WARTAGARUT.COM – Media sosial tengah diramaikan dengan viralnya lagu “Mas Bahlil Ganteng” atau “My Little Bolu Ketan” yang ramai digunakan warganet di Instagram hingga TikTok.
Lagu tersebut ditujukan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.
Potongan lirik seperti “MBG: Mas Bahlil Ganteng, buah apa yang paling manis buaahhlil, tambah ganteng aja, my little bolu ketan” mendadak viral dan menjadi bahan hiburan netizen di berbagai platform media sosial.
Fenomena tersebut memicu beragam reaksi publik karena liriknya disebut berasal dari kumpulan komentar warganet yang kemudian dirangkai menjadi lagu unik dan jenaka.
Golkar Tak Persoalkan Lagu Viral Bahlil
Dikutip dari detik.com, Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, mengatakan pihaknya tidak mempermasalahkan viralnya lagu tersebut.
Menurutnya, lagu “Mas Bahlil Ganteng” justru dianggap lucu dan menghibur masyarakat.
“Lagunya sendiri cukup ‘cute’ dan menghibur. Bagi kami kalau rakyat senang, Golkar juga senang. Nggak masalah. Kalau orang lain happy, kita happy,” kata Sarmuji kepada wartawan, Rabu (27/5/2026).
Sarmuji menilai viralnya lagu itu merupakan bentuk kreativitas netizen di media sosial yang muncul secara spontan.
Dikaitkan dengan Kinerja Bahlil soal BBM
Sarmuji juga menyinggung bahwa munculnya lagu tersebut bisa jadi berkaitan dengan apresiasi masyarakat terhadap kinerja Bahlil Lahadalia di sektor energi.
Ia menyebut publik melihat upaya pemerintah menjaga stok BBM tetap aman di tengah kondisi energi global yang tidak menentu.
“Ya itu kreativitas netizen saja karena menghargai kerja keras Pak Bahlil mengamankan stok BBM di tengah gejolak energi global dan menjaga agar BBM bersubsidi tidak naik,” ujarnya.
Selain isu BBM subsidi, Sarmuji menyebut masih banyak program Bahlil yang belum banyak terekspos ke publik.
Golkar Sebut Banyak Program Bahlil Belum Terekspos
Menurut Sarmuji, sejumlah capaian Bahlil Lahadalia di sektor energi dan pembangunan daerah masih jarang dibahas di media sosial.
Ia mencontohkan program lifting minyak, pembangunan listrik desa hingga pengelolaan sumur minyak rakyat.
“Sebenarnya masih banyak kerja Pak Bahlil yang tidak terpublikasi seperti capaian lifting, listrik desa sampai ke daerah tertinggal, sumur minyak rakyat dan lain-lain,” imbuhnya.
Viralnya lagu “Mas Bahlil Ganteng” kini menjadi salah satu tren hiburan politik yang ramai dibahas warganet Indonesia di TikTok dan Instagram.
Fenomena lagu viral bernuansa politik seperti ini juga menunjukkan bagaimana media sosial semakin berpengaruh dalam membentuk citra tokoh publik melalui konten hiburan ringan yang cepat menyebar.***
Penulis : Soni Tarsoni

















