Penyerapan Anggaran Jadi Sorotan, Ini Langkah yang Disiapkan Bupati Garut

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menghadiri Sosialisasi Kebijakan Pelaksanaan Anggaran di KPPN Garut dan menekankan percepatan penyerapan anggaran agar berdampak langsung pada perekonomian masyarakat.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menghadiri Sosialisasi Kebijakan Pelaksanaan Anggaran di KPPN Garut dan menekankan percepatan penyerapan anggaran agar berdampak langsung pada perekonomian masyarakat.

WARTAGARUT.COMPenyerapan anggaran menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Garut.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin meminta seluruh SKPD mempercepat realisasi belanja agar dana pemerintah segera beredar dan memberi dampak nyata bagi perekonomian masyarakat.

Menurut Bupati, anggaran yang terlalu lama mengendap di kas pemerintah tidak memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Karena itu, belanja pemerintah harus segera direalisasikan untuk menggerakkan aktivitas ekonomi di berbagai sektor.

Pernyataan tersebut disampaikan Abdusy Syakur Amin saat menghadiri Sosialisasi Kebijakan Pelaksanaan Anggaran dan Pemberian Apresiasi Kinerja Satker Semester I Tahun 2026 di Aula Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Garut, Kecamatan Garut Kota, Rabu (22/7/2026).

“Yang pasti uang itu harus beredar di masyarakat supaya aktivitas masyarakat semakin baik,” tegas Abdusy Syakur Amin.

Bupati menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Garut saat ini juga tengah mendorong berbagai kegiatan olahraga, pariwisata, seni budaya, dan beragam event yang melibatkan masyarakat sebagai salah satu cara mempercepat perputaran ekonomi daerah.

Baca Juga :  Retribusi Parkir Garut Masuk Era Baru, Setoran Kini Dilacak per Lokasi

Menurutnya, aktivitas tersebut menjadi instrumen penting untuk meningkatkan daya beli dan pertumbuhan ekonomi lokal.

Pemkab Garut Siapkan Sistem Monitoring Penyerapan Anggaran

Selain mendorong percepatan belanja, Pemkab Garut sedang menyiapkan sistem monitoring berbasis aplikasi untuk mengawasi penyerapan anggaran seluruh SKPD.

Aplikasi tersebut dirancang untuk memantau pergerakan kas daerah dan realisasi belanja secara real-time, sehingga proses pengawasan menjadi lebih efektif dan transparan.

Melalui sistem ini, pemerintah berharap setiap perangkat daerah mampu mengendalikan pelaksanaan anggaran sekaligus mempercepat realisasi program yang telah direncanakan.

Kualitas Belanja Kini Lebih Penting daripada Sekadar Realisasi

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Jawa Barat, Fahma Sari Fatma, mengapresiasi sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pengelolaan anggaran.

Baca Juga :  Rosenborg vs Man Utd: Siapa Saja Pencetak Lima Gol Kemenangan 5-0?

Ia menjelaskan bahwa ukuran keberhasilan pengelolaan anggaran kini tidak lagi hanya dilihat dari tingginya realisasi belanja, tetapi juga dari manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Fahma menyampaikan bahwa meskipun Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama 2016–2025, tantangan berikutnya adalah memastikan setiap belanja pemerintah menghasilkan keluaran dan dampak yang berkualitas.

“PR kita adalah memastikan belanja pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat, bukan hanya tinggi realisasinya,” ujarnya.

Ia juga mengimbau seluruh satuan kerja kementerian/lembaga maupun penerima Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) di Kabupaten Garut agar menyelaraskan laporan keuangan dengan laporan kinerja sehingga setiap rupiah APBN maupun APBD benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Strategi Transformasi BAZNAS Menuju Lembaga Pengelola Zakat Yang Modern, Amanah, Profesional, dan Berdampak, Mewujudkan Kesejahteraan Umat Dalam Mendukung Garut Hebat
TLRHP BPK Garut Capai 82,9 Persen, OPD Diminta Percepat Tindak Lanjut
Wajib Belajar Pra-Sekolah 1 Tahun di Garut Segera Berlaku, Apa Dampaknya?
Retribusi Parkir Garut Masuk Era Baru, Setoran Kini Dilacak per Lokasi
Pernyataan Terbaru Sudaryono Muncul di Tengah Dugaan Keracunan MBG di Garut
Kemenag Garut Dukung Penuh Seleksi Pimpinan BAZNAS, Ini Kompetensi yang Dicari
Instruksi Baru Bupati Garut Ini Bisa Mengubah Kondisi Jalan Kabupaten
Klinik Utama Rotinsulu Garut Diproyeksikan Naik Status, Ini Dukungan Pemkab

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:55 WIB

Strategi Transformasi BAZNAS Menuju Lembaga Pengelola Zakat Yang Modern, Amanah, Profesional, dan Berdampak, Mewujudkan Kesejahteraan Umat Dalam Mendukung Garut Hebat

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:07 WIB

TLRHP BPK Garut Capai 82,9 Persen, OPD Diminta Percepat Tindak Lanjut

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:06 WIB

Wajib Belajar Pra-Sekolah 1 Tahun di Garut Segera Berlaku, Apa Dampaknya?

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:52 WIB

Penyerapan Anggaran Jadi Sorotan, Ini Langkah yang Disiapkan Bupati Garut

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:39 WIB

Retribusi Parkir Garut Masuk Era Baru, Setoran Kini Dilacak per Lokasi

Berita Terbaru

Jadwal Piala AFF 2026 mempertemukan Timnas Indonesia dengan Kamboja, Timor Leste, Vietnam, dan Singapura pada fase grup.

SEPUTAR OLAHRAGA

Jadwal Piala AFF 2026 Resmi Dirilis, Indonesia Hadapi Tiga Laga Berat

Sabtu, 25 Jul 2026 - 16:01 WIB

Pemain Manchester United merayakan gol ke gawang Rosenborg

SEPUTAR OLAHRAGA

Rosenborg vs Man Utd: Siapa Saja Pencetak Lima Gol Kemenangan 5-0?

Sabtu, 25 Jul 2026 - 15:50 WIB

Persib Bandung membuka perjuangan di Piala Presiden 2026 dengan menghadapi Arema FC di Stadion Si Jalak Harupat.

SEPUTAR OLAHRAGA

Jadwal Persib di Piala Presiden 2026: Lawan Arema FC pada Laga Krusial

Sabtu, 25 Jul 2026 - 12:12 WIB