WARTAGARUT.COM — FruitCity Citimall Garut menggelar Lomba Tari Kreasi Anak tingkat PAUD hingga TK pada Sabtu, 29 November 2025.
Ajang bertajuk “FruitCity Creativity for Fun” ini menghadirkan kompetisi tari tradisional dan modern dengan penilaian pada kekompakan, kreativitas, dan kostum.
Sebanyak 44 lembaga pendidikan dengan total lebih dari 200 peserta mengikuti lomba tari perdana tersebut.
Supervisor Operasional FruitCity Citimall Garut, Beni Koswara, mengatakan animo peserta sangat tinggi sejak pendaftaran dibuka.
Lembaga PAUD dan TK dari PGRI, Himpaudi, hingga Kober langsung merespons dan mengisi kuota peserta.
“Awalnya kami hanya ingin mencoba. Ternyata untuk pertama kali, antusiasmenya sangat bagus,” ujar Beni
Menurut Beni, lomba ini dirancang untuk membuka ruang kreativitas bagi anak usia dini sekaligus mempererat hubungan antara lembaga-lembaga pendidikan di Garut.
“Tujuan utamanya untuk mengembangkan bakat anak-anak. Selain itu, kami ingin memperluas silaturahmi dengan lembaga yang tergabung di grup komunitas Fruitcity agar koordinasi makin mudah,” ucapnya.
Pada edisi perdana ini, kata Beni, FruitCity Citimall Garut membatasi kategori hanya untuk PAUD dan TK.
Namun untuk tahun 2026, pihaknya, berencana kompetisi diperluas hingga jenjang TK–SD.
Untuk penampilan, peserta diperbolehkan membawakan beragam lagu anak tradisional hingga kontemporer, seperti Tokecang, Manuk Dadali, hingga Ampar-ampar Pisang.
Beni menyebutkan bahwa penilaian peserta dilakukan melalui dua kategori juara dengan dukungan sponsor yang cukup banyak.
Daftar sponsor meliputi Pegadaian Syariah Cabang Guntur Garut, Idola ice cream, Toko Mas Pantes, D’Cost, Teh Botol Sosro.
“Dengan sponsor yang beragam, kami sediakan juara 1 sampai 3, harapan 1 sampai 3, plus juara best costume dan juara favorit dari Pegadaian Syariah,” kata Beni.
Beni mengungkapkan bahwa FruitCity Citimall Garut juga memberikan sejumlah fasilitas bagi peserta.
“Setiap peserta mendapatkan kesempatan bermain gratis satu jam, lalu masing-masing lembaga mendapat trofi penghargaan. Hadiah lain berupa uang tunai, voucher belanja, bingkisan pegadaian Syariah, dan produk sponsor,” jelas Beni.
Beni menyebutkan bahwa kegiatan kreatif seperti ini terbukti meningkatkan kunjungan ke pusat perbelanjaan.
“Traffic mal naik signifikan. Tenant food court sampai toko-toko penuh. Event seperti ini sangat membantu, bukan hanya publikasi tapi juga peningkatan traffic mall,” ungkapnya.
Beni berencana kompetisi ini menjadi agenda rutin yang mampu menumbuhkan kreativitas anak-anak sekaligus membawa manfaat bagi masyarakat dan pelaku usaha di Citimall.
“Rencananya kegiatan ini akan dilakukan berkesinambungan. Selain mendukung perkembangan anak, event ini juga mendorong traffic mall dan menambah nilai bagi tenant,” tutup Beni.***
Penulis : Soni Tarsoni














