Ceng Malki DPRD Jabar Soroti Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an, Desak Trauma Healing Santriwati

Selasa, 3 November 2026 - 19:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat H. Aceng Malki menyampaikan tanggapan terkait insiden penggerebekan Rumah Tahfiz Hamalatul Qur'an di Sukoharjo.

Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat H. Aceng Malki menyampaikan tanggapan terkait insiden penggerebekan Rumah Tahfiz Hamalatul Qur'an di Sukoharjo.

WARTAGARUT.COM – Anggota Komisi V sekaligus Fraksi PKB DPRD Jawa Barat, H. Aceng Malki (Ceng Malki), memberikan tanggapan keras terkait insiden penggerebekan asrama putri Rumah Tahfiz Hamalatul Qur’an Sukoharjo yang dinilai melanggar prosedur.

Pria yang akrab disapa Ceng Dewan ini menekankan pentingnya perlindungan hak-hak santriwati dan evaluasi menyeluruh terhadap tindakan aparat di lapangan agar kejadian serupa tidak terulang di wilayah mana pun, termasuk di Jawa Barat.

Ceng Malki Kecam Tindakan Aparat yang Dinilai Melanggar SOP dan Privasi Santriwati

Ceng Malki menyatakan keprihatinan mendalam atas tindakan oknum aparat yang mendobrak asrama putri pada dini hari tanpa mengindahkan norma kesopanan dan hak privasi perempuan.

“Tindakan memaksa santriwati keluar tanpa sempat mengenakan jilbab atau pakaian yang semestinya adalah pelanggaran serius terhadap kehormatan perempuan dan hukum Islam. Aparat kepolisian seharusnya menjadi pelindung, bukan justru menimbulkan trauma mendalam bagi anak-anak yang sedang menuntut ilmu agama,” tegas Ceng Dewan.

Menurutnya, tindakan aparat terhadap lingkungan pesantren, terlebih asrama yang dihuni santriwati, semestinya dilakukan dengan mempertimbangkan norma kesopanan, privasi, serta perlindungan terhadap perempuan.

Apresiasi Langkah Tegas Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo

Sebagai perwakilan dari Fraksi PKB yang memiliki kedekatan kultural dengan pesantren, Ceng Malki secara khusus menyampaikan apresiasi terhadap langkah tegas Kapolri yang langsung mengambil tindakan terhadap Kapolres Sukoharjo menyusul insiden tersebut.

Baca Juga :  MTsN 1 Garut Peringati Sumpah Pemuda, Paskibra Borong Prestasi

Ia menilai pencopotan jabatan tersebut merupakan respons yang tepat terhadap tindakan aparat yang dinilai represif dan tidak menunjukkan sikap sopan terhadap lingkungan pesantren.

“Saya sangat mengapresiasi Kapolri yang mengambil sikap tegas dengan langsung memutasikan atau mencopot jabatan Kapolres. Ini merupakan langkah yang tepat atas perilaku aparat yang represif dan tidak sopan terhadap pesantren,” ungkapnya.

Ceng Malki juga menyoroti cara aparat memperlakukan santriwati saat penggerebekan berlangsung. Menurutnya, tindakan aparat yang sampai masuk ke lingkungan asrama putri dengan perlengkapan dan senjata laras panjang tidak semestinya dilakukan tanpa mempertimbangkan kondisi serta kehormatan para santriwati.

“Bagaimana pun, sikap polisi terhadap pesantren, apalagi pesantren putri, harus benar-benar memperhatikan norma kesopanan. Tidak selayaknya santriwati diperlakukan sampai seperti itu, terlebih dengan membawa senjata laras panjang. Untuk apa sampai segitunya terhadap santri putri? Ini sungguh di luar nalar,” tegas Ceng Malki menyampaikan pernyataannya kepada Warta Garut, Selasa, (3/11/2026).

Ia berharap peristiwa tersebut menjadi evaluasi bagi seluruh jajaran kepolisian agar penegakan hukum tetap mengedepankan profesionalitas, penghormatan terhadap HAM, serta sensitivitas terhadap lingkungan pendidikan keagamaan.

Baca Juga :  Usai Menang 4-0, Persib Langsung Berburu Tiket 16 Besar ACL Two

Mendesak Jaminan Pemulihan Trauma Santriwati

Sebagai anggota Komisi V DPRD Jawa Barat yang membidangi kesejahteraan rakyat dan perlindungan anak, Ceng Malki meminta pemerintah daerah dan instansi terkait bergerak cepat memulihkan kondisi psikologis para santriwati.

“Dampak psikologis dari penggerebekan dengan senjata lengkap pada dini hari itu sangat besar. Kami mendesak pihak terkait untuk segera memfasilitasi pemulihan trauma atau trauma healing bagi seluruh anak-anak di sana agar mereka bisa kembali belajar dengan tenang tanpa dihantui ketakutan,” kata Ceng Malki.

Legalitas Rumah Tahfiz Harus Dibina, Bukan Menjadi Alasan Tindakan Represif

Terkait status administratif lembaga yang disebut belum mengantongi Izin Operasional Pesantren (IJOP) dari Kementerian Agama, Ceng Malki mengingatkan agar persoalan administrasi tidak dijadikan alasan untuk membenarkan tindakan represif terhadap lingkungan pesantren.

“Belum lengkapnya izin administrasi bukan berarti hak-hak hukum dan perlindungan warganya bisa diabaikan. Justru ini menjadi tugas Kemenag dan pemerintah untuk melakukan pembinaan serta mendampingi proses legalitasnya, bukan malah membiarkan mereka rentan terhadap tindakan-tindakan di luar batas,” pungkas Anggota Fraksi PKB DPRD Jawa Barat tersebut.***

Penulis : Soni Tarsoni

Editor : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peduli Korban Kebakaran, H. Aceng Malki Salurkan Bantuan di Cigedug
Aceng Malki: Kemerdekaan Harus Bermuara pada Indonesia yang Adil dan Makmur
Aceng Malki Pimpin Majelis Alumni IPNU Garut, Siap Perkuat Kaderisasi dan Kolaborasi
Haol Akbar Ponpes Fauzan Dihadiri Bupati Garut, H. Aceng Malki: Pesantren Pilar Moral dan Kemajuan Daerah
Anggota DPRD Jabar Aceng Malki Apresiasi Juara Ngojay Kadua 2026, Dorong Pembinaan Atlet Renang Garut Berkelanjutan
250 Ambulans PKB Bantu 79 Ribu Warga Jabar, H. Aceng Malki: Pengabdian Harus Terus Diperluas
Anggota DPRD Jawa Barat Aceng Malki Apresiasi Sekolah Legislatif di Garut, Dorong Generasi Muda Melek Demokrasi
Popwilda Jawa Barat 2026 Dimulai, Angota DPRD Jabar Aceng Malki Yakin Pelajar Garut Mampu Berprestasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:44 WIB

Ceng Malki DPRD Jabar Soroti Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an, Desak Trauma Healing Santriwati

Senin, 14 September 2026 - 13:30 WIB

Peduli Korban Kebakaran, H. Aceng Malki Salurkan Bantuan di Cigedug

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:12 WIB

Aceng Malki: Kemerdekaan Harus Bermuara pada Indonesia yang Adil dan Makmur

Minggu, 28 Juni 2026 - 17:18 WIB

Aceng Malki Pimpin Majelis Alumni IPNU Garut, Siap Perkuat Kaderisasi dan Kolaborasi

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:11 WIB

Haol Akbar Ponpes Fauzan Dihadiri Bupati Garut, H. Aceng Malki: Pesantren Pilar Moral dan Kemajuan Daerah

Berita Terbaru