Bupati Garut Tekankan Peran Perempuan: Kartini Masa Kini Harus Tangguh di Era Digital

- Jurnalis

Selasa, 21 April 2026 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Bupati Garut Tekankan Peran Perempuan: Kartini Masa Kini Harus Tangguh di Era Digital

 Bupati Garut Tekankan Peran Perempuan: Kartini Masa Kini Harus Tangguh di Era Digital

WARTAGARUT.COM – Puncak peringatan Hari Kartini ke-147 dan HUT ke-72 Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Garut berlangsung khidmat di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Selasa (21/4/2026), dengan penekanan pada penguatan peran perempuan sebagai agen perubahan di era digital.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, Ketua TP PKK Kabupaten Garut, Tinneke Hermina, serta berbagai unsur organisasi perempuan dan tamu undangan lainnya.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini harus dimaknai sebagai momentum refleksi terhadap perjuangan Raden Ajeng Kartini, bukan sekadar agenda seremonial tahunan.

Menurutnya, tema “Semangat Kartini Berkarya, Berkreasi, dan Berprestasi” relevan dengan kondisi saat ini, di mana perempuan dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk menghadapi tantangan digitalisasi.

“Perempuan masa kini harus mampu menyeimbangkan peran di ranah domestik dan publik. Mereka harus tangguh menghadapi perubahan, sekaligus memiliki kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitar,” ujar Syakur.

Ia juga memberikan apresiasi kepada GOW Kabupaten Garut atas kontribusinya selama 72 tahun dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam pemberdayaan perempuan.

Ketua GOW Kabupaten Garut, Diana Ratna Inten, menegaskan bahwa semangat Kartini harus terus berkembang mengikuti dinamika zaman.

Menurutnya, Kartini masa kini tidak cukup hanya dimaknai sebagai simbol, tetapi harus menjadi representasi pola pikir yang mampu menghadirkan solusi bagi persoalan masyarakat.

“Kartini masa kini bukan sekadar soal pendidikan tinggi, tetapi bagaimana perempuan mampu memberikan solusi nyata bagi keluarga dan masyarakat,” kata Diana.

Ia mengungkapkan, selama satu tahun terakhir, GOW Kabupaten Garut telah melaksanakan sekitar 170 program yang menyentuh berbagai sektor strategis.

Program tersebut mencakup penguatan sosial dan pendidikan, seperti dukungan bagi anak disabilitas netra, pembinaan SLB-A, hingga pendampingan pasien talasemia dan anak dengan HIV/AIDS.

Di bidang ekonomi, GOW aktif memberikan pelatihan UMKM dan keterampilan bagi perempuan agar lebih mandiri secara finansial.

Selain itu, GOW juga berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur dan lingkungan melalui renovasi gedung, pembangunan pojok baca di Desa Cibuah, serta mendukung program “Garut Hejo” dengan pembangunan greenhouse pembibitan tanaman.

Dalam aspek advokasi, GOW terlibat dalam edukasi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), bahaya narkoba, hingga inisiatif petisi “Perempuan Garut Menegakkan Keadilan”.

Diana menambahkan, pihaknya juga menginisiasi sarasehan lintas generasi sebagai ruang dialog untuk menjaga kesinambungan perjuangan perempuan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa perempuan Garut hadir, bersuara, berkarya, dan berprestasi. GOW berkomitmen menjadi motor kemajuan dan kemandirian perempuan tanpa melupakan peran domestik,” pungkasnya.

Acara ditutup dengan semangat women supporting women yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperjuangkan kesetaraan, keadilan, dan akses pendidikan bagi semua.

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

22.022 Domba dan Kambing Diprediksi Dipotong Saat Idul Adha di Garut
PMK Terkendali, Warga Garut Tak Perlu Khawatir Beli Hewan Kurban
Ketersediaan Hewan Kurban di Garut Dipastikan Aman Jelang Idul Adha 2026
Bimtek Juru Sembelih Halal Digelar Sebelum Idul Adha 1447 H di Garut
Diskannak Garut Siapkan 100 Petugas Pemeriksa Hewan Kurban untuk Idul Adha 1447 H
Bupati Garut Siapkan Beasiswa agar Dokter Gigi Mau Mengabdi
Garut Kekurangan Dokter Gigi, Bupati Syakur Sebut Idealnya Harus Ada 600 Orang
Meski Kinerja Naik, Bupati Garut Tegaskan PDAM Tirta Intan Masih Punya PR Besar
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:26 WIB

22.022 Domba dan Kambing Diprediksi Dipotong Saat Idul Adha di Garut

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:22 WIB

PMK Terkendali, Warga Garut Tak Perlu Khawatir Beli Hewan Kurban

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:01 WIB

Bimtek Juru Sembelih Halal Digelar Sebelum Idul Adha 1447 H di Garut

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:57 WIB

Diskannak Garut Siapkan 100 Petugas Pemeriksa Hewan Kurban untuk Idul Adha 1447 H

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:44 WIB

Bupati Garut Siapkan Beasiswa agar Dokter Gigi Mau Mengabdi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!