Video Intimidasi Konten Kreator Viral, Wakil Bupati Garut Perintahkan Audit Desa

Minggu, 4 Januari 2026 - 13:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Video Intimidasi Konten Kreator Viral, Wakil Bupati Garut Perintahkan Audit Desa

Video Intimidasi Konten Kreator Viral, Wakil Bupati Garut Perintahkan Audit Desa

WARTAGARUT.COM – Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menanggapi video viral yang memperlihatkan seorang konten kreator, Holis Muhlisin,  mengalami intimidasi diduga oleh keluarga Kepala Desa Panggalih, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Peristiwa itu mencuat setelah Holis mengunggah kritik terkait kualitas pembangunan di desa tersebut.

Putri Karlina menegaskan bahwa tindakan intimidasi terhadap warga yang menyampaikan kritik merupakan perbuatan yang keliru dan tidak dapat dibenarkan, terlebih dalam konteks kepemimpinan di tingkat desa.

“Mengintimidasi itu sudah pasti salah. Ini harus menjadi pelajaran bersama. Ketika memilih menjadi pimpinan, kita harus siap menerima kritik, bahkan kritik yang tidak menyenangkan,” ujar Putri Karlina dalam pernyataannya yang diunggah di Instagram @putri.karlina14.

Ia mengaku prihatin karena kasus serupa kembali terjadi di Kabupaten Garut, padahal sebelumnya sudah ada peristiwa yang viral dengan pola hampir sama.

Menurutnya, kejadian berulang menunjukkan belum adanya pembelajaran dari kesalahan masa lalu.

“Beberapa bulan lalu, kasus intimidasi oleh kepala desa juga sempat viral. Sekarang kok bisa kejadian lagi? Padahal kalau sudah viral, dampaknya itu panjang dan tidak sederhana,” katanya.

Putri Karlina juga menyampaikan refleksi pribadi.

Baca Juga :  Inter vs Fiorentina: Gol Menit Akhir Bawa Inter Menang 2-1

Ia mengaku pernah berada di posisi yang salah ketika merespons kritik dengan emosi, dan pengalaman itu menjadi pelajaran berharga agar tidak mengulang kesalahan serupa.

“Marah-marah itu bukan solusi. Saya pernah salah, dan saya tidak ingin kesalahan itu terulang, baik oleh saya maupun oleh pejabat lainnya,” ucapnya.

Sebagai tindak lanjut konkret, Putri Karlina mengungkapkan telah berkoordinasi langsung dengan Inspektorat Kabupaten Garut untuk melakukan audit di Desa Panggalih.

Audit tersebut, kata dia, bukan bertujuan menjatuhkan kepala desa, melainkan untuk menghadirkan informasi yang berimbang kepada publik.

“Saya sudah menelepon Inspektur agar segera turun ke desa dan melakukan audit. Bukan untuk mencelakakan kepala desa, tapi untuk memberikan informasi yang objektif kepada masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, jika pengelolaan dana desa dan pembangunan sudah berjalan sesuai aturan, maka kepala desa seharusnya tidak perlu merasa takut terhadap audit.

Sebaliknya, audit justru menjadi sarana klarifikasi atas berbagai tudingan yang beredar.

“Kalau memang pembangunan ada dan dana desa digunakan sesuai kebutuhan, tidak perlu takut diaudit. Dari situ akan jelas, kemana dana desa itu digunakan,” ujarnya.

Baca Juga :  Arema FC vs Dewa United: Singo Edan Unggul 4-0

Putri Karlina memastikan hasil audit Inspektorat nantinya akan disampaikan secara terbuka agar publik, termasuk pihak yang menyampaikan kritik, mendapatkan gambaran utuh dan berimbang.

Lebih jauh, ia mengingatkan seluruh kepala desa dan pejabat publik di Garut agar bersikap lebih dewasa dalam menyikapi kritik.

Menurutnya, keterbukaan dan sikap legowo merupakan syarat utama dalam kepemimpinan.

“Kritik itu konsekuensi jabatan. Harus diterima dengan lapang dada, bukan dengan emosi. Kalau kerja kita benar, tidak ada yang perlu ditakuti,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Putri Karlina mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Garut yang aktif menyampaikan masukan, baik melalui konten media sosial, pesan langsung, maupun kanal lainnya.

Ia memastikan pemerintah daerah akan menindaklanjuti setiap laporan secara proporsional.

“Terima kasih kepada masyarakat yang terus memberi masukan. Terimakasih kepada pak Gubernur Insya Allah, selanjutnya kami tangani di tingkat kabupaten,” pungkasnya.***

Jangan lewatkan berita penting se-Garut!

Klik 🔔 Lonceng Merah di pojok kanan bawah sekarang, lalu ikuti Saluran WhatsApp

“WARTA GARUT” untuk dapat kabar tercepat, akurat, dan terpercaya setiap hari.

Gratis selamanya!

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rp2,659 Miliar Santunan JKM Disalurkan kepada 82 Ahli Waris di Garut
Prakiraan Cuaca Garut Hari Ini 26 Oktober 2026, Cek Potensi Hujan
Wisuda Tahfidz Qur’an MAN 5 Garut, Kemenag Tekankan Literasi dan Akhlak
Baznas Garut Masih Menunggu Seleksi Pimpinan, Masa Jabatan Ketua Berakhir November
Sertifikat Tahfidz Kemenag Harus Lewati Ujian Resmi, Ini Penjelasannya
Cek Bansos BPNT 2026: Link Resmi dan Cara Cek Pakai NIK
Peringati HUT ke-25, Partai Demokrat Garut Gelar Donor Darah Serentak, Dukung Ketersediaan Darah PMI
Kemenag Garut Ajak Tokoh Agama Rawat Keberagaman dan Budaya Lokal

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Rp2,659 Miliar Santunan JKM Disalurkan kepada 82 Ahli Waris di Garut

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:44 WIB

Prakiraan Cuaca Garut Hari Ini 26 Oktober 2026, Cek Potensi Hujan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:56 WIB

Wisuda Tahfidz Qur’an MAN 5 Garut, Kemenag Tekankan Literasi dan Akhlak

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Baznas Garut Masih Menunggu Seleksi Pimpinan, Masa Jabatan Ketua Berakhir November

Selasa, 20 Oktober 2026 - 05:57 WIB

Sertifikat Tahfidz Kemenag Harus Lewati Ujian Resmi, Ini Penjelasannya

Berita Terbaru