbagai sarana dibangun. Ada sarana kesehatan, ada sarana olahraga. Ini juga menjadi aset Garut,” jelas Rudy.

Ia juga mengapresiasi capaian akreditasi unggul pada empat program studi di lingkungan IKKHG.

Baca Juga :  Promo Bintang Kembar Beri Diskon hingga 9 Persen, Peluang Hemat bagi Mitra

Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa kualitas penyelenggaraan pendidikan di institusi tersebut telah mendapatkan pengakuan dari lembaga akreditasi nasional.

“Dengan adanya akreditasi unggul di empat prodi, ini membuktikan bahwa usaha yang dilakukan Karsa Husada diakui keberadaannya oleh tim akreditasi nasional,” katanya.

Peluang Layanan Dokter Gigi Sangat Besar di Garut

Rudy Gunawan melihat peluang kebutuhan layanan kesehatan gigi di Garut masih sangat besar.

Dengan jumlah penduduk sekitar 2,7 juta jiwa, sebagian besar masyarakat usia dewasa menjadi potensi kebutuhan pelayanan kesehatan gigi.

Ia menyebut, jika hanya sebagian kecil masyarakat yang membutuhkan layanan dokter gigi, jumlahnya tetap sangat besar.

“Kalau dari sekitar 2 juta orang saja yang membutuhkan layanan, kemudian satu persen saja itu sudah 20 ribu orang. Artinya peluangnya sangat besar,” ujarnya.

Menurut Rudy, persoalan kesehatan gigi merupakan kebutuhan yang terus ada karena hampir setiap orang berpotensi mengalami masalah gigi dalam kehidupannya.

“Saya kira satu persen saja, satu orang dalam satu minggu pasti ada masalah gigi. Jadi kebutuhan itu memang besar,” tambahnya.

Dengan hadirnya Fakultas Kedokteran Gigi IKKHG, Rudy berharap Garut dapat memiliki lebih banyak tenaga dokter gigi yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga siap mengabdi dan memperluas akses pelayanan kesehatan masyarakat hingga daerah terpencil.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pendidikan Bela Negara IKKHG Garut Perkuat Karakter Calon Nakes
STAI Al-Musaddadiyah Garut Bahas Kurikulum Baru, Ada Target Besar di Baliknya
UNIGA Mulai Go International, Ada Program yang Sudah Direalisasikan
Laboratorium Agroforestry UNIGA 12 Hektare Siap Dukung Ketahanan Pangan
Beasiswa UNIGA Jangkau Lebih dari 900 Mahasiswa, KIP Kuliah Terbanyak
Lulusan SMA Garut 35 Ribu, Bupati Ungkap yang Kuliah Baru Seperlima
Lulusan UNIGA 2026 Tembus 629 Orang, FPIK Cetak Wisudawan Terbanyak
Klinik Utama Rotinsulu Garut Diproyeksikan Naik Status, Ini Dukungan Pemkab

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:21 WIB

Pendidikan Bela Negara IKKHG Garut Perkuat Karakter Calon Nakes

Senin, 27 Juli 2026 - 07:42 WIB

STAI Al-Musaddadiyah Garut Bahas Kurikulum Baru, Ada Target Besar di Baliknya

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:30 WIB

UNIGA Mulai Go International, Ada Program yang Sudah Direalisasikan

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:15 WIB

Laboratorium Agroforestry UNIGA 12 Hektare Siap Dukung Ketahanan Pangan

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:00 WIB

Beasiswa UNIGA Jangkau Lebih dari 900 Mahasiswa, KIP Kuliah Terbanyak

Berita Terbaru

Ilustrasi. Gambaran pertandingan Indonesia melawan Vietnam pada Grup A Piala AFF 2026.

EVENT OLAHRAGA

Jadwal Timnas Indonesia vs Vietnam, Jam Berapa dan Apa Taruhannya?

Minggu, 2 Agu 2026 - 21:29 WIB