Bupati Garut Terapkan Manajemen Talenta ASN, Promosi Jabatan Akan Lebih Transparan

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin memberikan arahan dalam Sosialisasi Pembangunan dan Penerapan Manajemen Talenta ASN di Kampus 4 Universitas Garut, Selasa (9/6/2026).

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin memberikan arahan dalam Sosialisasi Pembangunan dan Penerapan Manajemen Talenta ASN di Kampus 4 Universitas Garut, Selasa (9/6/2026).

WARTAGARUT.COM – Pemerintah Kabupaten Garut mulai memperkuat sistem pengelolaan sumber daya manusia aparatur melalui penerapan manajemen talenta ASN.

Kebijakan ini disosialisasikan langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, dalam kegiatan Sosialisasi Pembangunan dan Penerapan Manajemen Talenta ASN di Kampus 4 Universitas Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Selasa (9/6/2026).

Penerapan sistem tersebut menjadi langkah strategis Pemkab Garut untuk menciptakan pola pengembangan karier ASN yang lebih adil, objektif, transparan, dan berbasis kompetensi.

Bupati Garut Tekankan Keadilan dalam Karier ASN

Dalam arahannya, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa manajemen talenta ASN bukan sekadar sistem administrasi kepegawaian, melainkan instrumen untuk memastikan setiap pegawai mendapatkan kesempatan yang sama berdasarkan kemampuan dan kinerjanya.

Menurutnya, kebijakan tersebut mengacu pada Keputusan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 411 Tahun 2025 yang mengatur pengelolaan talenta ASN secara lebih terukur.

“Salah satu tujuan utama dari sistem ini, selain untuk meningkatkan motivasi kerja, adalah demi menegakkan keadilan bagi seluruh pegawai,” ujar Abdusy Syakur Amin.

Baca Juga :  MTsN 1 Garut Bentuk Pokja Ekoteologi, Perpustakaan Gelar Aksi Penghijauan

Dengan sistem ini, proses pengembangan karier ASN diharapkan tidak lagi bergantung pada penilaian subjektif, melainkan berdasarkan data dan indikator yang terukur.

Uji Kompetensi Jadi Kunci Penilaian ASN

Untuk mempercepat implementasi manajemen talenta, Bupati meminta pelaksanaan Uji Kompetensi (Ukom) ASN terus didorong.

Menurutnya, hasil Ukom menjadi salah satu instrumen penting dalam mengukur kapasitas, kemampuan, serta kesiapan ASN untuk menduduki jabatan tertentu.

Melalui proses tersebut, pemerintah dapat memperoleh gambaran yang lebih objektif mengenai kualitas sumber daya manusia aparatur di lingkungan Pemkab Garut.

ASN Akan Dipetakan dengan Sistem 9-Box Matrix

Salah satu poin penting dalam penerapan manajemen talenta ASN adalah penggunaan Matriks 9 Kotak (9-Box Matrix).

Bupati menjelaskan bahwa pemetaan ASN dilakukan berdasarkan dua indikator utama, yaitu:

Sumbu X: Kinerja (Performance)

  • Di bawah ekspektasi
  • Sesuai ekspektasi
  • Di atas ekspektasi

Sumbu Y: Potensi (Potential)

  • Rendah
  • Sedang
  • Tinggi

Kombinasi kedua indikator tersebut akan menghasilkan pemetaan yang menunjukkan posisi setiap ASN berdasarkan kinerja dan potensi yang dimilikinya.

Baca Juga :  PESONA Perikanan Diluncurkan di Garut, Dorong Nilai Tambah Produk Perikanan dan Gerakan Masyarakat Gemar Makan Ikan

Sistem ini memungkinkan pemerintah daerah mengidentifikasi pegawai yang memiliki kapasitas tinggi untuk dipersiapkan menjadi pemimpin masa depan maupun mengisi jabatan strategis.

Penilaian ASN Dilakukan Secara Digital

Bupati Garut menegaskan seluruh proses pemetaan dan penilaian manajemen talenta akan dilakukan secara digital menggunakan sistem yang telah disediakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Digitalisasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan transparansi sekaligus meminimalkan potensi subjektivitas dalam proses penilaian ASN.

“Ada tiga penilaian moral di sana. Bapak/Ibu nantinya bisa dinilai apakah memiliki potensi yang rendah, sedang, atau tinggi, serta bagaimana pemenuhan terhadap ekspektasi kinerja tersebut,” jelasnya.

Melalui penerapan manajemen talenta ASN ini, Pemkab Garut berharap dapat membangun birokrasi yang lebih profesional, kompetitif, dan berorientasi pada kinerja.

Selain meningkatkan motivasi kerja pegawai, sistem tersebut juga diharapkan mampu menghasilkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diskannak Garut Luncurkan Pesona, Dorong Gemarikan dan Inovasi Produk Ikan
PESONA Perikanan Diluncurkan di Garut, Dorong Nilai Tambah Produk Perikanan dan Gerakan Masyarakat Gemar Makan Ikan
Anggaran Garut 2027 Dipangkas Rp240 Miliar, Pj Sekda Dilantik
PESONA Perikanan, Upaya Dinas Perikanan dan Peternakan Garut dalam Penguatan Nilai Tambah untuk Kesejahteraan Bersama
Peserta PBI PBPU Garut Turun pada 2026, Anggaran JKN Naik
10 Korban Selamat KM Virgo di Garut Terima Bantuan Rp3 Juta
Dinas Perikanan dan Peternakan Garut: Berdayakan Kelompok Wanita, Tingkatkan Nilai Tambah Produk Perikanan
Garut Berpeluang Punya Pabrik Bioethanol, 15 Ribu Hektare Lahan Disiapkan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:10 WIB

PESONA Perikanan Diluncurkan di Garut, Dorong Nilai Tambah Produk Perikanan dan Gerakan Masyarakat Gemar Makan Ikan

Senin, 2 November 2026 - 14:41 WIB

Anggaran Garut 2027 Dipangkas Rp240 Miliar, Pj Sekda Dilantik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:35 WIB

PESONA Perikanan, Upaya Dinas Perikanan dan Peternakan Garut dalam Penguatan Nilai Tambah untuk Kesejahteraan Bersama

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Peserta PBI PBPU Garut Turun pada 2026, Anggaran JKN Naik

Rabu, 30 September 2026 - 21:15 WIB

10 Korban Selamat KM Virgo di Garut Terima Bantuan Rp3 Juta

Berita Terbaru

Ilustrasi suasana selebrasi gol dalam pertandingan sepak bola Eropa.

Olahraga

Hasil MU vs Roma 3-2: Gol Cunha dan Kartu Merah

Rabu, 4 Nov 2026 - 05:54 WIB