Dinas Perikanan dan Peternakan Garut: Berdayakan Kelompok Wanita, Tingkatkan Nilai Tambah Produk Perikanan

Selasa, 29 September 2026 - 14:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Garut memberikan bimbingan teknis pengolahan produk perikanan kepada kelompok wanita di Desa Balewangi, Kecamatan Cisurupan.

Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Garut memberikan bimbingan teknis pengolahan produk perikanan kepada kelompok wanita di Desa Balewangi, Kecamatan Cisurupan.

Dari bahan baku menjadi produk bernilai ekonomi, Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Garut dorong perempuan pelaku usaha perikanan semakin terampil, mandiri, dan berdaya saing.

GARUT – Potensi perikanan Kabupaten Garut tidak hanya terletak pada ketersediaan hasil tangkapan dan budidaya ikan, tetapi juga pada kemampuan masyarakat mengolahnya menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan peluang pasar yang lebih luas.

Semangat inilah yang melandasi pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengolahan Produk Perikanan oleh Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Garut di Desa Balewangi, Kecamatan Cisurupan, Selasa (29/9/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Kecamatan Cisurupan Agus Rahmat dan Kepala Desa Balewangi M. Nasrudin, didampingi Ketua PKK Desa Balewangi.

Peserta pelatihan sebanyak 25 orang yang merupakan anggota Kelompok Wanita Tani setempat yang diketuai oleh Ibu Yanti.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Garut, Dyah Savitri menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi PESONA Perikanan, sebuah inovasi yang diarahkan untuk memperkuat rantai nilai perikanan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan produk, penguatan kelembagaan, serta perluasan akses pasar.

Baca Juga :  Pajak Motor dan Mobil Bisa Dicek Online, Begini Caranya

Memberdayakan Perempuan, Menggerakkan Ekonomi Keluarga

Di balik setiap produk olahan perikanan, ada peluang bagi perempuan untuk mengembangkan keterampilan, membangun usaha, dan meningkatkan pendapatan keluarga.

Melalui pelatihan pengolahan ini, kelompok wanita pengolah hasil perikanan didorong untuk meningkatkan kemampuan dalam mengolah bahan baku ikan menjadi produk yang lebih beragam, higienis, berkualitas, dan memiliki daya saing.

Peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga mengikuti demonstrasi, diskusi, dan praktik langsung mengenai penanganan bahan baku, higiene dan sanitasi, teknik pengolahan, pengemasan, serta pengembangan produk.

Mengubah Potensi Menjadi Produk dengan Nilai Tambah Berdaya Saing

Bagi Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Garut, pengolahan merupakan salah satu mata rantai penting dalam meningkatkan nilai ekonomi produk perikanan.

Ikan tidak harus berhenti sebagai komoditas segar.

Dengan keterampilan pengolahan yang tepat, bahan baku perikanan dapat dikembangkan menjadi produk dengan mutu, daya simpan, variasi, dan peluang pasar yang lebih baik.

Pemerintah daerah berkomitmen mendorong penguatan kapasitas dan kompetensi pelaku usaha, penerapan proses pengolahan yang terstandar, pengembangan produk, serta penguatan kelembagaan dan kemitraan.

Baca Juga :  Klasemen Norwegia vs Portugal: Selecao Kokoh di Puncak

Upaya ini juga menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, penyuluh, kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan, serta para pemangku kepentingan untuk mengidentifikasi kebutuhan pengembangan usaha dan pendampingan lanjutan.

Dari Keterampilan Menuju Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Peningkatan keterampilan pengolahan diharapkan menjadi langkah awal menuju tumbuhnya usaha perikanan yang lebih produktif dan berdaya saing.

Dyah Savitri menegaskan, Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Garut mengupayakan agar kegiatan bimtek tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan saja, tetapi berlanjut menjadi langkah rintisan produksi melalui pendampingan, standardisasi proses, diversifikasi produk, penguatan kelembagaan, kemitraan, dan pengembangan akses pasar.

Dengan semakin berkembangnya usaha pengolahan perikanan, terbuka peluang untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal, memperluas kesempatan usaha, menciptakan sumber pendapatan baru, serta mendorong perputaran ekonomi masyarakat.

Melalui pemberdayaan kelompok wanita dan peningkatan kapasitas pelaku usaha, segenap jajaran Diskannak Garut berharap potensi perikanan daerah dapat memberikan manfaat ekonomi yang semakin besar bagi masyarakat, sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Garut.***

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Garut Berpeluang Punya Pabrik Bioethanol, 15 Ribu Hektare Lahan Disiapkan
9 Nama Masuk Seleksi Awal Sekda Garut, Bupati Belum Buka Identitas Kandidat
Jalan Banjarwangi Viral, Bupati Garut Ungkap Alasan Tak Diumumkan
Inovasi SEPEDA SISWA Permudah Urus Adminduk Anak PAUD di Garut
Jalan Banjarwangi-Singajaya Tak Masuk Proyek 13, PUPR Siapkan Rp39 Miliar
Debit Irigasi Garut Turun Hampir 50 Persen, PUPR Siapkan JIAT
Karhutla dan Kekeringan Mengancam Garut, 303 Kejadian Tercatat
Garut Perketat Obat Terlarang dan Jam Malam Anak, Patroli Mulai 21.00

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 14:30 WIB

Dinas Perikanan dan Peternakan Garut: Berdayakan Kelompok Wanita, Tingkatkan Nilai Tambah Produk Perikanan

Senin, 21 September 2026 - 17:23 WIB

Garut Berpeluang Punya Pabrik Bioethanol, 15 Ribu Hektare Lahan Disiapkan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:03 WIB

9 Nama Masuk Seleksi Awal Sekda Garut, Bupati Belum Buka Identitas Kandidat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:50 WIB

Jalan Banjarwangi Viral, Bupati Garut Ungkap Alasan Tak Diumumkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Inovasi SEPEDA SISWA Permudah Urus Adminduk Anak PAUD di Garut

Berita Terbaru

Tim PMR MTsN 1 Garut meraih empat prestasi dalam Youth Cross Competition (YCC) tingkat Kabupaten Garut 2026.

Madrasah

PMR MTsN 1 Garut Raih Empat Prestasi di YCC 2026

Selasa, 29 Sep 2026 - 08:41 WIB