Curhat Warga Sukarame dan Margaluyu, UGR Tol Getaci Belum Tuntas, Harap Segera Dibayar

- Jurnalis

Rabu, 8 April 2026 - 08:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Curhat Warga Sukarame dan Margaluyu, UGR Tol Getaci Belum Tuntas, Harap Segera Dibayar

Curhat Warga Sukarame dan Margaluyu, UGR Tol Getaci Belum Tuntas, Harap Segera Dibayar

WARTAGARUT.COM – Warga Desa Sukarame dan Desa Margaluyu, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, masih menanti kepastian terkait uang ganti rugi (UGR) proyek Tol Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap (Getaci) di tengah percepatan pembangunan infrastruktur strategis nasional, dengan sebagian lahan terdampak belum sepenuhnya menerima hak mereka hingga kini.

Salah satu warga terdampak, Hendro Sugiarto, menyampaikan bahwa hingga saat ini masih terdapat dua desa di wilayah Kabupaten Garut yang belum menyelesaikan proses UGR secara menyeluruh.

Menurutnya, kondisi ini menjadi perhatian serius, mengingat pemerintah pusat terus mendorong percepatan pembangunan Tol Getaci sebagai bagian dari penguatan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat.

“Kami sebagai warga atau pemilik lahan terdampak tentu mendukung penuh pembangunan tol ini. Namun, kami juga berharap proses UGR dapat segera diselesaikan secara adil, transparan, dan tepat waktu,” ujarnya.

Hendro menuturkan, ketidakpastian terkait ganti rugi tidak hanya berdampak pada kondisi ekonomi warga, tetapi juga memengaruhi aspek sosial dan psikologis masyarakat yang masih menunggu kejelasan atas hak mereka.

Banyak warga, lanjutnya, belum dapat merencanakan langkah ke depan, baik terkait relokasi tempat tinggal maupun keberlanjutan mata pencaharian.

“Kami belum bisa menentukan langkah selanjutnya karena masih menunggu kepastian. Ini tentu berpengaruh pada kehidupan kami sehari-hari,” katanya.

Warga juga berharap adanya perhatian dan intervensi aktif dari pemerintah daerah maupun provinsi untuk mempercepat penyelesaian proses tersebut.

Ia menyebutkan, peran Pemerintah Kabupaten Garut dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sangat dibutuhkan agar persoalan ini tidak berlarut-larut.

“Kami berharap ada perhatian serius dari pemerintah daerah hingga provinsi agar proses UGR di dua desa ini bisa segera dituntaskan,” ucapnya.

Di sisi lain, Hendro menegaskan bahwa masyarakat tetap mendukung proyek pembangunan tol sebagai bagian dari program strategis nasional, namun meminta agar hak-hak warga tetap menjadi prioritas.

“Percepatan pembangunan harus seiring dengan penyelesaian hak masyarakat secara berkeadilan. Jangan sampai pembangunan justru meninggalkan persoalan di tingkat lokal,” tegasnya.

Ia menambahkan, sebagai warga negara, masyarakat percaya pemerintah memiliki komitmen untuk menghadirkan keadilan, termasuk bagi warga yang terdampak langsung proyek tersebut.

“Kami percaya pemerintah akan memberikan keadilan bagi masyarakat, termasuk kami yang terdampak langsung,” pungkasnya.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Jaga Kontinuitas Layanan, Perumda Tirta Intan Garut Kirim Air ke Area Terdampak
Kuota Haji Jabar 2026 Turun Jadi 29.643, Masa Tunggu Kini Disamaratakan 26 Tahun
Reuni Akbar Preman Pensiun 1–10 Berlangsung Meriah, Diwarnai Santunan Anak Yatim dan Hiburan Seru
Kemenhaj Tegaskan Konflik Timur Tengah Tak Ganggu Pemberangkatan Haji
171 Jemaah Haji Garut Siap Berangkat 7 Mei, Ini Jadwal dan Rutenya
Transformasi Kang Cecep di Preman Pensiun: Dari Sosok Santai Menjadi Pemimpin Bijaksana
Kang Mus Preman Pensiun: Dari Tangan Kanan Kang Bahar hingga Jadi Simbol Perubahan
SOSOK Kang Bahar Preman Pensiun, Ditakuti Tanpa Banyak Bicara, Ternyata Ini Rahasianya!

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 19:00 WIB

Jaga Kontinuitas Layanan, Perumda Tirta Intan Garut Kirim Air ke Area Terdampak

Minggu, 12 April 2026 - 15:33 WIB

Kuota Haji Jabar 2026 Turun Jadi 29.643, Masa Tunggu Kini Disamaratakan 26 Tahun

Jumat, 10 April 2026 - 09:42 WIB

Reuni Akbar Preman Pensiun 1–10 Berlangsung Meriah, Diwarnai Santunan Anak Yatim dan Hiburan Seru

Kamis, 9 April 2026 - 16:05 WIB

Kemenhaj Tegaskan Konflik Timur Tengah Tak Ganggu Pemberangkatan Haji

Kamis, 9 April 2026 - 15:41 WIB

171 Jemaah Haji Garut Siap Berangkat 7 Mei, Ini Jadwal dan Rutenya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!