Bupati Garut Harap Sensus Ekonomi 2026 Jadi Solusi Urai Persoalan Ekonomi Daerah

Sabtu, 25 April 2026 - 10:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut Harap Sensus Ekonomi 2026 Jadi Solusi Urai Persoalan Ekonomi Daerah

Bupati Garut Harap Sensus Ekonomi 2026 Jadi Solusi Urai Persoalan Ekonomi Daerah

WARTAGARUT.COM – Kabupaten Garut mendapat perhatian langsung dari Badan Pusat Statistik RI dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, sebuah agenda nasional yang dinilai Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, sebagai kunci untuk membenahi kebijakan ekonomi daerah berbasis data lapangan yang akurat.

Hal itu mengemuka saat Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 digelar di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Jumat (24/4/2026), yang dihadiri langsung Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, Anggota DPR RI Komisi X, Ferdiansyah, Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS, Pudji Ismartini, Kepala BPS Jawa Barat, Margaretha Ari Anggorowati, serta unsur Forkopimda, akademisi, dan asosiasi pelaku usaha.

Dalam sambutannya, Syakur menegaskan bahwa salah satu persoalan mendasar yang selama ini dihadapi Garut adalah keterbatasan data ekonomi yang benar-benar sesuai kondisi lapangan.

Menurutnya, pemerintah daerah membutuhkan data yang lengkap, komprehensif, dan mutakhir agar kebijakan yang dibuat tidak sekadar asumsi, tetapi benar-benar menjawab persoalan masyarakat.

Baca Juga :  Tim Verifikasi Calon Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Jawa Barat Lakukan Verifikasi Lapangan di SMK Muhammadiyah Garut

“Ini memang menjadi harapan lama bagi Garut. Tantangan ekonomi kita cukup besar, sehingga kami memerlukan data yang lengkap, komprehensif, dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan,” ujar Syakur.

Ia menilai hasil Sensus Ekonomi 2026 nantinya akan menjadi fondasi penting untuk menentukan program pembangunan yang lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran.

Bagi Syakur, sensus ini bukan hanya kegiatan administratif, melainkan momentum literasi statistik agar masyarakat memahami bahwa data memiliki pengaruh langsung terhadap arah kebijakan publik.

Sementara itu, Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar agenda pemerintah pusat, tetapi milik seluruh masyarakat Indonesia yang manfaatnya akan kembali ke daerah.

Karena itu, BPS RI sengaja membangun kolaborasi masif dengan pemerintah daerah, legislatif, akademisi, hingga pelaku usaha agar partisipasi pendataan berjalan optimal.

Baca Juga :  MAN 1 Garut Deklarasi Anti Korupsi, 200 Siswa Ikuti Dialog Integritas Bangkit 2026

“Kami mengundang seluruh masyarakat Kabupaten Garut untuk berpartisipasi aktif, karena manfaat Sensus Ekonomi 2026 adalah tersusunnya kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran untuk percepatan pertumbuhan daerah,” kata Amalia.

Dalam acara tersebut, para pelaku usaha juga melakukan pengisian kuesioner online secara simbolis sebagai bentuk kesiapan sektor swasta mendukung keterbukaan data ekonomi.

Anggota DPR RI Komisi X Ferdiansyah menambahkan, sosialisasi ini menjadi bagian dari strategi membangun pemahaman lintas sektoral melalui pola komunikasi, koordinasi, dan diplomasi agar seluruh elemen memahami urgensi pendataan.

Menurutnya, keberhasilan sensus sangat bergantung pada keterlibatan pelaku usaha sebagai sumber utama informasi ekonomi.

Dengan dukungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan kalangan usaha, Sensus Ekonomi 2026 di Garut diproyeksikan menjadi pijakan baru dalam menyusun arah pembangunan ekonomi yang lebih terukur dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat,

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Desil 1-10 Artinya Apa? Cek Tingkatan dan Peluang Dapat Bansos 2026
Riset Terbaru: AI Tingkatkan Minat Siswa terhadap Sains dan Matematika
Lionel Messi Menggila! Argentina Bungkam Austria 2-0 dan Lolos ke 32 Besar
Rupiah Menguat Tipis ke Rp18.015 Saat Mata Uang Asia Melemah
Banyak Ibu Punya 3 sampai 6 Anak, Putri Karlina Minta Keluarga Mulai Rencanakan Kelahiran
Banyak Anak Terkendala Akta, Putri Karlina Turun Tinjau Program Isbat Nikah
Buka Rakerkab KONI, Bupati Garut Pasang Target Prestasi dan Siap Jadi Tuan Rumah Porprov 2030
Bupati Garut Gandeng Bank Tanah, Siapkan Lahan untuk Warga

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:26 WIB

Desil 1-10 Artinya Apa? Cek Tingkatan dan Peluang Dapat Bansos 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:44 WIB

Riset Terbaru: AI Tingkatkan Minat Siswa terhadap Sains dan Matematika

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:59 WIB

Lionel Messi Menggila! Argentina Bungkam Austria 2-0 dan Lolos ke 32 Besar

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:39 WIB

Rupiah Menguat Tipis ke Rp18.015 Saat Mata Uang Asia Melemah

Minggu, 26 April 2026 - 08:37 WIB

Banyak Ibu Punya 3 sampai 6 Anak, Putri Karlina Minta Keluarga Mulai Rencanakan Kelahiran

Berita Terbaru