Bupati Garut Lantik 6.596 ASN Paruh Waktu, Babak Baru Reformasi Birokrasi dan Penghargaan untuk Tenaga Honorer

Jumat, 7 November 2025 - 15:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut Lantik 6.596 ASN Paruh Waktu, Babak Baru Reformasi Birokrasi dan Penghargaan untuk Tenaga Honorer

Bupati Garut Lantik 6.596 ASN Paruh Waktu, Babak Baru Reformasi Birokrasi dan Penghargaan untuk Tenaga Honorer

WARTAGARUT.COM — Langkah besar diambil Pemerintah Kabupaten Garut dengan melantik 6.596 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (P3KPW).

Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Bupati Garut, H. Abdusy Syakur Amin, di Lapangan Otto Iskandar Dinata (Alun-Alun Garut), Jumat (7/11/2025).

Menurut Bupati, kebijakan ini menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian ribuan tenaga honorer yang selama bertahun-tahun berkontribusi untuk daerah.

“Kebijakan pengangkatan paruh waktu merupakan langkah strategis pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menuntaskan permasalahan tenaga ASN/honorer yang selama ini telah mengabdi,” ujar Bupati Garut.

Bupati melaporkan, dari total 6.616 formasi yang disetujui, sebanyak 6.596 orang resmi dilantik, sedangkan 20 orang belum dilantik (3 meninggal dunia, 17 mengundurkan diri).

Ia mengingatkan, para ASN baru kini memiliki status hukum resmi sebagai abdi negara yang diatur oleh undang-undang.

“Bapak/Ibu patut bersyukur bisa menjadi bagian dari sejarah ini,” imbuhnya.

Baca Juga :  Galeri Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 H Tahun 2026 I Edisi 1

Selain itu, Bupati juga mengajak seluruh ASN baru untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah, di antaranya dengan disiplin membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Bupati Syakur menekankan pentingnya integritas, dedikasi, dan orientasi pada pelayanan publik.
ASN, katanya, bukan sekadar jabatan, tetapi amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan kejujuran.

“ASN yang baik bukan yang hanya bekerja, tapi yang memberikan makna bagi masyarakat,” tegasnya.

Kepala Kantor Regional III Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bandung, Wahyu, menyampaikan selamat kepada seluruh pegawai yang dilantik.

Ia menegaskan bahwa mereka kini telah tercatat dalam database nasional ASN, bagian dari lebih dari 5,4 juta aparatur di Indonesia.

“Kalian telah diakui oleh negara. Teruskan pengabdian ini dengan komitmen, tanggung jawab, dan dedikasi tinggi,” pesan Wahyu.

Wahyu juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Garut atas percepatan penyelesaian formasi P3KPW, serta penerapan manajemen talenta yang transparan dan objektif.

Baca Juga :  Pangdam III Siliwangi, Deputi I BNPT dan Direktur PT. Antam, Tbk. hadiri Inauguration Ceremony 2026 Santri Murid Baru Al Mashduqi IIBS Garut

Kepala BKD Garut, Kristanti Wahyuni, menjelaskan pengadaan P3KPW dilakukan berdasarkan PP No. 49 Tahun 2018 dan PermenPAN-RB No. 16 Tahun 2025.
Formasi P3KPW di Kabupaten Garut terdiri atas:

* Tenaga Teknis: 4.544 formasi
* Tenaga Guru: 1.987 formasi
* Tenaga Kesehatan: 65 formasi

Program ini menjadi mekanisme baru pengangkatan tenaga non-ASN secara resmi, menjawab harapan ribuan pegawai yang telah lama menunggu kepastian status.

Salah satu ASN yang dilantik, Amalia Nur Fazrin, Guru SDN 7 Regol, tak kuasa menahan haru.

“Alhamdulillah, perjuangan panjang akhirnya terbayar. Semoga ke depan bisa diangkat menjadi ASN penuh waktu,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Pelantikan ribuan ASN Paruh Waktu ini menjadi tonggak penting reformasi birokrasi di Garut, sekaligus bukti nyata komitmen pemerintah dalam menata sistem kepegawaian yang profesional, adil, dan manusiawi.***

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala Kemenag Garut: 14 Kepala KUA Dilantik, Semua Jabatan Kini Terisi
Dr Saepulloh Pamit, Kepala MAN 1 Garut Ungkap Kesan 3 Tahun Kepemimpinan
Dr. Saepulloh Pamit, Ini Harapan untuk Kemenag Garut di Bawah Pimpinan Baru
Kekeringan Mulai Dipetakan, Camat Karangpawitan Sebut 3-4 Desa Berpotensi Terdampak
Bukan Sekadar Kibarkan Bendera, Ini Pesan Camat Karangpawitan untuk Paskibraka
Kekeringan Mengintai Garut, PDAM Tirta Intan Siapkan Tangki Air
Unik! Hari Kemerdekaan Indonesia di Bale Khitan Paseban, 17 Anak Upacara Sebelum Khitan
Hari Kemerdekaan Indonesia, Pemkab Garut Gelar Doa Bersama di Masjid Agung

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Kepala Kemenag Garut: 14 Kepala KUA Dilantik, Semua Jabatan Kini Terisi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:06 WIB

Dr Saepulloh Pamit, Kepala MAN 1 Garut Ungkap Kesan 3 Tahun Kepemimpinan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:45 WIB

Dr. Saepulloh Pamit, Ini Harapan untuk Kemenag Garut di Bawah Pimpinan Baru

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:18 WIB

Kekeringan Mulai Dipetakan, Camat Karangpawitan Sebut 3-4 Desa Berpotensi Terdampak

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:07 WIB

Bukan Sekadar Kibarkan Bendera, Ini Pesan Camat Karangpawitan untuk Paskibraka

Berita Terbaru