WARTAGARUT.COM – KONI Kabupaten Garut menargetkan masuk 10 besar dalam ajang Porprov Jawa Barat XV tahun 2026.
Target tersebut mengemuka dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) yang digelar di Aula IPI Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Sukagalih, Garut, Kamis (23/4/2026).
Ketua Umum KONI Garut, Subhan Rohmansyah, mengatakan Rakerkab tahun ini difokuskan pada pematangan teknis menghadapi Porprov Jabar 2026 yang akan berlangsung pada November di Kota Bekasi, Depok, dan Bogor.
“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan rapat kerja di tahun 2026. Fokus kita pertama di Porprov Jabar 2026 dengan target masuk 10 besar, dan hari ini dimatangkan secara teknis,” ujar Subhan.
Ia menambahkan, selain fokus pada Porprov 2026, pihaknya juga mulai menyiapkan langkah strategis untuk kesiapan Kabupaten Garut sebagai tuan rumah Porprov Jabar XVI tahun 2030.
Menurutnya, kepercayaan sebagai tuan rumah harus disambut dengan persiapan matang sejak dini, baik dari sisi infrastruktur, sumber daya manusia, maupun pembinaan atlet.
Subhan mengungkapkan, kesiapan atlet Garut saat ini telah mencapai 100 persen setelah melalui babak kualifikasi (BK). Ia optimistis target 10 besar dapat tercapai.
“Atlet kita 100 persen siap untuk masuk di sepuluh besar. Setelah BK dan verifikasi, kita optimistis,” katanya.
Ia menjelaskan, jumlah cabang olahraga (cabor) yang diikuti mencapai sekitar 40 cabor, dengan beberapa tambahan dibandingkan Porprov sebelumnya, seperti sepak bola putra-putri, berkuda, dan biliar.
Total atlet yang disiapkan, termasuk ofisial, mencapai sekitar 900 orang. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan Porprov 2022 yang hanya sekitar 700 atlet.
“Kita ada penambahan sekitar 200 atlet dan ofisial, karena beberapa cabor berhasil lolos di BK,” ujarnya.
Subhan juga menyoroti peningkatan kualitas prestasi di berbagai cabang olahraga. Menurutnya, jika sebelumnya prestasi Garut didominasi cabang perorangan, kini cabang beregu juga mulai menunjukkan perkembangan signifikan.
Ia mencontohkan cabang hoki, sepak bola putri, futsal, renang, hingga atletik yang menunjukkan performa menjanjikan.
Bahkan, pada babak kualifikasi, atletik meraih juara umum ketiga, berkuda juara umum kedua, serta arung jeram putri berhasil menyapu bersih delapan nomor pertandingan.
“Sekarang tidak hanya perorangan, tapi cabang beregu juga mulai kuat dan merata,” katanya.
Untuk mendukung kesiapan atlet, KONI Garut mulai melakukan pemusatan latihan yang direncanakan dimulai pada Mei 2026.
Selain itu, para atlet juga akan mendapatkan jaminan BPJS serta insentif yang disalurkan melalui kerja sama dengan Bank BJB.
“Insentif atlet kita siapkan agar langsung diterima oleh atlet, dan kita juga siapkan BPJS sebagai bentuk perlindungan,” ucapnya.
Ia menegaskan, seluruh langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menjadikan olahraga sebagai alat pembangunan daerah, sejalan dengan tema Rakerkab tahun ini, yakni “Olahraga Sebagai Alat Pembangunan Daerah, Dengan Semangat Garut Sehat, Kuat dan Hebat Mendukung Sukses Prestasi 10 Besar Porprov Jabar XV 2026 dan Kesiapan Tuan Rumah Porprov Jabar XVI 2030”.
“Kita ingin olahraga menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah dan membawa nama baik Garut di tingkat Jawa Barat,” pungkasnya.***
Penulis : Soni Tarsoni

















