WARTAGARUT.COM — Wakil Bupati Garut, Teh Putri Karlina, kembali turun ke lapangan untuk bersilaturahmi sekaligus menindaklanjuti keluhan warga Desa Tanjungmulya, kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Pada Selasa, 10 Juni 2025.
Dalam sidak mendadak, ia menggali langsung persoalan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) yang disebut-sebut tak tepat sasaran dan infrastruktur desa yang masih minim.
Di balai desa, Putri Karlina berdialog dengan Kepala Desa Tanjungmulya dan puluhan warga.
Ia menegaskan komitmen Pemkab Garut memastikan mekanisme penyaluran PKH transparan dan prioritas pembangunan infrastruktur benar-benar dirasakan masyarakat.
“Setiap keluhan mesti dijawab dengan aksi konkret. PKH harus tepat sasaran, jalan dan fasilitas dasar perlu dibenahi sesuai skala prioritas,” tegasnya.
Warga mengeluhkan beberapa keluarga kurang mampu belum terdaftar sebagai penerima PKH, sementara penerima non-prioritas lolos verifikasi.
Selain itu, akses jalan penghubung dusun, drainase, dan sarana air bersih perlu peningkatan.
Teh Putri memerintahkan perangkat desa segera memperbarui data penerima PKH lewat musyawarah desa dan pengawasan intens pendamping sosial.
Ia juga berjanji memfasilitasi koordinasi lintas dinas agar proyek infrastruktur dasar masuk dalam rancangan anggaran perubahan 2025.
“Kolaborasi pemerintah dan warga kunci mewujudkan Garut lebih baik. Saya akan kawal setiap progresnya,” pungkas Teh Putri usai meninjau lokasi jalan rusak.***
Penulis : Soni Tarsoni










