WARTAGARUT.COM – Peringatan Hari Sumpah Pemuda di MTsN 1 Garut pada Rabu (28/10/2026) menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat kebangsaan melalui prestasi, kedisiplinan, dan budaya literasi.
Kegiatan yang diawali dengan upacara tersebut juga menampilkan atraksi Paskibra yang sebelumnya meraih sejumlah penghargaan dalam kompetisi tingkat Jawa Barat.
Upacara berlangsung khidmat dengan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut, H. Hamzah Rukmana, S.Ag., M.A., bertindak sebagai pembina upacara.
Ia hadir bersama jajaran serta perwakilan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut.
Peringatan Sumpah Pemuda tahun ini tidak hanya menjadi pengingat sejarah perjuangan persatuan bangsa.
MTsN 1 Garut juga mengisinya dengan kegiatan yang mendorong peserta didik mengembangkan kemampuan, karakter, dan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan.
Paskibra MTsN 1 Garut Borong Penghargaan di Tingkat Jawa Barat
Usai upacara, perhatian peserta tertuju pada atraksi Paskibra MTsN 1 Garut.
Penampilan tersebut sekaligus memperlihatkan kemampuan tim yang baru saja mencatatkan prestasi dalam ajang LKBB Alvaris XIV Se-Jawa Barat 2026 di Kabupaten Ciamis, 17 Oktober 2026.
Dalam kompetisi tersebut, tim Paskibra MTsN 1 Garut berhasil membawa pulang sejumlah penghargaan, yakni:
- Juara Umum
- Juara 1 Utama
- Juara 1 PBB
- Juara Umum PBB
- Juara 1 Variasi Formasi
- Juara Umum Variasi Formasi
- Juara 1 Komandan
- Juara Umum Komandan
Raihan tersebut mencerminkan proses latihan, kedisiplinan, kekompakan, serta kerja keras para peserta didik dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi.
Prestasi Paskibra juga menjadi bagian dari semangat Sumpah Pemuda yang diwujudkan melalui kegiatan positif.
Para siswa tidak hanya diajak memahami nilai persatuan, tetapi juga mengembangkan potensi dan membawa nama baik madrasah melalui prestasi.
Pembinaan ASN Perkuat Profesionalisme dan Pelayanan Pendidikan
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembinaan ASN di lingkungan MTsN 1 Garut.
Pembinaan disampaikan oleh sejumlah pejabat Kementerian Agama Kabupaten Garut dan pimpinan madrasah.
Mereka yang memberikan pembinaan meliputi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut, H. Hamzah Rukmana, S.Ag., M.A.; Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Dr. H. Surya Mulyana, M.Ag.; Kepala Subbagian Tata Usaha, H. Endang Sutisna, S.Ag., M.M.Pd.; serta Kepala MTsN 1 Garut, Dr. H. Pepen Supendi, S.Ag., M.M.Pd.
Pembinaan tersebut diarahkan untuk memperkuat profesionalisme, kedisiplinan, tanggung jawab, dan sinergi ASN dalam menjalankan tugas.
Penguatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu unsur penting dalam meningkatkan pelayanan pendidikan di lingkungan madrasah.
GELIS MASAGI Dorong Siswa Membiasakan Budaya Membaca
Semangat Sumpah Pemuda juga diterjemahkan melalui penguatan budaya literasi.
MTsN 1 Garut menindaklanjuti sosialisasi GELIS MASAGI atau Gerakan Literasi Siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Garut yang dikembangkan melalui Perpustakaan Harun Arrasyid.
Program ini mengajak siswa membangun kebiasaan membaca melalui kegiatan sederhana yang dapat dilakukan dalam keseharian.
Mulai dari membaca buku, mengunjungi perpustakaan, mengajak teman untuk berliterasi, hingga menuliskan kutipan inspiratif dari bacaan yang mereka nikmati.
GELIS MASAGI tidak hanya mendorong peningkatan minat baca, tetapi juga membuka ruang bagi peserta didik untuk memperluas wawasan dan mengembangkan pemikiran.
Melalui kebiasaan membaca, siswa diharapkan semakin terbiasa menyerap informasi, memahami sudut pandang yang berbeda, serta membangun karakter yang cerdas, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.
Semangat Sumpah Pemuda Diteruskan Melalui Prestasi dan Literasi
Peringatan Hari Sumpah Pemuda di MTsN 1 Garut memperlihatkan bahwa semangat perjuangan generasi muda dapat diwujudkan melalui berbagai bidang.
Prestasi Paskibra menjadi gambaran kedisiplinan dan kerja keras, sementara GELIS MASAGI menjadi upaya menumbuhkan generasi yang gemar membaca dan terus belajar.
Penguatan profesionalisme ASN juga menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan pendidikan yang lebih baik.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, MTsN 1 Garut menegaskan pentingnya membangun generasi muda yang berilmu, berakhlak, berprestasi, dan memiliki kecintaan terhadap tanah air.
Semangat Sumpah Pemuda tidak berhenti pada seremoni tahunan, tetapi perlu terus diwujudkan melalui karya, pengabdian, persatuan, dan kebiasaan belajar dalam kehidupan sehari-hari.***
Penulis : Soni Tarsoni
Editor : Soni Tarsoni

















Komentar